Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia - Koran Mandalika

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah global. Langkah strategis ini terlihat nyata melalui partisipasi aktif Indonesia sebagai negara mitra (Partner Country) dalam pameran industri internasional INNOPROM 2026 yang berlangsung di Yekaterinburg, Rusia.

“Indonesia membawa agenda industri yang tegas, yaitu mempercepat hilirisasi mulai dari mineral kritis dan manufaktur maju, hingga energi, ketahanan pangan, dan kawasan industri,” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam sambutannya pada acara Business Forum: Russia–Indonesia Industrial Dialogue di Yekaterinburg, Rusia, Selasa (7/7/2026).

Agus juga menambahkan bahwa Indonesia sangat optimistis untuk memperdalam kemitraan teknologi dengan Rusia, serta mengintegrasikan manufaktur bernilai tambah tinggi ke dalam pasar Eurasia. Sektor manufaktur atau Industri Pengolahan (IP) terbukti masih menjadi penopang utama atau tulang punggung perekonomian nasional. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sektor IP pada Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan pertumbuhan yang positif sebesar 5,04 persen. Angka pertumbuhan ini lebih tinggi jika kita bandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang menyentuh angka 4,55 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, sektor IP memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yaitu mencapai 19,07 persen atau setara dengan Rp1.179,62 triliun. Kinerja memukau ini juga terlihat dari realisasi investasi pada Triwulan I Tahun 2026, di mana sektor IP menyumbang hingga 36,49 persen atau senilai Rp182,04 triliun. Tidak hanya dari sisi modal, sektor ini juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang sangat masif, yakni sebanyak 20,04 juta orang per Februari 2026. Sementara pada sektor perdagangan internasional, kontribusi ekspor IP pada periode Januari–Februari 2026 mendominasi hingga 83,61 persen dengan nilai penjualan mencapai Rp622,68 triliun.

Baca Juga :  Emas Masih Tertekan di Awal Pekan, Berisiko Lanjut Melemah Hari Ini

Hubungan ekonomi antara Indonesia dan Rusia sendiri memperlihatkan perkembangan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai total perdagangan bilateral kedua negara tumbuh sebesar 5,4 persen hingga mencapai USD 4,8 miliar pada tahun 2025.

Nilai ekspor produk Indonesia ke Rusia pun melonjak tajam sebesar 7,5 persen dengan total nilai sekitar USD 1,8 miliar pada tahun 2025. Indonesia secara rutin mengekspor komoditas unggulan seperti karet, kopi, coklat, teh, alas kaki, komponen elektronik, serta produk kimia.

Sebaliknya, Indonesia mengimpor komoditas penting dari Rusia seperti pupuk, besi, baja, sereal, kimia organik, hingga pesawat terbang. Lebih lanjut, pelaksanaan forum bisnis ini mengangkat tiga topik kunci, antara lain Joint industrial projects, Investment opportunities for industrial companies in Russia and Indonesia, dan Tools and mechanisms to support exporters. “Saya yakin forum hari ini akan membawa kedua negara, khususnya sektor industri dapat berkolaborasi secara konkret melalui inisiasi proyek-proyek kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan” tambah Menperin.

Baca Juga :  AnyMind Group memperkuat tim dengan penunjukan kepemimpinan untuk e-commerce dan keuangan baru

Guna memperkokoh jalinan kerja sama strategis ini, kedua negara sepakat menandatangani tujuh dokumen perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) baru di bidang industri. Dokumen tersebut meliputi kerja sama antara Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, serta lima dokumen kerjasama teknis dan komersial yang melibatkan pelaku usaha seperti Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PCM Kabel Indonesia, PT Athira Maritim Indonesia, Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI) bersama United Industrial Corporation AK Bars dan MoU antara PT Minang Jordanindo dengan CHETRA LLC, serta nota kesepahaman antara Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia dengan the Association of Clusters dan Technology Parks, and SEZs of the Russian Federation (ACTPRF).

Kerja sama baru ini melengkapi dua MoU terdahulu yang sudah berjalan sejak Desember 2025 di bidang galangan kapal dan studi krisotil asbestos. Peran Indonesia sebagai Partner Country diharapkan dapat menjadi landasan kuat untuk membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan, baik bagi Indonesia dan Rusia maupun pada skala global, ditengah tantangan geoekonomi dan geopolitik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia
Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan
Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis
Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?
1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam
Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM
PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01