Indonesia Masuki Era Free Intelligence: Pertumbuhan AI Kian Pesat di Berbagai Sektor - Koran Mandalika

Indonesia Masuki Era Free Intelligence: Pertumbuhan AI Kian Pesat di Berbagai Sektor

Jumat, 9 Mei 2025 - 16:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 Mei 2025 – Kecerdasan buatan (AI) tidak lagi sekadar teknologi masa depan—di Indonesia, AI mulai membentuk ulang cara masyarakat belajar, bekerja, dan mengakses layanan publik.

Dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga bisnis, adopsi teknologi AI menunjukkan tren pertumbuhan signifikan sepanjang dua tahun terakhir.

Fenomena ini menggemakan pandangan yang disampaikan oleh pendiri Microsoft, Bill Gates, yang dalam sebuah wawancara di “The Tonight Show” menyebut bahwa dalam satu dekade ke depan, AI akan menjadikan manusia “tidak lagi dibutuhkan untuk sebagian besar hal.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gates menyebut era ini sebagai masa “free intelligence,” di mana keahlian tingkat tinggi seperti nasihat medis atau bimbingan belajar akan menjadi hal yang umum dan tersedia secara luas—dan bahkan gratis—berkat kemajuan AI.

Di Indonesia sendiri, transformasi ini mulai terlihat. Lembaga pendidikan seperti MAXY Academy telah mengintegrasikan AI dalam pembelajaran untuk membantu pelajar memahami materi lebih efektif dan membangun keterampilan yang relevan dengan masa depan kerja.

Baca Juga :  Wujudkan Jalan Tol yang Andal dan Berkualitas, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

Di sektor publik, berbagai kementerian dan lembaga mulai mengadopsi AI untuk analisis data dan pelayanan yang lebih responsif. Sementara di sektor bisnis, UMKM hingga perusahaan besar memanfaatkan AI untuk otomatisasi proses, customer engagement, dan pengambilan keputusan berbasis data.

Isaac Munandar, CEO MAXY Academy, menilai bahwa Indonesia sedang berada di titik krusial untuk memastikan bahwa perkembangan AI tidak hanya menjadi konsumsi elite teknologi.

“Kalau kita hanya jadi pengguna, kita akan tertinggal. Kita perlu dorong adopsi dan literasi AI yang merata, dari siswa hingga pelaku usaha. Ini bukan cuma tentang efisiensi, tapi soal kedaulatan digital dan keadilan teknologi,” ujarnya.

Senada dengan itu, Andy Febrico Bintoro, CTO & Co-Founder MAXY Academy, menekankan pentingnya membangun generasi yang tidak hanya paham AI, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis AI.

Baca Juga :  Apa itu Barantum? Fitur dan Manfaatnya Untuk Bisnis Anda

“Kita harus pastikan bahwa anak muda Indonesia tidak hanya belajar cara menggunakan ChatGPT atau Gemini, tapi juga memahami cara berpikir, membangun, dan mengintegrasikan AI dalam solusi yang berdampak,” jelas Andy.

Meskipun peluang yang ditawarkan oleh AI sangat besar, tantangan juga tidak sedikit—termasuk soal keamanan data, etika penggunaan teknologi, dan potensi disrupsi terhadap tenaga kerja. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam merancang masa depan AI yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan potensi yang terus berkembang, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi pemain utama dalam transformasi digital di kawasan Asia Tenggara—asal pertumbuhan ini diiringi oleh kebijakan yang bijak dan kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni.

Berita Terkait

Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool
Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen
Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya
FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau
Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah
CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:02

Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:02

Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan

Berita Terbaru