Dari Papan Sedekah Sayur hingga Rumah Sahabat Lansia, Anita Ratna Faoziyah Dianugerahi Tokoh Filantropi 2026 - Koran Mandalika

Dari Papan Sedekah Sayur hingga Rumah Sahabat Lansia, Anita Ratna Faoziyah Dianugerahi Tokoh Filantropi 2026

Selasa, 29 September 2026 - 14:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Papan Sedekah Sayur hingga Rumah Sahabat Lansia, Anita Ratna Faoziyah Dianugerahi Tokoh Filantropi 2026

Jakarta, 29 September 2026 – Kepedulian terhadap
masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan. Hal tersebut menjadi
prinsip yang dipegang Ketua Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna
Faoziyah, S.T., M.Sc.
, dalam membangun berbagai program sosial yang
menyasar kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari pangan, kesehatan, pendidikan,
pemberdayaan perempuan hingga pendampingan kelompok rentan.

Konsistensi Anita dalam
mengembangkan gerakan sosial tersebut membawanya menerima penghargaan Tokoh
Filantropi 2026
dalam rangkaian Kabar Award 2026 di Auditorium Perpustakaan
Nasional, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Penghargaan tersebut menjadi apresiasi
atas kiprahnya bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda dalam mengembangkan
filantropi yang mengedepankan pelayanan, kolaborasi, dan pemberdayaan
masyarakat.

Selama enam tahun, Anita
bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda mengembangkan gerakan sosial yang tidak
berhenti pada pemberian bantuan sesaat. Berbagai program dirancang agar
masyarakat mendapatkan dukungan yang lebih berkelanjutan, sekaligus membuka
ruang bagi relawan, komunitas, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan masyarakat
untuk ikut terlibat dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar.

Ketua
Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, S.T., M.Sc.,
 “Saya selalu percaya bahwa setiap kebaikan
harus punya dampak. Bukan hanya bagaimana bantuan sampai kepada mereka yang
membutuhkan, tetapi bagaimana setelah itu mereka bisa kembali berdaya, memiliki
harapan, dan merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendirian.“

Salah
satu aksi nyata tersebut diwujudkan melalui Papan Sedekah Sayur, yang
mempertemukan hasil pertanian dengan kebutuhan pangan masyarakat. Program ini
tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan, tetapi juga melibatkan
petani dan berbagai pihak dalam membangun ekosistem berbagi, sehingga
manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak.

Perhatian
terhadap kelompok rentan juga diwujudkan melalui Rumah Sahabat Lansia.
Melalui program ini, Amal Bunda memberikan pendampingan kepada para lanjut
usia, termasuk perhatian terhadap kebutuhan kesehatan dan perlindungan sosial.
Pendekatan tersebut dilakukan agar lansia tidak hanya menerima bantuan, tetapi
tetap mendapatkan pendampingan dan perhatian dalam menjalani kehidupan
sehari-hari.

Di
bidang kesehatan, Anita juga mendorong kolaborasi untuk menghadirkan layanan
yang dapat langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui program
khitan gratis bagi anak-anak di Cilacap
bersama PLN Indonesia Power dan
Puskesmas Adipala. Berbagai gerakan tersebut menjadi bagian dari program Amal
Bunda yang hingga memasuki tahun keenam telah menjangkau sekitar 3,74 juta
penerima manfaat
, dengan dukungan ratusan relawan perempuan.

Baca Juga :  KAI Catat Ada 10.800 Transaksi Pembayaran LRT Jabodebek Menggunakan QRIS Tap

Skala
penerima manfaat tersebut menunjukkan bagaimana gerakan sosial yang dibangun
Anita berkembang melalui kolaborasi dan keterlibatan banyak pihak. Program
tidak hanya diarahkan untuk menjawab kebutuhan mendesak, tetapi juga
menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pendampingan, akses, dan
kesempatan agar dapat kembali berdaya.

Bagi Anita, penghargaan
tersebut bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah memastikan gerakan yang
telah dibangun terus memberikan manfaat dan mengajak semakin banyak orang untuk
terlibat. Dari akses pangan, pendampingan lansia hingga layanan kesehatan,
Anita ingin memastikan bahwa setiap kebaikan tidak berhenti sebagai bantuan,
tetapi dapat menjadi jalan bagi masyarakat untuk memiliki harapan dan kehidupan
yang lebih baik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid
Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan
Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026
Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?
Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore
SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality
Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota
SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:02

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:02

SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:02

Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:02

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02

Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

Berita Terbaru

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Teknologi

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Teknologi

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:02