Cokelatin Indonesia Menembus Pasar Internasional Melalui Agro Food Jeddah 2025 - Koran Mandalika

Cokelatin Indonesia Menembus Pasar Internasional Melalui Agro Food Jeddah 2025

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) bersama Sampoerna untuk Indonesia (SUI) kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung UMKM Indonesia agar mampu bersaing di pasar ekspor. Salah satu UMKM yang mendapat dukungan strategis adalah Cokelatin Indonesia, produsen olahan cokelat premium yang membawa varian unggulan seperti Java Criollo ke panggung internasional melalui partisipasi di Agro Food Jeddah, Agriculture & Food Products 2025.

Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Collaborator Hub, yang dirancang untuk membuka askes pasar ekspor dan meningkatkan kesiapan UMKM untuk memasuki rantai nilai global. Sejak tahun 2023, Cokelatin telah menjadi bagian dari ekosistem Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), pusat pembinaan UMKM di bawah SUI, yang berfokus pada penguatan kapasitas usaha, kualitas produk, dan strategi perluasan usaha.

Co-Founder Cokelatin Indonesia, Nugroho Surosoputra, menyampaikan “Partisipasi di Agro Food Jeddah adalah langkah besar bagi kami untuk menembus pasar internasional. Dukungan dari SETC dan INOTEK sangat berarti—mulai dari pembinaan, peningkatan kualitas produk, hingga membuka akses bertemu buyer global. Dengan bekal ini, kami semakin percaya diri membawa cita rasa cokelat Indonesia ke panggung dunia.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan SUI, Arief Triastika, juga menekankan peran SETC dalam mendorong UMKM bersaing di pasar global. Ia menyampaikan bahwa Cokelatin Indonesia adalah contoh nyata UMKM dengan komitmen kuat untuk tumbuh. “Cokelatin adalah contoh UMKM yang memiliki komitmen kuat untuk berkembang. Kami di SETC senang dapat memberikan pendampingan, pelatihan, dan membuka peluang pasar yang memungkinkan UMKM Indonesia bersaing di kancah internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Libur Nataru Aman dan Nyaman, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengamanan Perjalanan KA

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan INOTEK, Ivi Anggraeni, menyampaikan bahwa Cokelatin Indonesia menunjukkan bagaimana UMKM dapat naik kelas ketika diberikan fasilitasi yang tepat. “INOTEK melihat potensi ekspor yang kuat dan berkomitmen untuk membantu UMKM seperti Cokelatin Indonesia menyiapkan diri memasuki pasar global,” terangnya.

Langkah Konkret Dukungan SETC hingga Cokelatin Siap Ekspor

Melalui SETC, Cokelatin Indonesia mendapatkan pelatihan komprehensif yang mencakup manajemen bisnis dan standardisasi produk, pengembangan merek dan penguatan kemampuan presentasi, hingga strategi akses pasar nasional dan internasional. Transformasi ini semakin diakui ketika Cokelatin Indonesia meraih Juara UMKM untuk Indonesia 2023, yang mengukuhkan posisinya sebagai UMKM yang memiliki potensi besar. Sebagai apresiasi, SETC memberikan mesin produksi untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi manufaktur—tonggak penting dalam diversifikasi produk, termasuk Cokelatin Signature Ready to Drink.

Melihat potensi ekspor, SUI melalui SETC mengirimkan Cokelatin Indonesia sebagai delegasi Indonesia di Hangzhou International Conference 2023, membuka jejaring global dan wawasan bisnis internasional. Dukungan berlanjut melalui partisipasi di berbagai pameran di dalam negeri seperti Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025, The Big Idea Forum, dan Bazaar UMKM SETC, yang memperkuat visibilitas merek dan mempertemukan Cokelatin Indonesia dengan pembeli, distributor, serta mitra potensial. Selain itu, ekosistem SETC juga memfasilitasi akses pembiayaan dan peluang investasi untuk memperkuat modal usaha dan akselerasi ekspansi.

Baca Juga :  Kemenko Polkam Sebut NTB Benteng Siber Nasional

Misi Membawa Cita Rasa Nusantara ke Dunia

Cokelatin Indonesia berkomitmen menghadirkan produk olahan cokelat bernilai tinggi ke pasar internasional. Dengan mengangkat varian unggulan lokal seperti Java Criollo dan Edel Cocoa, Cokelatin Indonesia ingin membawa identitas rasa khas Nusantara ke konsumen global, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi rantai pasok kakao Indonesia.

Partisipasi di Agro Food Jeddah 2025 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan cokelat premium Indonesia ke pasar Timur Tengah, wilayah dengan permintaan tinggi terhadap produk berkualitas.

Tentang Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia
Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) adalah sebuah inkubator bisnis yang didirikan pada 17 Januari 2008 untuk mendukung pengembangan usaha pemula, kecil dan menengah yang berbasis Teknologi Tepat Guna. Pendirian INOTEK didasari oleh keyakinan yang kuat bahwa inovasi teknologi yang aplikatif dan tepat-guna akan memberi manfaat dan dampak sosial dan ekonomi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. INOTEK menjangkau ratusan wirausaha berbasis teknologi tepat guna di Indonesia dan berupaya untuk memobilisasi dukungan bisnis yang dibutuhkan perusahaan agar tumbuh menjadi bisnis yang sukses.
Press relase ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah
FUGUKU NYALAKAN SEMANGAT 2026: HADIRKAN INSTALASI SENI NASIONAL, KOLEKSI RAMADAN, DAN EKSPANSI MANCANEGARA
Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Diminati Masyarakat
KAI Daop 1 Jakarta Sambut Kunjungan SMK Jayawisata1 Kenalkan Pelayanan Prima di Stasiun Gambir
Harga Emas Bertahan Bullish, Sentimen Geopolitik Jadi Penggerak Utama
PTPP Rampungkan RSUD Tarempa, Dukung Asta Cita Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah Terluar

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Jumat, 10 April 2026 - 19:00

SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 16:00

Erajaya Manfaatkan Solusi Salesforce untuk Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Personal dan Terintegrasi bagi 18 Juta Pelanggan

Jumat, 10 April 2026 - 15:00

Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 15:00

Faktor Utama yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia

Jumat, 10 April 2026 - 14:00

KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

Berita Terbaru