BP Tapera Optimis Capai Target 2026 - Koran Mandalika

BP Tapera Optimis Capai Target 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BP Tapera optimis dengan adanya solusi terhadap tantangan yang terjadi di Tahun 2026, agar realisasi FLPP tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan. BP Tapera telah menyusun prognosa realisasi pada Juli ditargetkan mencapai 31.270 unit, kemudian meningkat menjadi
35.576 unit pada Agustus, 41.576 unit pada September, 47.576 unit pada Oktober, 49.575 unit pada November, hingga mencapai 52.896 unit pada Desember.

Jakarta, 1 Juli 2026 – Demi mewujudkan Rumah Pertama bagi
Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Badan
Pengelola Tabungan Perumahan
Rakyat (BP Tapera)
terus menyalurkan Rumah
Subsidi melalui skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Realisasi KPR FLPP per 30 Juni 2026, mencapai 91.531 unit senilai Rp11,37
triliun, terdiri dari

91.522 unit Rumah Tapak dan 9 unit Rumah
Susun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Realisasi penyaluran dana FLPP triwulan I mencapai 41.084 unit.
Penyaluran dana FLPP menunjukan tren kenaikan
yang konsisten dengan
pertumbuhan 98,6% pada Februari dan 32,6%
pada Maret. Bulan Maret menjadi kontributor terbesar dengan realisasi mencapai
19.250 unit, bertumbuh 46,9%.

Sementara itu realisasi triwulan II 2026 mencapai 50.447 unit.
Realisasi penyaluran Mei 2026 mengalami penurunan dibandingkan dengan April.
Penyaluran FLPP meningkat tajam pada bulan Juni. Bulan Juni menjadi
kontributor terbesar dengan
penyaluran 26,844 unit (53,21%) dari total realisasi triwulan II.

Baca Juga :  Menghadapi Krisis Emisi, Kredit Karbon untuk Bisnis Berkelanjutan

“Penyaluran FLPP yang meningkat tajam pada bulan Juni 2026 mendorong pertumbuhan triwulan II sebesar
22,79% dibandingkan dengan triwulan I. Realisasi dana FLPP triwulan
I mencapai

41.084 unit dan triwulan II mencapai 50.447 unit. Hal ini
mencerminkan akselerasi penyaluran menjelang akhir semester I tahun 2026,”
ungkap Deputi Komisiner Bidang Hukum dan Administrasi, Wilson Lie Simatupang.

Tahun 2026 ini menurut Wilson, memiliki tantangan terkait dengan
penerapan Lahan Sawah DIlindungi (LSD)
dan Lahan Baku Sawah
(LBS). Namun dengan diterbitkan SKB Menteri Dalam Negeri
dan Menteri ATR/BPN terkait dengan Dukungan Percepatan Program 3 Juta Rumah.
Kebijakan ini mengatur tentang pedoman perlindungan Lahan Baku Sawah (LBS) dan
integrasi Lahan Pertanian Pangan
Berkelanjutan (LP2B) ke dalam Rencana
Tata Ruang Wilayah
(RT/RW).

Selain itu Wilson
juga mengapresiasi implementasi SLIK OJK per 13 April 2026. Dimana Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) memberlakukan kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan
(SLIK) terbaru untuk mempermudah akses pengajuan kredit perumahan (KPR).
Kebijakan ini memperbolehkan masyarakat dengan catatan kredit di bawah Rp1 juta
untuk mengajukan KPR subsidi, serta menegaskan bahwa data SLIK bukan penentu
mutlak diterima atau ditolaknya pengajuan kredit.

Baca Juga :  Pemanfaatan API OpenAI, LindungiHutan Hadirkan Asisten Kreatif untuk Campaign

Prognosa Semester
II 2026

BP Tapera optimis dengan adanya solusi terhadap tantangan yang terjadi
di Tahun 2026, agar realisasi FLPP tercapai sesuai dengan target yang
ditetapkan. BP Tapera telah menyusun prognosa
realisasi pada Juli ditargetkan mencapai
31.270 unit, kemudian
meningkat menjadi

35.576 unit pada Agustus, 41.576 unit pada September,
47.576 unit pada Oktober, 49.575 unit pada November, hingga mencapai 52.896
unit pada Desember.

Untuk mencapai target penyaluran 350.000 unit rumah hingga akhir tahun,
BP Tapera telah menyiapkan berbagai langkah percepatan. Dari sisi permintaan,
BP Tapera memperkuat kerja sama dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah,
komunitas, organisasi profesi, dan serikat pekerja. Berbagai kegiatan
sosialisasi, promosi digital, serta kampanye bersama perbankan dan pengembang
juga terus dilakukan.

Dari sisi pasokan, BP Tapera meningkatkan koordinasi dengan
asosiasi pengembang serta memperkuat sinkronisasi data kebutuhan dan
ketersediaan rumah agar penyaluran rumah subsidi dapat berjalan lebih cepat dan
tepat sasaran. Melalui berbagai terobosan tersebut, BP Tapera optimistis semakin banyak keluarga
Indonesia dapat mewujudkan impian memiliki rumah yang layak, terjangkau, dan
berkualitas.

Tercatat
per hari ini (1/7) realisasi
dana FLPP telah mencapai 93.339
unit senilai Rp11,60
triliun.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52