Harga Emas Masih Kuat, Tren Kenaikan Berlanjut di Tengah Tekanan Global - Koran Mandalika

Harga Emas Masih Kuat, Tren Kenaikan Berlanjut di Tengah Tekanan Global

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam jalur penguatan, seiring berlanjutnya tren kenaikan yang telah berlangsung selama beberapa sesi terakhir. Logam mulia tersebut kembali menunjukkan daya tariknya sebagai aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian global, baik dari sisi geopolitik maupun kondisi ekonomi internasional. Pada perdagangan awal, harga emas tercatat menyentuh area tertinggi baru di kisaran $5.220 per troy ounce, mencerminkan sentimen pasar yang masih sangat positif terhadap emas.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menjelaskan bahwa penguatan emas ini telah terjadi selama tujuh hari berturut-turut, dengan kenaikan terakhir lebih dari 0,60%. Menurutnya, lonjakan harga emas tidak lepas dari meningkatnya ketegangan geopolitik global yang mendorong investor untuk mencari aset aman guna melindungi nilai portofolio mereka. Situasi ini diperparah oleh kekhawatiran pasar terhadap potensi intervensi di pasar valuta asing, khususnya wacana untuk menopang nilai tukar Yen Jepang, yang semakin memperkuat daya tarik emas sebagai instrumen safe-haven.

Dari sisi teknikal, Andy Nugraha menilai struktur pergerakan harga emas masih menunjukkan kecenderungan yang sangat kuat. Pola candlestick yang terbentuk mengindikasikan dominasi pembeli, sementara indikator Moving Average mempertegas bahwa arah tren jangka pendek hingga menengah tetap berada dalam fase bullish. Selama harga mampu bertahan di atas area support utama, momentum kenaikan dinilai masih cukup solid untuk mendorong harga emas ke level yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Andy memproyeksikan bahwa apabila tekanan beli tetap terjaga, XAU/USD berpeluang melanjutkan penguatan hingga mendekati level psikologis $5.300. Level ini dinilai penting karena dapat menjadi konfirmasi lanjutan atas kekuatan tren naik yang sedang berlangsung. Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap terbuka, terutama jika harga gagal melanjutkan kenaikan. Dalam skenario korektif, area $5.155 dipandang sebagai support terdekat yang berpotensi menjadi tujuan penurunan harga sebelum kembali menentukan arah berikutnya.

Sementara itu, dinamika pasar global turut memperkuat sentimen positif terhadap emas. Pergerakan harga menunjukkan bahwa pelaku pasar masih sangat sensitif terhadap isu-isu risiko global, mulai dari eskalasi perang dagang hingga ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menopang harga emas, di mana Indeks Dolar AS (DXY) terus tertekan dan mencatatkan level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi relatif lebih murah bagi investor global.

Sentimen terhadap dolar AS juga dipengaruhi oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat yang menyebut bahwa nilai dolar masih berada pada level yang “cukup kuat”. Pernyataan tersebut justru dinilai pasar sebagai sinyal ketidakselarasan kebijakan, sehingga mendorong tekanan lanjutan pada DXY dan mempercepat aliran dana ke aset aman seperti emas.

Baca Juga :  Hal yang Harus Dilakukan Saat Kucing Flu

Selain faktor geopolitik dan nilai tukar, perhatian investor saat ini juga tertuju pada keputusan Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan rilis hari ini. Meskipun bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada kisaran saat ini, pasar akan mencermati dengan seksama pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, guna mencari petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya. Nada pernyataan yang dovish berpotensi memperpanjang pelemahan dolar dan mendorong emas ke level yang lebih tinggi, sementara sikap hawkish dapat memicu koreksi jangka pendek.

Tekanan ekonomi global juga tercermin dari rilis data ekonomi AS terbaru, di mana Indeks Kepercayaan Konsumen tercatat mengalami penurunan tajam dan berada di level terendah sejak 2014. Data tersebut memperkuat kekhawatiran terhadap prospek ekonomi dan mendorong investor untuk meningkatkan eksposur pada aset lindung nilai.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, prediksi harga emas hari ini masih mengarah pada bias bullish jangka pendek, dengan $5.300 sebagai target kenaikan utama dan $5.155 sebagai level support krusial. Pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati perkembangan geopolitik, data ekonomi, serta kebijakan bank sentral yang berpotensi memicu volatilitas harga emas sepanjang perdagangan hari ini.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN
BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:02

Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Inspirasi Generasi Muda

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52