‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH - Koran Mandalika

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Anggota DPR RI, Hj Lale Syifaunnufus bersama Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) menggelar dialog bertema “Sinergi untuk Dana Haji yang Produktif dan Berkeadilan” di Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Mujahidin NW Jempong, Mataram.
‎
‎Kegiatan itu bukan hanya sekedar seremoni, namun juga memberikan kesempatan dan motivasi bagi masyarakat untuk bisa berhaji. Tentunya dengan skema pengelolaan anggaran yang tepat dan baik.
‎
‎Lale Syifa yang juga merupakan cucu pahlawan nasional, TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid ini mengungkapkan  bahwa pengelolaan dana haji merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas.
‎
‎“Mengingat dana tersebut berasal dari jutaan Jemaah Calon Haji (JCH) yang telah lama menabung, pengelolaannya tidak boleh dipandang sekadar sebagai angka dalam laporan keuangan, melainkan sebagai amanah suci,” kata Lale Syifa, Rabu (25/2).
‎
‎Lebih jauh dia juga menjelaskan bahwa dana haji memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat jika dikelola secara produktif.
‎
‎Fokus utama saat ini adalah bagaimana menjadikan aset tersebut sebagai instrumen yang mampu meningkatkan kesejahteraan tanpa mengabaikan prinsip keamanan.
‎
‎“Dana haji bukan sekedar angka tapi amanah dari jutaan JCH yang telah menyisihkan harta untuk pergi ke Baitullah,” tegasnya.
‎
‎Dia menambahkan bahwa tantangan ke depan adalah mengelola aset tanpa mengorbankan prinsip keamanan dan kepatuhan syariat.
‎
‎Oleh karenanya, dia mengajak masyarakat agar menaruh keyakinan bahwa dana haji selanjutnya akan dialokasikan ke sektor-sektor pembangunan nasional yang strategis, seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) atau sektor lain yang sesuai dengan prinsip syariah.
‎
‎Hal ini diharapkan dapat mendorong posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global.
‎
‎“Kita membutuhkan sinergi antara pihak BPKH dan pengusaha. Kolaborasi ini bisa menjadi kunci untuk mengembangkan ekonomi syariah dan menjadi negara syariah terbesar di dunia,” sebutnya.
‎
‎Terkait distribusi manfaat, Lale Syifa menekankan pentingnya aspek keadilan bagi seluruh jemaah yang telah memenuhi syarat.
‎
‎Menurutnya, setiap JCH memiliki hak yang sama, sehingga hasil pengembangan dana haji harus dapat dirasakan secara merata dan transparan.
‎
‎“Keadilan dalam transparansi dan akuntabilitas harus dilakukan secara terbuka, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya
‎
‎Dia juga memastikan bahwa pengelolaan ini harus tetap sesuai dengan prinsip Islam sehingga tidak ada nilai yang menyimpang
‎
‎Lale Syifa menegaskan peran penting Komisi 8 DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan sesuai undang-undang yang berlaku.
‎
‎“Kami akan mengawasi ketat kebijakan terkait dana haji dan terus mengembangkannya. Kami percaya sinergi semua pihak adalah kunci mengelola dana haji yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Rachmat Hidayat Kecam Pembuangan Limbah Radioaktif ke Laut

Berita Terkait

Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB
Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi
Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia
Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun
Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram
Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:48

Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:30

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:10

Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:32

Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:40

Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29

Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01

Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:41

Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik

Berita Terbaru