Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komoditas Strategis Melalui Replanting 14.000 Hektare PTPN I Regional 2 - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komoditas Strategis Melalui Replanting 14.000 Hektare PTPN I Regional 2

Selasa, 25 November 2025 - 11:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – PTPN I Regional 2, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, menjadwalkan program penanaman kembali (replanting) secara masif pada tahun 2026. Program ini menyasar komoditas karet, kelapa (konversi dari karet), kopi, dan teh di berbagai lokasi di Provinsi Jawa Barat.

Langkah strategis ini diarahkan untuk memperbarui unit-unit kerja (kebun), meningkatkan produksi dan produktivitas, memperluas lapangan kerja, serta menggerakkan ekonomi kawasan guna mengurangi kemiskinan.

Informasi tersebut disampaikan SEVP Operasional PTPN I Regional 2, Iyan Heryanto, di Bandung, Selasa (21/10/2025). Ia menjelaskan bahwa Kantor Pusat PTPN I telah menyetujui proposal pembaruan tanaman untuk empat komoditas tersebut sebagai dukungan nyata terhadap percepatan transformasi di Regional 2.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar 14.000 hektare areal kebun PTPN I Regional 2 dijadwalkan dilakukan replanting pada tahun 2026. Keinginan kami, tahun 2026 kondisi unit-unit perkebunan sudah jauh lebih baik dan optimal,” ujar Iyan Heryanto.

Baca Juga :  Hadapi Lonjakan Mobilitas Idulfitri 1447H/2026, JTT Tegaskan Komitmen Perkuat Kesiapan Layanan di Jalan Tol Trans Jawa

Program replanting ini mencakup sejumlah lokasi utama, antara lain Subang, Wangunreja, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Ciamis, Panglejar, serta Maswati di Cikalong Wetan. Seluruh kegiatan replanting didukung oleh pendanaan dari Danantara.

“Komoditas utama lokasi replanting di Kebun Wangunreja, Subang (karet), Kebun Agrabinta dan Cikaso (kelapa), serta Kebun Panglejar dan Maswati Bandung Barat (kopi dan teh),” tambahnya.

Iyan menegaskan bahwa replanting merupakan implementasi visi Hilirisasi Nasional. Penanaman kembali secara besar-besaran ini menjadi fondasi penting untuk memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas, sejalan dengan strategi hilirisasi komoditas strategis yang diusung Holding Perkebunan Nusantara.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, mengonfirmasi rencana besar tersebut. Ia menekankan bahwa replanting adalah tahapan hulu yang menentukan keberhasilan hilirisasi perusahaan. Sebagai Subholding SupportingCo, PTPN I telah menyiapkan investasi dan sumber daya guna mempercepat hilirisasi komoditas rakyat dan perusahaan.

“Fokus kami adalah mengubah komoditas mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Regulasi yang sekarang lebih progresif membuka ruang bagi kami untuk lebih kreatif,” terang Teddy.

Baca Juga :  Kedutaan Besar India Soroti Penguatan Kerja Sama Teknologi India-Indonesia dalam Leadership Masterclass bersama Chairman Tata Communications N. Ganapathy Subramaniam

Ia juga menegaskan bahwa replanting dan hilirisasi merupakan misi multi-sektor yang sejalan dengan visi perusahaan. “Program hilirisasi ini ibarat pepatah sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui. Industri tumbuh, ekonomi kawasan bergulir lebih cepat, tenaga kerja terserap, dan kemiskinan berkurang. Ini sebangun dengan visi-misi PTPN sejak awal berdiri sebagai agent of development dan agent of change, yang sangat pas dengan PTPN I sebagai entitas padat karya di pelosok negeri,” ungkapnya.

Komitmen PTPN I Regional 2 dalam program replanting 14.000 hektare membuktikan upaya perusahaan untuk memperkuat posisi Indonesia tidak hanya sebagai produsen komoditas, tetapi juga sebagai pemain utama industri pengolahan produk perkebunan bernilai tambah tinggi di tingkat global. Langkah ini sekaligus mendukung arah transformasi yang dijalankan Holding Perkebunan Nusantara.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka
B2B Tech Asia Expo 2026 Indonesia: Event B2B Software Pertama Terbesar di Indonesia
Barantum Dorong Repeat Order Lewat Broadcast WhatsApp Tepat Sasaran
Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja
KLTC® Bekali Ribuan Mahasiswa melalui Career Preparation Class, Dorong Kesiapan Karier Generasi Muda
Home Deco Expo Bali 2026 Jadi Indikator Positif Kebangkitan Industri Bahan Bangunan Nasional
PT KSI Siapkan Kawasan Industri Terintegrasi Baru sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, Bidik Investasi Global dan Dorong Hilirisasi Nasional
Bitcoin Tembus $80.000 di Tengah Ketegangan Global, Momentum Emas Optimalkan Portofolio Melalui Fitur IDR Swap Tanpa Biaya di Bittime

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:00

Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:00

B2B Tech Asia Expo 2026 Indonesia: Event B2B Software Pertama Terbesar di Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:00

Barantum Dorong Repeat Order Lewat Broadcast WhatsApp Tepat Sasaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:00

KLTC® Bekali Ribuan Mahasiswa melalui Career Preparation Class, Dorong Kesiapan Karier Generasi Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 23:00

Home Deco Expo Bali 2026 Jadi Indikator Positif Kebangkitan Industri Bahan Bangunan Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 19:00

PT KSI Siapkan Kawasan Industri Terintegrasi Baru sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, Bidik Investasi Global dan Dorong Hilirisasi Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 19:00

Bitcoin Tembus $80.000 di Tengah Ketegangan Global, Momentum Emas Optimalkan Portofolio Melalui Fitur IDR Swap Tanpa Biaya di Bittime

Senin, 4 Mei 2026 - 19:00

Pengguna LRT Jabodebek Tembus 139 Ribu Saat Long Weekend May Day, Jadi Tulang Punggung Mobilitas Liburan

Berita Terbaru

Teknologi

Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:00