Hadapi Gejolak Energi Global, Holding Perkebunan Nusantara Andalkan PLTBg PalmCo - Koran Mandalika

Hadapi Gejolak Energi Global, Holding Perkebunan Nusantara Andalkan PLTBg PalmCo

Jumat, 24 April 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Ketidakpastian harga energi fosil akibat dinamika geopolitik global mendorong pelaku industri mencari strategi alternatif demi menjaga stabilitas operasional. Di sektor perkebunan, langkah antisipatif tersebut telah menunjukkan hasil melalui pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis limbah kelapa sawit.

Salah satunya dilakukan oleh PTPN IV PalmCo, Subholding PT Perkebunan Nusantara III (Persero), yang mengoptimalkan pemanfaatan limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent atau POME) sebagai sumber energi. Melalui inovasi tersebut, perusahaan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) guna menekan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa inisiatif tersebut bukan merupakan respons jangka pendek terhadap lonjakan harga energi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gejolak harga energi fosil dunia saat ini justru membuktikan bahwa pengembangan energi terbarukan yang kami lakukan adalah langkah tepat. PLTBg membantu kami mengurangi ketergantungan terhadap solar, sekaligus menjaga efisiensi biaya operasional,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga :  Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

Saat ini, PalmCo mengoperasikan dua fasilitas pembangkit listrik berbahan baku limbah cair sawit, yakni PLTBg Terantam dan PLTBg Tandun. Keduanya menggunakan teknologi covered lagoon untuk mengolah limbah cair menjadi biogas yang kemudian dikonversi menjadi listrik. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan secara langsung untuk mendukung operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PPIS Tandun serta mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.

Berdasarkan data perusahaan, pemanfaatan energi biogas tersebut telah menggantikan penggunaan genset berbahan bakar solar secara signifikan. Dalam periode 2023 hingga 2025, konsumsi solar berhasil ditekan hingga lebih dari 2,6 juta liter.

Efisiensi tersebut berdampak langsung terhadap kinerja keuangan perusahaan. PalmCo mencatat penghematan biaya energi mencapai sekitar Rp39,5 miliar dalam tiga tahun terakhir.

Direktur Strategy & Sustainability PalmCo, Ugun Untaryo, menilai pemanfaatan POME sebagai sumber energi juga mencerminkan penerapan prinsip keberlanjutan di industri sawit.

“Ini bukan sekadar efisiensi, tetapi bagian dari ekonomi sirkular. Limbah cair yang sebelumnya menjadi tantangan lingkungan kini kami olah menjadi sumber energi yang bernilai,” kata Ugun.

Baca Juga :  Suka Duka Jadi Karyawan Kantoran Sekaligus Punya Usaha Sampingan

Ia menjelaskan, pada tahun lalu kedua fasilitas PLTBg tersebut mampu mengolah lebih dari 293.000 meter kubik limbah cair. Dari proses tersebut dihasilkan jutaan meter kubik gas metana yang dimanfaatkan sebagai energi sekaligus mencegah pelepasan emisi gas rumah kaca ke atmosfer.

Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya global dalam menekan emisi dan mempercepat transisi energi. Pemanfaatan limbah sebagai sumber listrik tidak hanya menjaga efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat ketahanan energi sektor industri.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo terus mendorong pengembangan energi berbasis limbah sebagai strategi keberlanjutan sekaligus peningkatan daya saing industri perkebunan nasional.

Dengan capaian tersebut, model pengelolaan energi berbasis limbah yang dikembangkan PalmCo berpotensi menjadi rujukan bagi industri perkebunan dalam menghadapi dinamika energi global secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BINUS UNIVERSITY Ajak Siswa SMA Eksplorasi Dunia Teknologi Lewat Computer Science Festival 2026, Hadirkan Puluhan Karya Teknologi Mahasiswa
ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia
Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan
Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis
Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?
1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam
Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM
PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:02

BINUS UNIVERSITY Ajak Siswa SMA Eksplorasi Dunia Teknologi Lewat Computer Science Festival 2026, Hadirkan Puluhan Karya Teknologi Mahasiswa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01