Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, DPRD Loteng Sebut APBD Bisa Lebih Longgar - Koran Mandalika

Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, DPRD Loteng Sebut APBD Bisa Lebih Longgar

Kamis, 10 September 2026 - 09:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, DPRD Loteng Sebut APBD Bisa Lebih Longgar

Koran Mandalika, Lombok Tengah — Wacana pemerintah pusat mengambil alih pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disambut positif DPRD Kabupaten Lombok Tengah.

Anggota DPRD Lombok Tengah, Adi Bagus Karya Putra, menilai kebijakan tersebut berpotensi mengurangi beban belanja daerah. Dengan tidak lagi menanggung kebutuhan gaji PPPK, ruang fiskal pemerintah daerah dinilai menjadi lebih leluasa untuk membiayai program pembangunan lainnya.

Adi mengungkapkan, persoalan pembiayaan PPPK sebelumnya sempat menjadi perhatian karena pengangkatan pegawai tersebut kemudian berdampak pada struktur belanja APBD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut kebutuhan anggaran untuk membayar gaji PPPK di Lombok Tengah pada awal pelaksanaannya mencapai sekitar Rp93 miliar.

Baca Juga :  DPRD Loteng Dorong Kemudahan Pelayanan Adminduk Ditingkatkan

“Memang dari dulu sejak diikrarkan dan direncanakan, PPPK itu memang pusat. Kita kaget ketika tahun berikutnya sudah mengangkat, kemudian dibebankan kepada APBD. Jadi kalau sekarang ada rencana untuk dikembalikan, kita bersyukur,” kata Adi belum lama ini.

Menurutnya, apabila kebijakan pengambilalihan tersebut benar-benar diterapkan, pemerintah daerah dapat melakukan penataan kembali terhadap alokasi anggarannya.

Pasalnya, anggaran yang sebelumnya disiapkan untuk membayar gaji PPPK dapat memberikan ruang bagi daerah untuk mengatur belanja sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan.

“Tidak ada dampaknya ke kita. Artinya, anggaran untuk memberikan gaji itu tetap menjadi tanggung jawab pusat. Dari sisi daerah tentu lebih longgar,” ujarnya.

Baca Juga :  Fraksi PKS Tolak Aturan Penyediaan Alat Kontrasepsi bagi Remaja

Tak hanya dari sisi fiskal daerah, Adi menilai kejelasan sumber pembiayaan juga penting bagi keberlangsungan para PPPK. Kepastian tersebut berkaitan dengan pembayaran hak pegawai serta keberlanjutan status mereka sebagai aparatur pemerintah.

“Makanya saya bersyukur dengan kebijakan itu. Artinya, teman-teman PPPK ini lebih jelas. Karena hajat awalnya memang pusat punya, bukan kita,” katanya.

Kendati demikian, Adi mengingatkan bahwa rencana tersebut masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Pelaksanaannya pun dimungkinkan dilakukan secara bertahap sesuai kebijakan yang nantinya ditetapkan.

Ia berharap pemerintah pusat segera memberikan kejelasan mengenai mekanisme pengambilalihan pembiayaan tersebut. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menyesuaikan penyusunan APBD dan perencanaan belanja secara lebih pasti. (wan)

Berita Terkait

Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini
DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri
Perluas Ekosistem Transaksi Digital, Bank NTB Syariah Dekatkan Layanan Perbankan kepada Masyarakat Dompu
Petani Tembakau Loteng Tuntut Hak, Pemprov NTB Janji Evaluasi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:02

Mengenal Teknologi AI di Balik Alika, Asisten Virtual Akulaku untuk Pengalaman Digital yang Lebih Praktis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02

Antisipasi Perubahan Musim, KAI Daop 2 Bandung Perkuat Pengawasan Jalur KA untuk Jaga Keselamatan Perjalanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:02

Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed, Bittime Soroti Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:02

CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

KAI Logistik Layani Lebih dari 138 Ribu Pengiriman Hewan Peliharaan hingga Triwulan III 2026, Tumbuh 19%

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

KAI Logistik Hadirkan Promo Diskon Pengiriman Paket Hingga 50% Sampai Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

KAI Logistik Perkuat Budaya Anti Penyuapan melalui Awareness Training SNI ISO 37001:2025

Berita Terbaru