Goal-Gradient Effect: Semakin Dekat ke Target, Semakin Tinggi Semangat Menabung - Koran Mandalika

Goal-Gradient Effect: Semakin Dekat ke Target, Semakin Tinggi Semangat Menabung

Senin, 18 Agustus 2025 - 17:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernah merasa tiba-tiba lebih semangat menabung saat tabunganmu sudah hampir menyentuh target? Fenomena ini punya nama Goal-gradient Effect. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Clark Hull pada 1932, dan sampai sekarang masih terbukti dalam banyak studi psikologi modern, termasuk soal mengelola keuangan pribadi.

Intinya, semakin dekat seseorang dengan target, semakin tinggi motivasi dan usaha yang dikeluarkan untuk mencapainya. Kalau di awal proses menabung kamu sering merasa “jauh banget nih dari target”, di tahap akhir justru jadi makin agresif untuk menambah simpanan.

Kenapa Efek Ini Penting dalam Menabung?

Di Indonesia, kebiasaan menabung sering kali terganggu di tengah jalan. Banyak orang yang semangat di awal, tapi menyerah sebelum target tercapai. Goal-gradient effect bekerja sebaliknya: ia memberi dorongan motivasi ekstra ketika jarak ke target semakin kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayangkan kamu ingin mengumpulkan Rp10 juta untuk dana liburan.

a. Saat saldo masih Rp1 juta, rasanya lambat dan berat.

b. Saat saldo sudah Rp8 juta, setiap tambahan Rp100 ribu terasa signifikan. Bahkan, kamu jadi lebih kreatif mencari cara menambah pemasukan.

Fenomena ini juga sering dimanfaatkan oleh brand dan aplikasi keuangan dengan progress bar atau indikator visual, karena secara psikologis orang jadi terdorong untuk “menyelesaikan” progress tersebut.

Strategi Memanfaatkan Goal-Gradient Effect untuk Menabung

1. Bagi target besar menjadi beberapa target kecil

Daripada menabung Rp50 juta langsung, pecah menjadi 5 target masing-masing Rp10 juta. Setiap kali target kecil tercapai, motivasi akan terisi ulang.

2. Gunakan visualisasi progres

Aplikasi keuangan atau spreadsheet dengan progress bar bisa membuat pencapaian lebih “terlihat”. Saat bar sudah terisi 80%, otak memberi sinyal bahwa “finish line sudah dekat”.

Baca Juga :  Harga ETH Turun di Titik Terendah, Waktunya Buy the Dip?

3. Tingkatkan setoran saat mendekati target

Di tahap akhir, manfaatkan dorongan psikologis ini dengan menambah nominal setoran. Misalnya dari biasanya Rp500 ribu menjadi Rp750 ribu per bulan.

4. Rayakan pencapaian tahap demi tahap

Setiap milestone yang tercapai, berikan reward kecil. Tapi jangan yang menguras tabungan, cukup treat sederhana seperti kopi favorit atau makan malam enak.

Misalnya kamu menargetkan Rp15 juta sebagai dana darurat.

a. Bulan 1–6: Setor rutin Rp1 juta per bulan sampai dengan saldo Rp6 juta. Motivasi mungkin masih stabil, tapi belum terlalu tinggi.

b. Bulan 7–12: Saat saldo sudah Rp12 juta, muncul dorongan untuk cepat menyelesaikan target. Di bulan ke-11 dan 12, kamu bahkan menambah setoran jadi Rp1,5 juta per bulan untuk segera “finish”.

Efek ini membuat proses menabung jadi lebih cepat di akhir dibanding di awal.

Relevansi di Kondisi Ekonomi Indonesia 2025

Tahun 2025 diperkirakan inflasi akan tetap ada di kisaran 3–4% per tahun, biaya hidup di kota besar terus naik, dan kebutuhan darurat bisa muncul kapan saja. Artinya, strategi menjaga konsistensi menabung jadi lebih penting dari sebelumnya.

Goal-gradient effect bisa menjadi alat bantu psikologis untuk melawan rasa bosan atau lelah di tengah jalan. Apalagi saat harga kebutuhan meningkat, rasa “ingin cepat sampai” ke target akan mendorong kamu mencari cara kreatif, seperti menjual barang yang tidak terpakai, mengambil kerja sampingan, atau memangkas pengeluaran non-esensial.

Awal Konsisten, Akhir Agresif

Banyak orang berpikir bagian tersulit dari menabung adalah di awal. Padahal, justru di akhir perjalanan, potensi untuk menambah kecepatan sangat besar berkat goal-gradient effect. Caranya:

Baca Juga :  Eksekutif Bitwise: ETF Bitcoin Spot Bisa Capai Arus Masuk Tertinggi Sepanjang Sejarah

a. Awal: fokus pada membangun kebiasaan (nominal kecil tapi rutin).

b. Tengah: pertahankan ritme dan jangan tergoda mengambil dari tabungan.

c. Akhir: percepat setoran untuk segera mencapai target.

Begitu target tercapai, kamu akan mendapat “dopamin kemenangan” yang bisa digunakan untuk memulai target baru, entah itu membeli rumah, membangun dana pensiun, atau memulai usaha.

Selain itu, penting untuk memilih produk tabungan yang sesuai kebutuhan. Bukan cuma soal tempat menyimpan uang, namun juga bagaimana tabungan itu bisa bantu kamu berkembang.

Bank Neo Commerce melalui aplikasi neobank menghadirkan Tabungan NOW, yang dirancang agar proses menabung jadi lebih praktis dan terasa hasilnya. Produk ini cocok untuk kamu yang ingin membangun kebiasaan finansial sehat tanpa ribet. Kamu bisa mulai kapan saja dan dari nominal berapa pun.

Keunggulan lain dari Tabungan NOW adalah bunga kompetitif sebesar 4,25% per tahun yang cair setiap hari. Artinya, kamu bisa melihat tabunganmu bertumbuh secara real-time, bukan sekadar angka statis di layar. Ini bisa jadi motivasi tambahan untuk terus menabung secara konsisten.

Download dan buka rekening online di neobank di PlayStore atau App Store dan persiapan tabungan di Tabungan NOW sekarang. 

Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Berita Terkait

Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama
Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan
Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan
Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:50

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Kamis, 16 April 2026 - 17:57

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 16:34

Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 18:11

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Selasa, 14 April 2026 - 18:16

Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman

Selasa, 14 April 2026 - 16:37

Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram

Senin, 13 April 2026 - 15:41

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terbaru