Kementerian PU Dorong Normalisasi Sungai, Penanganan Oprit Jembatan Meureudu Pidie Jaya Tuntas - Koran Mandalika

Kementerian PU Dorong Normalisasi Sungai, Penanganan Oprit Jembatan Meureudu Pidie Jaya Tuntas

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya, Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur jalan nasional pasca-banjir bandang di Provinsi Aceh. Hingga 26 Desember 2025, sejumlah ruas strategis telah kembali terhubung dan dapat dilalui, meski dengan pengaturan lalu lintas dan jalur alternatif di beberapa titik.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan darurat pascabencana adalah prioritas utama untuk memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. “Fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin, mengamankan alur sungai, dan mencegah isolasi masyarakat. Dengan dukungan alat berat dan koordinasi lintas sektor, kami pastikan penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas Menteri Dody.

Salah satu pencapaian signifikan adalah penyelesaian penanganan oprit Jembatan Meureudu di Ruas Meureudu – Batas Kabupaten Pidie Jaya/Bireuen. Jembatan yang sempat mengalami keruntuhan oprit telah kembali berfungsi normal sejak 12 Desember 2025 setelah proses penimbunan dan perbaikan intensif oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh.

Saat meninjau lokasi, Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida, menyatakan bahwa perbaikan darurat ini merupakan langkah awal untuk memulihkan konektivitas kawasan. “Ke depan, diperlukan solusi jangka menengah dan panjang, seperti pembangunan duplikasi jembatan, untuk meningkatkan kapasitas dan ketahanan infrastruktur terhadap risiko bencana serupa,” ujar Sekjen Wida.

Lebih lanjut, Sekjen Wida meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh untuk segera melakukan normalisasi Sungai Meureudu. Langkah ini penting untuk mengurangi sedimentasi, mengendalikan banjir, dan melindungi infrastruktur jalan serta jembatan di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Adapun Progress Pemulihan Ruas Jalan Nasional di Aceh yaitu Ruas Meureudu – Batas Pidie Jaya/Bireuen: Telah fungsional penuh. Ruas Batas Kota Lhokseumawe/Aceh Utara – Kota Langsa sudah dapat dilalui setelah pembersihan sedimen. Ruas Kota Langsa – Kota Kuala Simpang sudah apat dilalui setelah pembersihan sedimen. Ruas Kota Kuala Simpang – Batas Provinsi Sumatera Utara telah  berfungsional untuk semua kendaraan (akses sinyal terbatas). Ruas Kota Bireuen – Batas Bireuen/Aceh Utara  telah terhubung via Jembatan Bailey di Awe Geutah (akses terbatas sejak 19 Desember 2025).

Pemasangan Jembatan Bailey di Jembatan Krueng Tingkeum ditargetkan selesai 27 Desember 2025. Ruas Kota Bireuen – Batas Bener Meriah telah erhubung sejak 18 Desember 2025 berkat Jembatan Bailey di Jembatan Teupin Mane dan penanganan longsoran. Ruas Genting Gerbang – Celala – Batas Aceh Tengah/Nagan Raya telah berfungsional sejak 24 Desember 2025. Dan Ruas Batas Aceh Tengah/Gayo Lues – Blangkejeren, Blangkejeren – Batas Aceh Tenggara, dan Kota Kutacane – Batas Sumatera Utara dimana Semua telah terhubung dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

Baca Juga :  Arummi Foods dan Feel Matcha Hadirkan "Matcha Cashew Series" untuk Pengalaman Minum Matcha yang Lebih Nikmat dan Unik

Pemulihan infrastruktur ini menunjukkan komitmen Kementerian PU dalam menjamin konektivitas dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat Aceh pascabencana. Upaya berkelanjutan akan difokuskan pada penanganan sungai dan peningkatan ketahanan infrastruktur untuk mitigasi bencana di masa depan.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52