Industri Kecantikan Lokal Makin Mendunia: Banyak Brand Indonesia Kini Disangka Brand Internasional - Koran Mandalika

Industri Kecantikan Lokal Makin Mendunia: Banyak Brand Indonesia Kini Disangka Brand Internasional

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 09:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Juli 2025 – Industri kecantikan Indonesia sedang berada di puncak emasnya. Dalam beberapa tahun terakhir, kita menyaksikan bagaimana brand-brand lokal melesat dengan inovasi, kualitas, dan strategi branding yang begitu kuat hingga sering disangka berasal dari luar negeri. Dari kemasan yang premium, storytelling yang berkelas global, hingga campaign yang relevan dengan generasi muda—semua menjadi bukti bahwa brand kecantikan lokal tak lagi bisa dipandang sebelah mata.

Fakta menariknya, semakin banyak konsumen—bahkan di dalam negeri—yang baru menyadari bahwa brand-brand ini ternyata 100% buatan Indonesia. Hal ini menandai fase baru dalam pertumbuhan industri kecantikan lokal: bukan hanya mengikuti tren global, tapi menjadi pemain yang ikut menciptakan tren.

Berikut lima brand lokal yang sering dikira brand internasional karena kualitas dan citra global mereka:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

5 Brand Lokal yang Sering Dikira Brand Luar Negeri

Baca Juga :  Bukan Kripto atau Saham, Ini Sektor Bisnis Digital 'Receh' yang Tahan Resesi Ekonomi

1. OASEA Labs

Clean, botanical, dan science-forward. OASEA memiliki visual branding dan komunikasi produk yang mirip dengan brand clean beauty dari Eropa. Nama dan packaging-nya bahkan membuat banyak orang mengira ini brand dari UK atau Jerman.

nsisten membuat banyak orang menyangka brand ini berasal dari Korea atau Jepang.

2. ESQA Cosmetics

Dikenal lewat nuansa rose gold dan formulasi vegan, ESQA menghadirkan kesan mewah ala brand Amerika atau Eropa. Branding-nya clean dan sophisticated, membuat produk seperti cushion dan blush-nya terlihat seperti keluaran Sephora global.

3. Secondate Beauty

Dengan pendekatan minimalis dan warm-toned ala brand Jepang atau Skandinavia, Secondate tampil dewasa, soft, dan estetik. Campaign-nya yang penuh makna tentang self-love dan real beauty membuatnya terasa sangat global-minded.

4. Jacquelle Beaute

Dengan estetika playful, youthful, dan kolaborasi resmi bersama Disney, Jacquelle berhasil memosisikan dirinya sejajar dengan brand global. Desain kemasan, pemilihan warna, dan storytelling yang konsisten membuat banyak orang menyangka brand ini berasal dari Korea atau Jepang.

Baca Juga :  Jacquelle Jadi Pilihan Utama Perempuan Gen Z Urban yang Aktif Bekerja

5. Rollover Reaction

Salah satu pelopor estetika indie beauty di Indonesia. Dengan vibe retro-modern dan nama berbahasa Inggris yang unik, Rollover Reaction sering dikira brand Australia atau Eropa oleh pengguna baru.

🚀 Menuju Standar Global, Berangkat dari Tanah Sendiri

Perkembangan ini membuktikan bahwa brand kecantikan lokal kini tidak hanya mampu bersaing di pasar domestik, tapi juga siap go international. Dengan kualitas produk yang tidak kalah dari brand luar, kepekaan terhadap tren Gen Z, serta kemampuan membangun emotional connection dengan konsumen, industri kecantikan Indonesia semakin percaya diri menembus pasar global.

Hari ini, membeli brand lokal bukan lagi pilihan kedua—melainkan bentuk kebanggaan. Karena di balik kemasan cantik dan campaign memikat, ada kerja keras anak bangsa yang membawa nama Indonesia ke panggung dunia.

Berita Terkait

Blossom Symphony: Perayaan Imlek Penuh Harmoni di Hublife
PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:49

Bersiap Menghadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:49

Dukung Infrastruktur Pendidikan Tinggi, PTPP Rampungkan Gedung FISIP UPN Veteran Jawa Timur

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru