Di hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp - Koran Mandalika

Di hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meresmikan megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Bali untuk mempercepat transisi dan kemandirian energi nasional. Salah satu proyek pendukung yang turut diluncurkan adalah PLTS berkapasitas 1 MWp di Pulau Sembur, Batam, yang dikembangkan oleh Pertamina NRE bersama Kementerian ESDM dan Kementerian Koperasi.

Fasilitas yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) 1 MWh, ice maker, dan cold storage ini mampu menyediakan listrik 24 jam bagi sekitar 200 kepala keluarga. Selain mendorong ekonomi produktif nelayan setempat, pengoperasian PLTS Pulau Sembur diproyeksikan menghemat BBM hingga 320 ribu liter per tahun atau setara Rp3,5–5 miliar per tahun.

Bali, 25 Agustus 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan pembangunan megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas total mencapai 100 Giga Watt peak (GWp) di berbagai wilayah Indonesia. Peresmian yang berlangsung di Monumen Operasi Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8), turut menjadi momentum peluncuran sejumlah proyek PLTS, termasuk PLTS Desa berkapasitas 1 MWp di Pulau Sembur, Batam, Kepulauan Riau, yang dikembangkan oleh Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peresmian Program 100 GWp merupakan bagian dari langkah pemerintah mempercepat pemanfaatan energi bersih sekaligus mewujudkan kemandirian dan kedaulatan energi nasional. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya pengembangan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi menuju ketahanan energi nasional. “Dengan 100 GW, kita akan menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Prabowo di Monumen Operasi, Gilimanuk, Bali, pada Selasa, (25/08).

Baca Juga :  Sebagai Pelopor AI, BINUS University Dorong Ekosistem Kerja Kreatif Berbasis Teknologi untuk Kemajuan Indonesia

Presiden Prabowo turut didampingi sejumlah menteri dan pimpinan BUMN, di antaranya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, Sekretaris Ditjen EBTKE ESDM Haris, hadir secara online dari lokasi PLTS Kampung Nelayan Pulau Sembur, Batam, Kepri.

Oki Muraza mengutarakan kehadiran PLTS Pulau Sembur menjadi salah satu wujud nyata visi pemerintah dalam mendorong kemandirian energi, penguatan koperasi, serta pertumbuhan ekonomi desa. “Hari ini kita menyaksikan visi kemandirian energi mulai terwujud. Pertamina bersama Kementerian ESDM, Kementerian Koperasi, dan pemerintah daerah berhasil menghadirkan PLTS 1 MWp di Pulau Sembur, sekaligus memperkuat peran koperasi dan membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Oki.

Sejalan dengan hal tersebut, Haris menilai sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan program PLTS 100 GWp, dengan PLTS Pulau Sembur sebagai salah satu percontohan implementasinya. ““Kolaborasi perlu terus diperkuat dengan melibatkan seluruh stakeholder untuk menyukseskan program 100 GWp. Karena kehadiran PLTS membawa manfaat nyata bagi masyarakat, seperti di Pulau Sembur yang kini dapat menikmati listrik 24 jam.”

PLTS Pulau Sembur sendiri telah melalui tahapan pembangunan secara bertahap. Proyek ini melakukan groundbreaking pada 20 Desember 2025, dilanjutkan dengan dimulainya konstruksi pada 13 Maret 2026, hingga akhirnya mencapai tahap commissioning pada 17 Agustus 2026. PLTS berkapasitas 1 MWp tersebut dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 1 MWh untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat di Pulau Sembur.

Baca Juga :  Momentum GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Penyaluran Pembiayaan Kendaraan

Direktur Utama Pertamina NRE John Anis mengatakan, pengembangan PLTS Pulau Sembur dirancang tidak hanya untuk menghadirkan akses energi bersih, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi melalui konsep productive use of energy. “PLTS Pulau Sembur menjadi contoh bagaimana energi bersih dapat menjadi penggerak aktivitas produktif masyarakat. Kehadiran listrik yang lebih andal akan mendukung pengembangan cold storage, ice maker, dan aktivitas ekonomi koperasi serta nelayan,” ujar John.

Melalui pendekatan tersebut, PLTS Pulau Sembur ditargetkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang sebelumnya belum terhubung dengan listrik dan masih mengandalkan genset pribadi selama sekitar tiga hingga empat jam pada malam hari. Proyek ini dirancang untuk melistriki sekitar 200 KK, termasuk 158 rumah, sekaligus mendukung fasilitas umum dan aktivitas produktif masyarakat.

Selain penyediaan energi, proyek ini dilengkapi ice maker berkapasitas 4 ton per hari dan cold storage berkapasitas 5 ton untuk mendukung rantai dingin hasil perikanan. Pemanfaatan PLTS tersebut diproyeksikan menghemat penggunaan BBM hingga sekitar 877 liter per hari atau 320 ribu liter per tahun, dengan potensi penghematan biaya BBM sekitar Rp3,5–5 miliar per tahun. Pengembangan Pulau Sembur menjadi salah satu contoh implementasi pengembangan energi terbarukan yang diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat agenda transisi energi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Cara Mengidentifikasi Penyebab Perbedaan Performa Tim Sales
5 Tips Membangun Hubungan dengan Calon Klien di Online Meeting Pertama
PTPP Mulai Pembangunan Museum Majapahit, Usung Konsep Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
7 Tips Memilih Tukang Jahit Garment Terdekat yang Rapi dan Tepat Waktu
Pelindo Gresik Integrasikan Sistem Tiket, Perkuat Akurasi Manifest Penumpang
Hisense Perkenalkan RoamView, Layar yang Bisa Mengikuti Aktivitas Penggunanya
Deteksi Dini Jadi Sorotan Utama dalam Sesi Edukasi Kesehatan di Palembang, Hadirkan Dua Dokter Spesialis dari Singapura
BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Rabu, 9 September 2026 - 07:02

Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan

Berita Terbaru