Indonesia akan Suguhkan Pesona Alam, Budaya dan Inovasi Terdepan dalam Ajang World Expo 2025 Osaka - Koran Mandalika

Indonesia akan Suguhkan Pesona Alam, Budaya dan Inovasi Terdepan dalam Ajang World Expo 2025 Osaka

Jumat, 16 Agustus 2024 - 10:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses Pembangunan Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka

Berpartisipasi
dalam ajang World Expo 2025 Osaka, Indonesia siap menyuguhkan pesona alam,
budaya, kreativitas dan inovasi terdepan.
Mengusung tema “Thriving in Harmony: Nature, Culture,
Future”,
Indonesia menegaskan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Dengan
luas 1.750 m², Paviliun Indonesia memadukan tradisi dan modernitas, mengajak
pengunjung menjelajahi keanekaragaman potensi bangsa. Di sini, inovasi dan visi
menuju Indonesia Emas 2045 akan dipaparkan, menjadi sumber inspirasi di
berbagai bidang dan membuka peluang untuk kemitraan bisnis baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vivi Yulaswati, Deputi Bidang
Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementerian PPN/Bappenas
, mengatakan,
“Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka menjadi langkah strategis untuk
menunjukkan kepada dunia bagaimana Indonesia memanfaatkan sejarah panjang,
warisan dan kekayaan sumber daya alam bangsa, sebagai landasan dari banyak
inovasi masa depan. Ini akan menjadi salah satu showcase yang menonjolkan kemampuan Indonesia, dalam menciptakan
solusi inovatif untuk menjawab kebutuhan dan tantangan global.”

Baca Juga :  Lebih dari 4.500 Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Belajar Berpikir Kritis di Era AI

Arsitektur
Paviliun Indonesia yang dibangun menyerupai perahu, mencerminkan identitas
Indonesia sebagai negara maritim yang terus berlayar maju. Bentuk ini juga
menjadi simbol gotong royong, pembangunan yang berkelanjutan  dan semangat eksplorasi potensi masa depan.

Pavilion
Indonesia akan menyambut pengunjung dengan replika hutan tropis Indonesia,
menyoroti peran vital hutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan
memperlihatkan upaya konservasi yang dilakukan Indonesia. Zona Nature juga akan
memamerkan potensi kekayaan alam Indonesia hingga pesona keindahan laut,
menunjukkan bagaimana Indonesia memanfaatkan sumber daya alam untuk mendukung
pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan global.

Pada
zona Culture, pengunjung akan diperkenalkan pada aspek budaya Indonesia yang
kaya dan beragam, menyoroti bagaimana masyarakat Indonesia tetap memelihara
tradisi sambil beradaptasi dengan perubahan zaman. Pengunjung juga akan diajak
untuk merasakan pesona Nusantara secara menyeluruh, melalui berbagai kegiatan
interaktif, termasuk menyaksikan demonstrasi proses pembuatan batik, menikmati
pertunjukan musik dan tari yang mencerminkan keragaman etnis, hingga mencicipi
berbagai cita rasa autentik dari berbagai daerah di tanah air.

Baca Juga :  Hari Terakhir Masa Libur Nataru 2025/2026, KAI Daop 4 Catat 14 Ribuan Penumpang Berangkat Naik KA dari Stasiun di Wilayah Semarang

Pada
zona Future, teknologi mutakhir dan narasi juga telah disiapkan untuk
menggambarkan rencana pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2024,
negara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Utamanya, Paviliun Indonesia
akan berfungsi sebagai platform
(wadah) untuk berbagi pengetahuan dan inovasi, dengan mengusung sub-tema
“Connecting Lives”, yang menyoroti pentingnya kolaborasi, teknologi komunikasi,
dan perencanaan berbasis data dalam menghadapi tantangan global.

“Paviliun
Indonesia akan memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana Indonesia berperan
besar merancang masa depan yang lebih baik. Dengan memperlihatkan harmoni
antara pelestarian alam, pengembangan budaya, dan kemajuan teknologi, paviliun
ini akan menjadi jendela bagi dunia untuk melihat Indonesia dalam dimensi yang
baru dan inspiratif,” tutup Vivi.

Berita Terkait

Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik
Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar
FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000
Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong
Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI
Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen
Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026
TM Facial Glow, Tempat Perawatan Kecantikan Modern dengan 18 Cabang, Siap Ekspansi ke Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:44

Penambang Ilegal Meninggal di Gunung Pengolong Desa Tumpak

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:37

Pemerintah Kota Mataram Harapkan Jumlah Ogoh-ogoh Tahun Depan Sesuai Banjar

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:17

Pemkab Loteng Seleksi Calon Paskibraka, 3 Pencapaian Sempurna pada Tes Wawasan Kebangsaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:59

Jaga Stabilitas Harga, Babinsa Kodim 1620/Loteng Kawal Penyerapan Gabah Bulog

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:45

BIZAM Buka Posko Angkutan Udara, Pergerakan Pesawat Diproyeksikan Meningkat

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25

‎Perkuat Solidaritas saat Ramadan, PKK Loteng Salurkan Sembako

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:31

PDAM Loteng Berlakukan Penghapusan Denda

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:03

Kades Ubung: Perdes jadi Acuan Pelaksanaan PTSL

Berita Terbaru