Hasnul Suhaimi: Sang Jenderal Strategi yang Menaklukkan Industri Telekomunikasi - Koran Mandalika

Hasnul Suhaimi: Sang Jenderal Strategi yang Menaklukkan Industri Telekomunikasi

Selasa, 8 Oktober 2024 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayangkan Anda seorang jenderal di medan perang.

Di depan Anda ada benteng yang tak tertembus—Telkomsel, raksasa telekomunikasi Indonesia. Hampir mustahil menembusnya, tapi tidak bagi Hasnul Suhaimi. 

Dengan langkah taktis nan cerdik, ia berhasil memimpin PT XL Axiata menembus benteng itu. Dia menggandakan pangsa pasar, dan menjadikan XL sebagai pemain utama dalam waktu kurang dari dua tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekolah CEO X Hasnul Suhaimi

Kalau ditarik ke realita bisnis, hanya yang berani, cerdik, dan visioner yang bisa memenangkan perang pasar. Hasnul adalah contoh sempurna dari pemimpin yang menggabungkan ketiga elemen itu. 

Apa saja yang dilakukan dan hasil dari strategi perangnya?

Tarif Turun 90%, Laba Meledak 4x Lipat!

Sering kita dengar, “Turunkan harga, matilah perusahaan.”

Hal ini rasanya tidak berlaku bagi Hasnul. Dia melakukan hal yang dianggap gila di industri telekomunikasi: menurunkan tarif/menit hingga 90%!

Sekolah CEO X Hasnul Suhaimi

Apa hasilnya? Pelanggan meledak 4x lipat, revenue melonjak 3x lipat, dan laba naik 4x lipat. Inilah bukti bahwa strategi tak konvensional bisa membawa hasil luar biasa.

Baca Juga :  Lenerp dari Indogo Tampil di Gebyar IKM: Solusi Terpadu Manajemen Proyek dan Akuntansi untuk Efisiensi Bisnis

“Dalam bisnis, terkadang kamu harus rela kehilangan sedikit untuk mendapatkan lebih banyak.”

Traffic XL melonjak 30 kali lipat—ini seperti sebuah jalan raya kecil yang tiba-tiba berubah jadi jalan tol besar yang ramai 24 jam!

Dari 10% ke 20% Pangsa Pasar: XL Menggerogoti Dominasi Telkomsel

Pada masanya, 10% pangsa pasar di industri telekomunikasi setara dengan Rp 7 triliun. Itu angka yang cukup fantastis. 

Tapi Hasnul Suhaimi tidak hanya puas mengambil 10%, dia menggandakan pangsa pasar XL menjadi 20%. Ini artinya, dia mengambil miliaran rupiah dari raksasa industri yang selama ini dominan.

Sekolah CEO X Hasnul Suhaimi

Bagaimana caranya?

Dengan strategi flanking attack—serangan di sisi lemah pesaing. Hasilnya? XL merangsek dan menggerogoti pangsa pasar Telkomsel sedikit demi sedikit, hingga mereka kehilangan pijakan.

XL: Dari Krisis Revenue Jadi Nomor 2 di Indonesia

Sebelum Hasnul mengambil alih, XL berada dalam kondisi yang tidak ideal—profit minus dan berada jauh di bawah Telkomsel. 

Namun, hanya dalam waktu singkat, di bawah kepemimpinannya, ia membalikkan situasi dan membawa XL menjadi telekomunikasi nomor 2 di Indonesia.

Baca Juga :  BRI KCP Pangeran Jayakarta Gelar Sosialisasi Junio Smart di SMA 1 Cawang Baru

The Best CEO Indonesia, 3 Tahun Berturut-turut

Beberapa penghargaan yang dicapai Pak Hasnul adalah: The Best CEO Indonesia selama tiga tahun berturut-turut versi Majalah SWA [2011, 2012, 2013], dan Indonesia’s 100 Educator of the Year

Sekolah CEO X Hasnul Suhaimi

Pengakuan ini adalah bukti bahwa keberanian dan kejeliannya dalam membaca pasar dan mengambil keputusan besar berhasil mengubah nasib perusahaan dan industri.

Siap Belajar Langsung dari Hasnul Suhaimi?

Hasnul Suhaimi bukan sekadar pemimpin bisnis, ia adalah arsitek strategi yang berhasil mengubah medan perang industri telekomunikasi Indonesia. 

Dari strategi pricing, marketing, menguasai pangsa pasar, ia membuktikan bahwa keberanian dan strategi cerdas adalah kunci sukses dalam bisnis.

Sekolah CEO X Hasnul Suhaimi

Siapkah Anda belajar dari yang terbaik?

Segera daftar di Sekolah CEO dan dapatkan ilmunya langsung dari Hasnul Suhaimi. Hubungi Mba Reny Bisnishack sekarang sebelum Anda kehilangan kesempatan emas ini.

Hubungi: Reny Violeta

wa.me/6281392077733

renybisnishack@gmail.com

Berita Terkait

Optimalkan Kondisi Perkerasan Jalan, PT JMTM Lakukan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi di Tol Semarang
Managed SOC Semakin Dibutuhkan untuk Memperkuat Deteksi dan Respons Ancaman Siber 24/7
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memutuskan Menaikkan Daya Listrik
Kripto Masuki Era Pertumbuhan, Tokenisasi Jadi Penggerak Baru Industri
Zentara Dorong Perusahaan Beralih dari Pengujian Keamanan Berkala ke Pendekatan Proaktif
ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital
Punya Simpanan Sejak Lama, Kapan Reksa Dana Bisa Dicairkan?
IRGCE 2026 CONCLUDES WITH STRONG INTERNATIONAL PARTICIPATION AND BUSINESS PROSPECTS

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02

Optimalkan Kondisi Perkerasan Jalan, PT JMTM Lakukan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi di Tol Semarang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02

Managed SOC Semakin Dibutuhkan untuk Memperkuat Deteksi dan Respons Ancaman Siber 24/7

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memutuskan Menaikkan Daya Listrik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:02

Kripto Masuki Era Pertumbuhan, Tokenisasi Jadi Penggerak Baru Industri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:02

ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:02

Punya Simpanan Sejak Lama, Kapan Reksa Dana Bisa Dicairkan?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:03

IRGCE 2026 CONCLUDES WITH STRONG INTERNATIONAL PARTICIPATION AND BUSINESS PROSPECTS

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:02

Software Distributor: 5 Kebocoran Margin yang Tak Terlihat di Laporan Manual

Berita Terbaru