Dua Survei Abal-abal Pakai Nama Litbang Kompas Beredar - Koran Mandalika

Dua Survei Abal-abal Pakai Nama Litbang Kompas Beredar

Jumat, 22 November 2024 - 19:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas mengkonfirmasi hasil survei untuk Pilkada NTB yang beredar di masyarakat adalah bohong alias hoaks.

Litbang Kompas telah membantah menerbitkan hasil survei terkait elektabilitas kandidat Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) 2024.

“Litbang Kompas tidak melakukan survei prapilkada di wilayah NTB. Beredarnya informasi terkait survei Litbang Kompas di NTB adalah hoaks,” kata Manager Penelitian Litbang Kompas Yoga Prasetyo kepada media, Jumat (22/11/2024).

Survei abal-abal yang beredar itu menyebutkan pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Iqbal-Dinda meraih elektabilitas 33,5 persen; kemudian disusul oleh paslon nomor urut 1, Rohmi-Firin sebesar 27,1 persen; dan terakhir Zul-Uhel dengan 22.0 persen.

Baca Juga :  Relawan Muda Tastura Konkret Nyatakan Dukungan untuk Iqbal-Dinda

Kedua, survei abal-abal lainnya menyebutkan pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Zulkieflimansyah-Suhaili (Zul-Uhel) meraih elektabilitas 37,8 persen; kemudian disusul oleh paslon nomor urut 3, Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) sebesar 32,1 persen; dan terakhir Sitti Rohmi Djalillah-Musyafirin (Rohmi-Firin) 24,9 persen. (wan)

 

Berita Terkait

Mi6: Demokrat NTB Butuh Figur Ekspansif Seperti Oke Wiredarme
Tak Bisa Lagi Figur Itu-Itu Saja, Mi6 Dorong Kader Muda Ambil Alih Pilkada 2029
Sisi Lain Baliho Pesan Keberagaman Ramadan Rachmat Hidayat dan Selly Andayani
Rachmat Beri Kode Terakhir Pimpin Partai di Musancab PDIP Lotim: Ini Periode Terakhir Saya
‎Pengurus DPC PKS Praya Dikukuhkan, Ketua DPD: Berpartai Bukan Untuk Cari Uang
Pengurus DPC PKS Prabar-Prabarda Diharapkan Beri Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
PDI Perjuangan Kota Mataram Konsolidasi Kader, Tegas Tolak Pilkada Melalui DPRD
Nursiah: Kader Golkar Wajib Membesarkan Partai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:42

Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:01

Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:53

Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:05

Sekda Lombok Tengah Dipanggil Jaksa, Pemeriksaan Berkaitan dengan Kasus Dump Truck?

Selasa, 28 April 2026 - 08:42

Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolres Lombok Tengah: Jangan Cepat Puas!

Jumat, 24 April 2026 - 06:34

Dipimpin Kasat Narkoba IPTU Yudha, Jaringan Sabu di Loteng–Lotim Berhasil Diungkap

Kamis, 16 April 2026 - 18:35

Kasus Gadai Mobil Fiktif di Lombok Tengah, Polisi Diminta Bertindak Cepat

Berita Terbaru

Teknologi

Musim Kondangan, Sudah Siapkan Anggaran?

Rabu, 3 Jun 2026 - 17:00