Fungsi Surfaktan pada Sabun Pencuci Piring - Koran Mandalika

Fungsi Surfaktan pada Sabun Pencuci Piring

Senin, 24 Maret 2025 - 13:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surfaktan dalam pencuci piring berperan penting dalam mengangkat kotoran, meningkatkan daya larut noda, serta menjaga kelembaban kulit pengguna. Kombinasi SLES dan bahan tambahan seperti gliserin telah terbukti memberikan efek pembersih yang maksimal tanpa mengorbankan keamanan dan kenyamanan pengguna.

Surfaktan merupakan komponen utama dalam formulasi sabun cair pencuci piring yang berperan dalam mengangkat kotoran dan minyak dari peralatan makan. Senyawa ini bekerja dengan cara menurunkan tegangan permukaan air, memungkinkan campuran air dan minyak terbentuk, sehingga kotoran dapat dengan mudah dibilas. Dalam penelitian yang dilakukan, Sodium Lauryl Ether Sulphate (SLES) digunakan sebagai surfaktan utama, dikombinasikan dengan bahan tambahan seperti gliserin dan amfitol untuk meningkatkan efektivitas pembersihan. 

Peran Surfaktan dalam Sabun Pencuci Piring 

Mengemulsi Minyak dan Lemak 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SLES dalam pencuci piring membantu mengemulsi lemak dan minyak. Molekul surfaktan memiliki dua bagian, yaitu kepala hidrofilik yang larut dalam air dan ekor hidrofobik yang menarik minyak. Dengan mekanisme ini, minyak yang menempel pada peralatan makan dapat diangkat dan terdispersi dalam air, membuat proses pembersihan lebih efektif. 

Baca Juga :  EVOS dan CBN Fiber: 6 Tahun Membangun Koneksi Tanpa Batas di Industri Esports Indonesia

Meningkatkan Daya Pembersih 

Surfaktan meningkatkan daya larut noda pada permukaan peralatan makan. Dengan menurunkan tegangan permukaan, air dapat menyebar lebih merata dan menjangkau celah kecil pada permukaan peralatan dapur. Penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan kombinasi SLES dan amfitol menghasilkan sabun dengan daya pembersih optimal. 

Membantu Pembentukan Busa 

Salah satu parameter penting dalam deterjen pencuci piring adalah tinggi busa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan 0,9% gliserin menghasilkan busa tertinggi. Busa berfungsi sebagai indikator efektivitas pembersihan karena membantu menjebak kotoran sebelum dibilas dengan air. 

Menjaga Kelembaban Kulit 

Meskipun surfaktan efektif dalam membersihkan, beberapa jenis surfaktan dapat menyebabkan iritasi kulit jika digunakan dalam konsentrasi tinggi. Oleh karena itu, pencuci piring sering kali diformulasikan dengan bahan tambahan seperti gliserin. Gliserin berfungsi sebagai humektan, menarik kelembaban ke permukaan kulit, sehingga mengurangi risiko kulit kering atau iritasi akibat penggunaan sabun pencuci piring. 

Baca Juga :  Mau Dogecoin Gratis? Pelajari Cara Mining DOGE di Panduan Ini!

Menghambat Perkembangan Mikroorganisme 

Selain membantu dalam pembersihan, gliserin juga memiliki sifat antimikroba alami yang membantu menghambat pertumbuhan bakteri pada spons dan peralatan dapur. Hal ini sangat penting untuk menjaga kebersihan alat makan dan mengurangi risiko kontaminasi bakteri. 

Tempat Membeli Surfaktan 

Surfaktan dapat diperoleh dari berbagai pemasok bahan kimia, baik untuk keperluan industri, penelitian, maupun formulasi produk pembersih dan kosmetik. Salah satu distributor yang menyediakan berbagai jenis surfaktan dengan kualitas terjamin adalah PT.  Bahtera Adi Jaya. Perusahaan ini menawarkan surfaktan yang banyak digunakan dalam industri deterjen, kosmetik, farmasi, serta aplikasi teknis lainnya. Selain itu, surfaktan juga dapat ditemukan di toko bahan kimia industri atau melalui platform e-commerce yang menjual bahan baku kimia secara profesional. 

Berita Terkait

Perkuat Akses Perlindungan Pekerja, BRI BO Wonosari Bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui BRILink Agen
Kapan Harus Membayar Pinjaman? Pahami Jatuh Tempo dan Pilihan Pelunasan Lebih Awal
NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL
BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI
Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS
Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan
Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru
Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:02

Perkuat Akses Perlindungan Pekerja, BRI BO Wonosari Bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui BRILink Agen

Minggu, 8 November 2026 - 20:02

Kapan Harus Membayar Pinjaman? Pahami Jatuh Tempo dan Pilihan Pelunasan Lebih Awal

Minggu, 8 November 2026 - 19:02

NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL

Minggu, 8 November 2026 - 18:02

BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI

Minggu, 8 November 2026 - 15:02

Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan

Minggu, 8 November 2026 - 14:02

Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru

Minggu, 8 November 2026 - 12:02

Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel

Minggu, 8 November 2026 - 08:02

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Berita Terbaru