Di Tengah Penurunan, Bitcoin Berpotensi Naik Kembali di Oktober 2024 - Koran Mandalika

Di Tengah Penurunan, Bitcoin Berpotensi Naik Kembali di Oktober 2024

Jumat, 4 Oktober 2024 - 14:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meskipun Bitcoin mengalami penurunan harga di awal Oktober 2024, banyak analis tetap optimis bahwa pasar akan segera bangkit kembali. Secara historis, Oktober sering menjadi bulan yang kuat bagi Bitcoin, dengan beberapa kali mencatatkan kenaikan signifikan.

Misalnya, pada Oktober 2023, Bitcoin melonjak lebih dari 28%. Banyak pengamat memprediksi bahwa tren ini akan terulang tahun ini, meskipun ada tekanan jual di awal bulan.

Tekanan Jual di Awal Oktober 2024

Di akhir September, harga Bitcoin sempat jatuh dari US$65.609 menjadi US$60.805 dalam waktu singkat. Penurunan ini semakin diperburuk oleh ketegangan geopolitik yang meningkat, khususnya konflik antara Israel dan Iran. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketegangan ini menyebabkan Bitcoin turun 6% dalam sehari, bersamaan dengan arus keluar dana dari ETF Bitcoin yang signifikan. Fidelity’s FBTC kehilangan US$144 juta, sementara ARKB mencatat penurunan sebesar US$84 juta.

Baca Juga :  Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar

Ilustrasi pergerakan Bitcoin. Sumber: Tokocrypto.

Selain ketegangan geopolitik, pasar Bitcoin juga dipengaruhi oleh pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell yang belum memberikan sinyal pemotongan suku bunga lanjutan dalam waktu dekat. Hal ini memicu kekhawatiran investor dan memperburuk tekanan jual di pasar kripto.

Potensi Kebangkitan di Tengah Ketidakpastian

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menyatakan bahwa kondisi penurunan harga Bitcoin yang mengkhawatirkan ini adalah ‘kemunduran sesaat’. Ia menambahkan bahwa tren musiman Oktober sebagai bulan terbaik bagi Bitcoin masih bertahan. Para investor hanya perlu lebih waspada dalam menghadapi volatilitas jangka pendek ini.

“Bitcoin sering kali mengalami penurunan di bulan September sebelum memulai lonjakan harga di Oktober. Meskipun ada tekanan jual saat ini, dalam beberapa minggu ke depan Bitcoin bisa kembali mencapai harga tertinggi baru, mengikuti pola bullish historis,” ujar Fyqieh.

Baca Juga :  Nusantara Global Network Bermitra dengan Tickmill untuk Menawarkan Program Rebate Eksklusif bagi Trader

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur. Sumber: Tokocrypto.

Fyqieh mengungkapkan bahwa Bitcoin cenderung melalui fase ‘pengisian ulang’ sebelum akhirnya melonjak pada Oktober. Meski potensi penurunan lebih lanjut tetap ada, ia yakin Bitcoin akan mencetak harga tertinggi baru dalam beberapa minggu mendatang.

Peluang dan Tantangan bagi Investor

Fyqieh menyarankan para investor untuk tetap memperhatikan faktor eksternal yang memengaruhi pasar, seperti ketegangan geopolitik dan kebijakan suku bunga. Bagi investor yang cermat, periode volatil ini bisa menjadi peluang untuk mengoptimalkan keuntungan di pasar kripto.

“Meski Oktober sering menjadi bulan yang kuat bagi Bitcoin, kondisi pasar global yang tidak menentu bisa memengaruhi pergerakan harga kali ini. Namun, jika ketegangan mereda dan sentimen pasar kembali positif, Bitcoin memiliki potensi besar untuk pulih dan bahkan mencapai level baru yang lebih tinggi,” tutupnya.

Berita Terkait

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap
IDstar dan Tencent Cloud Perkuat Kemitraan Strategis untuk Akselerasi Transformasi Cloud di Indonesia
KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Ritel, Layani Lebih dari 2 Juta Kiriman hingga Juli 2026
MoraRepublic dan Huawei Indonesia Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Transformasi Digital Sektor Enterprise
MoraRepublic dan 1ENGAGE Tampilkan WhatsApp Voice untuk Layanan Pelanggan di WhatsApp Business Summit Indonesia 2026
SCANDIA Resmi Membuka Toko Kedua di Makassar, Grand Opening di TSM Meriah dengan Beragam Promo Spesial
MoraRepublic Dukung Konektivitas Duel Chelsea vs AC Milan di Jakarta
Musim Dingin di Huis Ten Bosch Hadir dengan Konsep Baru: “The Starlight Million” & “European Holy Christmas”

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:02

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:02

IDstar dan Tencent Cloud Perkuat Kemitraan Strategis untuk Akselerasi Transformasi Cloud di Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:02

KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Ritel, Layani Lebih dari 2 Juta Kiriman hingga Juli 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:02

MoraRepublic dan 1ENGAGE Tampilkan WhatsApp Voice untuk Layanan Pelanggan di WhatsApp Business Summit Indonesia 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:02

SCANDIA Resmi Membuka Toko Kedua di Makassar, Grand Opening di TSM Meriah dengan Beragam Promo Spesial

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:02

MoraRepublic Dukung Konektivitas Duel Chelsea vs AC Milan di Jakarta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:02

Musim Dingin di Huis Ten Bosch Hadir dengan Konsep Baru: “The Starlight Million” & “European Holy Christmas”

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:02

IMPACT 2026: Perkuat Ekosistem Inovasi Menuju Top 20 Global TIC Company

Berita Terbaru