‎86 UMKM Kantongi NIE, BBPOM Mataram Pastikan Produk Obat dan Makanan Aman - Koran Mandalika

‎86 UMKM Kantongi NIE, BBPOM Mataram Pastikan Produk Obat dan Makanan Aman

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Balai Besar POM di Mataram, menyampaikan sebanyak 86 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE).

‎Dalam informasi tertulis BBPOM di Mataram, dikatakan hal ini sangat penting untuk memastikan produk obat dan makanan terjamin keamanannya untuk masyarakat.

‎”Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan ketersediaan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat, sejalan dengan amanah Pancasila, UUD 1945, serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tulisnya, Rabu (4/3).

‎Selain itu, dengan dimilikinya NIE ini memperkuat pengawasan serta daya saing produk lokal.

‎Kepala Badan POM RI Taruna Ikrar saat peresmian kegiatan “Coaching and Development Center UMKM Kosmetik Kosmesia di Surabaya, pada 18 Januari 2026 lalu juga mengatakan pembinaan yang terstruktur melalui pelatihan, asistensi, dan edukasi menjadi prasyarat agar pelaku usaha mampu naik kelas dan memenuhi standar regulasi.

‎Sepanjang periode tahun 2025, Balai Besar POM di Mataram telah memberikan pendampingan kepada 39 UMKM. Hasilnya, sebanyak 202 Nomor Izin Edar (NIE) berhasil diterbitkan, yang terdiri atas 4 NIE obat bahan alam dari 2 UMKM, 78 NIE pangan olahan dari 29 UMKM, serta 120 NIE kosmetik dari 8 UMKM.

‎Berdasarkan wilayah kabupaten/kota, penerbitan NIE tersebut tersebar di:

‎- Kota Mataram sebanyak 40 NIE,
‎- Kabupaten Lombok Barat 106 NIE,
‎- Kabupaten Lombok Tengah 19 NIE,
‎- Kabupaten Lombok Timur 22 NIE, dan
‎- Kabupaten Lombok Utara 15 NIE.

‎Adapun jenis produk pangan olahan yang telah memperoleh NIE meliputi gula semut, VCO, minuman botanikal, dan produk lainnya. Sementara untuk obat bahan alam mencakup cairan obat luar dan kapsul. Pada kategori kosmetik, produk yang telah mengantongi izin edar antara lain pomade, sabun cair, parfum, dan berbagai produk perawatan lainnya.

‎Secara kumulatif pada periode 2024–2025, Balai Besar POM di Mataram telah mendampingi 86 UMKM dengan total 440 NIE yang diterbitkan. Rinciannya meliputi:

‎- 6 NIE untuk 3 UMKM obat bahan alam,
‎- 164 NIE untuk 56 UMKM pangan olahan, serta
‎- 270 NIE untuk 12 UMKM kosmetik.

‎Capaian ini diharapkan menjadi fondasi penguatan pengawasan terpadu bersama para pemangku kepentingan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

Baca Juga :  Lombok Sumbawa Motocross Sukses, UMKM Ketiban Durian Runtuh

Berita Terkait

Kabar Baik: RSUD NTB Segera Bereskan Sisa Kewajiban ke Pihak Ketiga
Persiapan Matang, Ribuan Jemaah Haji NTB Mulai Masuk Asrama 21 April
Puluhan Atlet NTB Adu Gengsi di Kejurprov ORADO 2026
Soroti Kasus NTB Care, PMII Bali-Nusra Tekankan Etika Digital dan Dialog
Pemprov NTB: Laporan Gubernur ke Polda Murni Urusan Pribadi, Bukan Anti Kritik
Ruang Bersama Indonesia, Gerakan Kolaborasi KemenPPPA dan Pemprov NTB
Sinergi Berlanjut, Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi SP2D Online di Lombok Tengah
Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:00

BRI Finance Dorong Kemandirian Finansial Perempuan di Momentum Hari Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 21:00

BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi

Selasa, 21 April 2026 - 20:00

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan

Selasa, 21 April 2026 - 20:00

Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

Selasa, 21 April 2026 - 18:00

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca

Selasa, 21 April 2026 - 18:00

KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Selasa, 21 April 2026 - 17:00

Sinyal Bahaya untuk Nvidia? Google Siapkan Gebrakan Besar di AI

Selasa, 21 April 2026 - 17:00

Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Global, KLTC Lakukan MoU Dengan Enigma Business School (EBS)

Berita Terbaru