Insentif Pajak Kendaraan Listrik Dorong Minat Masyarakat, BRI Finance Optimistis Pembiayaan EV Terus Bertumbuh - Koran Mandalika

Insentif Pajak Kendaraan Listrik Dorong Minat Masyarakat, BRI Finance Optimistis Pembiayaan EV Terus Bertumbuh

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 5 Juni 2026 – Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren yang positif seiring meningkatnya dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah. Berbagai kebijakan yang memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan industri pendukung, termasuk sektor pembiayaan.

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menyambut baik kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberikan pembebasan pajak kendaraan listrik. Kebijakan tersebut dinilai dapat meningkatkan daya tarik kendaraan listrik bagi masyarakat sekaligus memperkuat momentum pertumbuhan pembiayaan berbasis keberlanjutan (green financing).

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Pembebasan pajak kendaraan listrik memberikan manfaat yang cukup signifikan bagi masyarakat. Kebijakan ini dapat meningkatkan daya tarik kendaraan listrik karena biaya kepemilikannya menjadi lebih efisien. Di sisi lain, hal ini juga membuka peluang bagi industri pembiayaan untuk terus memperluas portofolio pembiayaan yang mendukung prinsip keberlanjutan.”

Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia saat ini didukung oleh kombinasi berbagai faktor, mulai dari regulasi yang semakin kondusif, ketersediaan pilihan produk yang semakin beragam, hingga meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

“Transformasi menuju kendaraan listrik memang membutuhkan waktu. Namun, kami melihat arah perkembangannya semakin jelas dan mendapatkan dukungan yang kuat dari berbagai kebijakan pemerintah. Seiring dengan semakin matangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, peluang pertumbuhannya juga akan semakin besar,” ujar Dhani.

Sebagai bagian dari upaya menangkap peluang tersebut, BRI Finance terus memperkuat strategi bisnis melalui perluasan kerja sama dengan dealer dan pelaku industri otomotif, serta optimalisasi kanal pemasaran untuk menjangkau lebih banyak calon konsumen kendaraan listrik. Perseroan juga tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan dengan memperhatikan perkembangan pasar dan profil kebutuhan konsumen agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja

Hingga Maret 2026, pembiayaan kendaraan listrik Perseroan tercatat meningkat sekitar 13,74 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara industri, tren pembiayaan kendaraan listrik juga terus menguat. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance mencapai Rp22,5 triliun per Maret 2026, tumbuh 35,27% secara tahunan (year-on-year), yang mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis energi bersih di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ambulans NHM Bantu Layani 130 Layanan Kemanusiaan untuk Warga
Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Praktis Terima Pembayaran Digital
Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar Anak
BP Tapera Bersama Kementerian PKP Akan Gelar Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi dan KUR Perumahan Sebesar Rp880 Miliar “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera”
BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN
Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank
RevComm Raih Pendanaan 20,6 Juta Dolar AS pada First Close Seri B, Total Pendanaan Capai 52,8 Juta Dolar AS
Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:02

Ambulans NHM Bantu Layani 130 Layanan Kemanusiaan untuk Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:02

Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Praktis Terima Pembayaran Digital

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:02

Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:02

BP Tapera Bersama Kementerian PKP Akan Gelar Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi dan KUR Perumahan Sebesar Rp880 Miliar “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera”

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:02

BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

RevComm Raih Pendanaan 20,6 Juta Dolar AS pada First Close Seri B, Total Pendanaan Capai 52,8 Juta Dolar AS

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

Berita Terbaru