Bisnis Harus Jalankan Performance Marketing di 2026, Digital Agency Ini Berikan Alasannya - Koran Mandalika

Bisnis Harus Jalankan Performance Marketing di 2026, Digital Agency Ini Berikan Alasannya

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perubahan lanskap digital marketing yang semakin cepat membuat bisnis tidak lagi bisa mengandalkan strategi pemasaran yang bersifat umum dan sulit diukur. Kenaikan biaya iklan, kompleksitas algoritma platform, serta keterbatasan data akibat regulasi privasi mendorong kebutuhan akan pendekatan pemasaran yang lebih terukur. Doxadigital, digital agency asal Indonesia, menilai bahwa di tahun 2026 Performance Marketing menjadi fondasi penting bagi bisnis yang ingin bertumbuh secara berkelanjutan.

Berbeda dengan pendekatan pemasaran tradisional yang berfokus pada eksposur, performance marketing menempatkan dampak bisnis sebagai tolok ukur utama. Setiap aktivitas pemasaran dikaitkan langsung dengan hasil nyata seperti prospek, penjualan, dan kontribusi terhadap pendapatan. Pendekatan ini memberikan visibilitas yang lebih jelas bagi manajemen dalam mengevaluasi efektivitas strategi marketing.

CEO Doxadigital, Viktor Iwan, menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar tren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di 2026, bisnis dituntut untuk memahami dengan jelas bagaimana marketing berkontribusi terhadap revenue. Performance marketing membantu bisnis menghubungkan setiap aktivitas digital dengan hasil yang bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Manfaat Performance Marketing dalam Bisnis

Menurut Doxadigital, performance marketing memberikan manfaat langsung karena setiap aktivitas pemasaran dapat dikaitkan dengan dampak nyata terhadap pertumbuhan bisnis. Pendekatan ini membantu manajemen mengambil keputusan berbasis data, bukan asumsi, sekaligus menjaga efisiensi anggaran di tengah kompetisi dan biaya iklan yang terus meningkat.

Beberapa manfaat strategis performance marketing bagi bisnis antara lain:

Akuntabilitas anggaran yang tinggi.
Setiap pengeluaran pemasaran dapat ditelusuri hingga ke aksi spesifik seperti lead, transaksi, atau nilai konversi. Hal ini memudahkan evaluasi efektivitas kampanye dan mengurangi pemborosan pada aktivitas yang tidak berdampak langsung terhadap hasil bisnis.

Pengambilan keputusan berbasis data
Metrik seperti Cost per Acquisition (CPA), Return on Ad Spend (ROAS), Customer Acquisition Cost (CAC), dan Lifetime Value (LTV) memberikan visibilitas yang jelas terhadap performa kanal, audiens, dan pesan. Bisnis dapat memprioritaskan strategi yang terbukti meningkatkan profit, bukan sekadar mengejar traffic atau impresi.

Baca Juga :  KA Pangandaran dan Papandayan Torehkan Kinerja Positif, KAI Dukung Perluasan Konektivitas di Jawa Barat

Optimasi dan adaptasi yang cepat
Melalui A/B testing, bidding otomatis, dan pemanfaatan machine learning, performance marketing memungkinkan optimasi kampanye secara berkelanjutan dan real-time, mengikuti perubahan perilaku konsumen dan dinamika pasar.

Skalabilitas yang terkontrol
Dengan memahami batas profitabilitas melalui hubungan LTV dan CAC, bisnis dapat meningkatkan skala kampanye secara bertahap tanpa kehilangan efisiensi, baik pada fase growth maupun ekspansi kanal baru.

Penyelarasan marketing dengan tujuan bisnis Performance marketing mendorong tim marketing fokus pada outcome bisnis seperti revenue, margin, dan retensi pelanggan. Marketing tidak lagi sekadar cost center, tetapi berperan sebagai growth engine yang terukur.

Peran Funnel dalam Performance Marketing

Doxadigital menekankan bahwa performance marketing tidak dapat dilepaskan dari pemahaman funnel pemasaran. Funnel adalah kerangka kerja yang menggambarkan perjalanan calon pelanggan dari tahap belum mengenal brand hingga melakukan tindakan bernilai bagi bisnis. Melalui funnel, bisnis dapat menyesuaikan strategi, pesan, dan metrik sesuai konteks di setiap tahap.

Dalam praktik performance marketing modern, funnel tidak lagi dipahami sebagai proses linear semata. Funnel berfungsi sebagai sistem dinamis yang menghubungkan akuisisi, edukasi, konversi, dan retensi, dengan fokus pada efisiensi anggaran dan kualitas hasil.

Secara umum, funnel dalam performance marketing terdiri dari beberapa tahap utama:

TOFU (Top of Funnel) – Awareness
Tahap ketika audiens mulai menyadari masalah atau kebutuhan mereka serta mengenal brand sebagai salah satu opsi solusi. Fokus berada pada jangkauan, perhatian, dan pengenalan nilai awal brand.

MOFU (Middle of Funnel) – Consideration
Pada tahap ini, audiens mulai membandingkan solusi, mencari informasi lebih dalam, dan mengevaluasi kredibilitas brand. Aktivitas performance marketing diarahkan pada edukasi, trust-building, dan diferensiasi.

Baca Juga :  MiiTel Transformasikan Penjualan Manufaktur dengan AI

BOFU (Bottom of Funnel) – Conversion
Tahap ketika audiens memiliki niat tinggi dan siap mengambil tindakan seperti membeli, mendaftar, atau menghubungi tim sales. Optimasi difokuskan pada pengurangan hambatan dan peningkatan rasio konversi.

Post-Funnel – Retention dan Loyalty
Tahap setelah konversi yang berfokus pada retensi pelanggan, repeat purchase, dan peningkatan lifetime value. Dalam praktik modern, tahap ini menjadi krusial karena berdampak langsung pada profitabilitas jangka panjang.

Menurut Viktor, pemahaman funnel membantu bisnis menempatkan performance marketing sebagai strategi end-to-end, bukan sekadar aktivitas iklan.

“Tanpa funnel yang jelas, performance marketing akan kehilangan arah. Funnel memastikan setiap aktivitas marketing relevan dengan posisi audiens dan tujuan bisnis,” ujarnya.

Sebagai digital agency yang telah membantu berbagai brand dari skala UMKM hingga korporasi, Doxadigital memposisikan performance marketing sebagai fondasi strategi digital di era berbasis data dan AI. Pendekatan ini dinilai semakin penting bagi bisnis yang ingin tetap kompetitif dan berkelanjutan di 2026 dan seterusnya.

Baca artikel lengkapnya di: https://doxadigital.com/tips-pemasaran/performance-marketing/

Tentang PT. Doxadigital Indonesia

Doxadigital adalah digital marketing agency berbasis di Indonesia yang berfokus pada strategi pemasaran berbasis data dan performa bisnis. Sejak berdiri, Doxadigital telah membantu berbagai brand dari skala UMKM hingga perusahaan besar dalam merancang, mengeksekusi, dan mengoptimalkan strategi digital marketing yang terukur dan berorientasi hasil.

Layanan Doxadigital mencakup performance marketing, digital strategy, media buying, analytics & tracking, serta konsultasi pemasaran digital yang disesuaikan dengan tujuan bisnis masing-masing klien. Di tengah lanskap digital yang semakin kompleks dan berbasis AI, Doxadigital memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi bisnis yang ingin bertumbuh secara berkelanjutan melalui keputusan berbasis data.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bittime Catatkan Lonjakan Bitcoin (BTC) Hingga 4,8%, Menyusul Peningkatan Trading Volume USDT/IDR dalam Sepekan
MMA Creative Summit Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Pemimpin Kreatif dan Bisnis Tanah Air
Konsisten Dorong Inovasi Digital Perbankan, Bank Raya Kembali Raih Penghargaan Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026
Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah
Trading Tanpa Delay, Trader Ini Akui Aplikasi HSB Investasi Stabil
Dari Premium ke Fungsional, BRI Finance Tangkap Arah Baru Konsumen Otomotif
Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration
Tancap Gas di Awal 2026, BRI Finance Catatkan Penyaluran Pembiayaan Melonjak 131,53%

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 21:00

Bittime Catatkan Lonjakan Bitcoin (BTC) Hingga 4,8%, Menyusul Peningkatan Trading Volume USDT/IDR dalam Sepekan

Selasa, 14 April 2026 - 18:00

MMA Creative Summit Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Pemimpin Kreatif dan Bisnis Tanah Air

Selasa, 14 April 2026 - 18:00

Konsisten Dorong Inovasi Digital Perbankan, Bank Raya Kembali Raih Penghargaan Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026

Selasa, 14 April 2026 - 18:00

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Selasa, 14 April 2026 - 17:00

Dari Premium ke Fungsional, BRI Finance Tangkap Arah Baru Konsumen Otomotif

Selasa, 14 April 2026 - 16:00

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Selasa, 14 April 2026 - 16:00

Tancap Gas di Awal 2026, BRI Finance Catatkan Penyaluran Pembiayaan Melonjak 131,53%

Selasa, 14 April 2026 - 15:00

Beelingua Tampil di Techman Day 31 Maret 2026: Solusi Pembelajaran Bahasa Asing yang Adaptif dan Interaktif

Berita Terbaru