Koran Mandalika, Mataram- Dinas Perhubungan (Dishub) Nusa Tenggara Barat (NTB), telah mematangkan persiapan untuk memastikan kelancaran arus balik mudik lebaran.
Persiapan arus balik di Provinsi NTB difokuskan pada seluruh simpul transportasi utama, terutama Pelabuhan Kayangan, Pelabuhan Poto Tano, Pelabuhan Lembar, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, serta terminal-terminal antar kabupaten/kota.
Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub NTB, Khaerus Sobri, menyampaikan beberapa langkah persiapan, seperti penambahan armada kapal penyeberangan lintas Kayangan–Poto Tano, kesiapan posko terpadu 24 jam, pemeriksaan kelayakan armada darat, laut, dan udara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi intensif antara pemerintah daerah, kepolisian, ASDP, dan operator transportasi, serta penguatan personel pengamanan dan petugas lapangan.
“Untuk lintasan Kayangan–Poto Tano, tahun ini disiapkan sekitar 10 armada kapal aktif untuk menjaga kelancaran arus balik,” kata Sobri, Rabu (25/3).
Untuk meminimalisir kemacetan arus balik, Sobri menjelaskan pihaknya telah menyiapkan beberapa skema, meliputi sistem antrean digital atau tiket online melalui Ferizy dan buffer zone kendaraan sebelum masuk pelabuhan.
“Kemudian akan dilakukan rekayasa lalu lintas menuju pelabuhan, pengaturan jam keberangkatan bertahap, prioritas kendaraan penumpang dibanding kendaraan logistik saat puncak kepadatan,” ucap Sobri.
Selanjutnya, pada jalur darat, tambah Sobri, pengamanan difokuskan pada koridor Mataram-Lombok Timur dan Lombok Tengah-BIZAM.
“Akses menuju kawasan wisata utama jika volume meningkat tajam, akan diterapkan pola buka-tutup arus kendaraan di sekitar pelabuhan dan simpul padat,” imbuhnya. (dik)






