Ekspansi ke Filipina, Voresi Jadikan Pendidikan Nonformal Kunci Pertumbuhan Ekonomi ASEAN - Koran Mandalika

Ekspansi ke Filipina, Voresi Jadikan Pendidikan Nonformal Kunci Pertumbuhan Ekonomi ASEAN

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Voresi, startup EdTech asal Indonesia, resmi berekspansi ke Filipina pada awal kuartal kedua tahun 2026 melalui kolaborasi dengan berbagai Senior High School di Quezon, Manila, dan Caloocan. Ekspansi ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN dengan menjadikan pendidikan nonformal sebagai kunci pengembangan talenta muda. Melalui ekosistem berbasis AI seperti Voresi Lab+, Connect+, dan Journeys+, Voresi membantu remaja menemukan vocation, membangun profesi, hingga menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan. Keberhasilan menjangkau lebih dari 1.000 remaja di 8 provinsi di Indonesia serta terpilihnya Voresi dalam Top 10 Google for Startups AI Solutions Lab menjadi fondasi kuat bagi skalabilitas dan ekspansi regional Voresi.

Voresi, startup EdTech asal Indonesia, resmi memulai ekspansi regional ke Filipina pada awal kuartal kedua tahun 2026. Langkah ini menandai fase pertumbuhan strategis Voresi dalam membangun ekosistem pendidikan nonformal berbasis teknologi yang berorientasi pada penciptaan talenta produktif demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

Ekspansi ini menjadi bagian dari visi jangka panjang Voresi untuk menjawab pergeseran global menuju ekonomi berbasis keterampilan (skill-based economy), di mana jalur karier nonformal semakin mendominasi. Voresi melihat peluang besar di negara berkembang ASEAN, di mana sistem pendidikan formal belum sepenuhnya mampu menjembatani kebutuhan industri yang terus berkembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perkembangan teknologi mendorong lahirnya banyak profesi baru di sektor nonformal. Karena itu, pendidikan nonformal akan menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Cosmas, CEO & Founder Voresi.

Baca Juga :  Potensi Bitcoin Naik Menuju Rp1,08 Miliar, Didukung ETF dan Politik AS

Membangun Ekosistem Talenta dari Vocation hingga Economic Value

Didirikan pada 2024, Voresi menghadirkan pendekatan berbeda melalui hybrid ecosystem yang membantu remaja menemukan dan mengembangkan vocation (panggilan hidup), sebagai fondasi dalam membangun karier yang berkelanjutan.

Melalui pendekatan ini, Voresi tidak hanya membantu remaja menemukan profesi impian, tetapi juga mengarahkan mereka pada specialization yang memiliki nilai ekonomi nyata. Hal ini memastikan bahwa passion yang dimiliki dapat dikonversi menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Produk unggulan Voresi dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mendampingi remaja secara menyeluruh dalam membangun masa depan mereka. Melalui Voresi Lab+, sebagai AI-powered personal lab, remaja dapat mengidentifikasi vocation, profession, hingga specialization sebagai peta jalan karier yang terarah dan terukur. Proses ini kemudian diperkuat melalui Connect+, yaitu platform mentoring yang menghubungkan remaja dengan para profesional yang telah sukses di bidang profesi yang mereka impikan, sehingga memungkinkan terjadinya pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan dunia nyata. Tidak berhenti pada tahap eksplorasi dan validasi, Voresi juga menghadirkan Journeys+, sebuah program experiential learning yang memberikan pengalaman langsung melalui industry exposure, workshop praktis, hingga internship placement, sehingga remaja dapat memahami dan menjalani proses menuju profesi impian mereka secara konkret. Ketiga layanan ini membentuk pendekatan end-to-end yang memastikan setiap individu tidak hanya menemukan arah, tetapi juga memiliki jalur yang jelas untuk mewujudkan potensi mereka menjadi nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Antisipasi Aksi Massa, KAI Divre IV Tanjungkarang Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Traction Kuat di Indonesia, Siap Replikasi ke Pasar ASEAN

Sejak berdiri, Voresi telah membantu lebih dari 1.000 remaja di 8 provinsi di Indonesia, mencerminkan adopsi pasar yang kuat terhadap pendekatan dan ekosistem yang dikembangkan.

Keberhasilan ini menjadi landasan ekspansi ke Filipina, yang dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai Senior High School (SHS) di wilayah Quezon, Manila, dan Caloocan. Melalui kemitraan ini, ribuan siswa kini mendapatkan akses ke platform Voresi dan seluruh ekosistem layanannya melalui www.voresi.com.

Langkah ini menegaskan skalabilitas model Voresi untuk direplikasi di berbagai negara berkembang dengan karakteristik pasar yang serupa.

Membuka Peluang Kolaborasi dan Investasi Regional

Dengan momentum ekspansi ini, Voresi membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan, mitra industri, serta investor strategis yang memiliki visi dalam pengembangan talenta muda dan pertumbuhan ekonomi berbasis keterampilan di Asia Tenggara.

Voresi menargetkan untuk memperluas jangkauan ke lebih banyak negara ASEAN dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai emerging EdTech ecosystem player dari Indonesia.

“Kami percaya bahwa masa depan ekonomi ASEAN akan sangat ditentukan oleh kualitas talenta mudanya. Voresi hadir untuk memastikan setiap individu tidak hanya menemukan passion mereka, tetapi juga mampu mengubahnya menjadi nilai ekonomi yang nyata,” tutup Cosmas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan
20 Tahun Menemani, napocut Masih Setia Jaga Kualitas Sebagai Pelopor Hijab Paris
Fungsi KYC dalam Menjaga Keamanan Akun Trading
Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jawa Timur Selatan Meningkat
Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif
Pendidikan Layak Menuju Kampus Impian
Hisense Group Berkomitmen Menjalin Kemitraan Jangka Panjang dengan Indonesia
Jangan Panik, Ini Langkah Awal Saat Mata Kucing Mulai Bermasalah

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:00

Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:02

20 Tahun Menemani, napocut Masih Setia Jaga Kualitas Sebagai Pelopor Hijab Paris

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00

Fungsi KYC dalam Menjaga Keamanan Akun Trading

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:00

Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jawa Timur Selatan Meningkat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:00

Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:00

Hisense Group Berkomitmen Menjalin Kemitraan Jangka Panjang dengan Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:00

Jangan Panik, Ini Langkah Awal Saat Mata Kucing Mulai Bermasalah

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:00

KAI Daop 2 Bandung Tindak Tegas Sopir Truk Penyebab KA Papandayan Tertemper di Petak Jalan Plered–Cikadongdong

Berita Terbaru

Teknologi

Fungsi KYC dalam Menjaga Keamanan Akun Trading

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00