GenBio Ajak Anak Indonesia Cegah Pneumonia dan Diare - Koran Mandalika

GenBio Ajak Anak Indonesia Cegah Pneumonia dan Diare

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap 43 detik, setidaknya satu anak di dunia meninggal akibat pneumonia—penyakit yang sebagian besar sebenarnya dapat dicegah. Di saat yang sama, WHO memperkirakan ada hampir 1,7 miliar kasus diare anak setiap tahun, dan sekitar 443.832 anak balita meninggal setiap tahunnya karena diare.

Indonesia tidak terkecuali. Tren kasus pneumonia di Indonesia terus mengalami peningkatan sejak 2020.Data terakhir di 2024 menunjukkan kasus pneumonia menyentuh angka 857.483. Angka ini didominasi oleh kelompok usia balita Data WHO menunjukkan, pneumonia adalah penyebab utama kematian akibat penyakit infeksius di dunia, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun dan orang dewasa lanjut usia.

Melihat tingginya kasus pneumonia, WHO secara global merekomendasikan vaksinasi pneumokok sebagai salah satu intervensi paling efektif untuk menurunkan angka kesakitan, rawat inap, hingga kematian akibat penyakit ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, langkah preventif lainnya juga perlu dilakukan. Kebersihan gigi dan mulut yang buruk dapat meningkatkan risiko pneumonia karena bakteri dari mulut bisa terhirup ke paru-paru cuci tangan dan sikat gigi adalah cara efektif mencegah pneumonia, karena keduanya mengurangi jumlah bakteri penyebab infeksi pernapasan; menjaga keduanya sama pentingnya untuk kesehatan sistemik.

Berangkat dari urgensi tersebut, GenBio—lembaga nirlaba yang didirikan oleh Swiluva Ma—meluncurkan inisiatif edukasi berbasis sains untuk memperkuat kebiasaan dasar pencegahan infeksi pada anak: cuci tangan pakai sabun dan kebersihan mulut/gigi.

Baca Juga :  Tingkatkan Keselamatan, KAI Divre III Palembang Tutup 7 Perlintasan KA Selama Semester Satu 2025

Selama hampir 1 tahun berjalan, GenBio telah mengedukasi 20.000 anak-anak di 200 sekolah yang tersebar di 4 kota di Indonesia dengan mendistribusikan buklet edukasi kebersihan mulut/gigi dan cuci tangan serta melakukan workshop dan edukasi interaktif dengan melibatkan orang tua.

“Ini bukan hanya masalah medis—ini juga masalah perilaku. Kebiasaan sederhana yang dilakukan konsisten dapat menjadi benteng pertama anak terhadap infeksi yang paling sering menyerang,” ujar Swiluva Ma, Founder GenBio.

Tangan yang tidak dicuci adalah jalur cepat perpindahan kuman. Data CDC menunjukkan bahwa cuci tangan dapat membantu mencegah sekitar 30% penyakit terkait diare dan sekitar 20% infeksi saluran napas. Karena itu, buklet GenBio menekankan momen-momen penting CTPS: sebelum makan, setelah dari toilet, setelah bermain/beraktivitas, setelah batuk/bersin, dan setelah menyentuh benda kotor.

Di sisi lain, kebersihan mulut/gigi juga merupakan bagian penting dari pencegahan infeksi. Literatur ilmiah menyebut rongga mulut orang dewasa dapat mengandung sekitar 50–100 miliar bakteri.

Pada kondisi tertentu, bakteri dari area mulut/tenggorokan dapat terhirup (aspirasi) ke saluran napas bawah dan memicu infeksi paru. Karena itu, GenBio mendorong kebiasaan sikat gigi 2 kali sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur) dan edukasi perawatan mulut yang benar.

Baca Juga :  Tampil Formal dan Profesional dengan Celana Kerja Bodypack

“Inilah mengapa tindakan edukasi harus dimulai sedini mungkin. Sains adalah ‘kekuatan super’ GenBio untuk mendidik dan memberdayakan anak-anak Indonesia agar lebih siap melawan infeksi bakteri—dimulai dari kebiasaan paling mendasar,” tambah Swiluva Ma.

Komitmen berkelanjutan GenBio

Ke depan, GenBio akan melanjutkan program pendidikan kesehatan, penyuluhan, dan panduan praktis berbasis sains, termasuk kolaborasi dengan sekolah, tenaga kesehatan, dan organisasi sosial untuk memperluas dampak pencegahan pneumonia dan diare pada anak.

Tentang GenBio

GenBio adalah sebuah inisiatif yang menjembatani ilmu biologi dan teknologi untuk menghadirkan dampak nyata dalam menyelesaikan tantangan kesehatan di Indonesia. Melalui kolaborasi lintas disiplin, GenBio memastikan bahwa pengetahuan tidak berhenti di laboratorium, tetapi terwujud menjadi solusi yang relevan bagi kehidupan sehari-hari. Berfokus pada edukasi, inovasi, dan keterlibatan komunitas, GenBio memberdayakan pelajar, peneliti, pelaku industri, hingga masyarakat umum agar bioteknologi dapat diakses, dipahami, dan dimanfaatkan secara luas untuk kebaikan bersama. GenBio didirikan sejak Januari 2025 oleh Swiluva Sigalovada Swilly Sumardy Ma yang saat ini duduk di kelas 2 SMA Tzu Chi, Jakarta Utara, berangkat dari kecintaannya pada ilmu biologi dan keinginan kuat untuk menghadirkan manfaat nyata biologi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama
Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan
Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan
Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:50

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Kamis, 16 April 2026 - 17:57

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 16:34

Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 18:11

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Selasa, 14 April 2026 - 18:16

Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman

Selasa, 14 April 2026 - 16:37

Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram

Senin, 13 April 2026 - 15:41

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terbaru