Jelang Nataru 2025/2026, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Sumatera Utara - Koran Mandalika

Jelang Nataru 2025/2026, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Sumatera Utara

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur konektivitas di Provinsi Sumatera Utara guna mendukung kelancaran arus lalu lintas pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Di Sumatera Utara, seluruh upaya Kementerian PU difokuskan pada percepatan pemulihan akses jalan dan jembatan pascabencana banjir dan tanah longsor. Berbagai perbaikan dilakukan demi menjamin mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar, khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak bencana.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas merupakan prioritas utama pascabencana di wilayah Sumatera. “Kementerian PU terus berupaya keras agar akses infrastruktur kembali fungsional secepat mungkin, mengingat peran vital jalan dan jembatan sebagai urat nadi pergerakan masyarakat serta distribusi logistik,” kata Menteri Dody.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi Nataru 2025/2026 di Sumatera Utara, Kementerian PU telah memobilisasi berbagai sumber daya. Sebanyak 85 petugas telah diterjunkan untuk berjaga di posko-posko Nataru Kementerian PU. Kesiapan personel ini didukung oleh 96 unit alat berat yang terdiri dari excavatorloaderbulldozerbackhoe loaderdump truck, hingga mini excavator. Selain itu, 6 unit alat pendukung serta 1.957 unit bahan penanganan darurat, seperti agregat dan geobag, juga telah disiagakan untuk mengantisipasi kondisi mendesak di lapangan.

Di sektor jalan tol, Kementerian PU memastikan seluruh ruas tol di Sumatera Utara telah kembali beroperasi normal. Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, yang sebelumnya menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow sejak 4 Desember, ditargetkan beroperasi normal sepenuhnya mulai 16 Desember 2025.

Kondisi prima juga dipastikan pada ruas tol utama lainnya, seperti Tol Medan–Binjai, Medan–Pangkalan Brandan, Medan–Sinaksak, dan Tebing Tinggi–Kisaran. Semua ruas tol ini dipastikan siap mendukung pergerakan masyarakat selama periode libur Nataru.

Sementara itu, penanganan intensif terus dilakukan pada infrastruktur jalan nasional dan jembatan yang terdampak bencana di Sumatera Utara. Tercatat terdapat 194 titik longsoran tebing, 27 titik jalan putus, 57 titik jalan amblas, 4 titik oprit jembatan putus, serta 28 titik genangan banjir.

Seiring perbaikan yang dilakukan, hingga 15 Desember 2025, progres perbaikan menunjukkan capaian signifikan. Dari total kerusakan yang terdata, Kementerian PU telah menangani 190 titik dari 194 titik longsoran tebing. Kementerian PU juga telah melakukan perbaikan pada 12 titik jalan putus dan 55 titik jalan amblas. Selain itu, akses pada empat titik oprit jembatan yang sempat putus telah tersambung kembali, dan 28 titik genangan banjir dipastikan sudah surut.

Upaya teknis di lapangan dilakukan secara bertahap namun cepat, mulai dari pembersihan material longsor, pemasangan Jembatan Bailey, perbaikan jalan amblas menggunakan agregat dan aspal, pemasangan bronjong, hingga pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT). Beberapa titik perbaikan utama bahkan ditargetkan tuntas secepatnya.

Adapun tiga koridor utama yang masih dalam penanganan intensif akibat amblasnya badan jalan adalah ruas Tarutung–Sibolga, Sibolga–Batangtoru, dan Batangtoru–Singkuang. Sementara itu, untuk Koridor Tarutung–Sipirok sepanjang 68 km, akses telah kembali terhubung meskipun masih dilakukan penyempurnaan jalan sementara (detour) di empat lokasi demi keselamatan pengguna.

Guna mendukung konektivitas menuju Kota Sibolga selama masa perbaikan ini, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan sejumlah jalur alternatif. Pengguna jalan dapat melalui Jalan Nasional rute Sidikalang–Subulussalam–Barus–Sibolga. Bagi kendaraan kecil, tersedia opsi melalui Jalan Provinsi rute Doloksanggul–Pakkat–Barus–Sibolga atau Jalan Kabupaten rute Batangtoru–Sibabangun–Pinangsori–Sibolga.

Baca Juga :  Pemantauan Lalu Lintas Berbasis Drone dalam Ekosistem ETLE

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Hardy Pangihutan Siahaan, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur selama Nataru tetap terjaga. Hardy memastikan bahwa meskipun ada jalur jalan yang berada di lokasi bencana, kendaraan tetap dapat berjalan melalui jalur alternatif yang disiapkan.

“Untuk Nataru, khususnya di lokasi bencana, transportasi tetap dapat dilakukan melalui jalan alternatif. Di Sumatera Utara tidak ada kota atau kabupaten yang terisolasi, seluruh wilayah masih bisa diakses karena tersedia jalur alternatif,” ujar Hardy.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus memastikan konektivitas wilayah di Sumatera Utara tetap andal, sehingga masyarakat dapat menjalani libur Natal dan Tahun Baru dengan nyaman, serta aktivitas logistik dan perekonomian daerah tetap berjalan lancar.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press relase ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

BRI Finance Bidik Konsumen EV di GIIAS 2026, Tawarkan Bunga Mulai 3,33%
Transformasi Digital Retail dan Manufaktur Semakin Cepat Berkat ERP Terintegrasi
Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua
BRI Life dan Bali International Hospital Jalin Kerja Sama Strategis Guna Perkuat Layanan dan Mendorong Pertumbuhan Bisnis
Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia
Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026
Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

Sekarang ke Bandara Internasional Soekarno – Hatta Bisa dari Grand Metropolitan Bekasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

VIETNAM WEDDING WEEK 2026 MEMBUKA “THE LOVE CITY”, MENYATUKAN FASHION PENGANTIN, SENIMAN, DAN EKOSISTEM PERNIKAHAN DI KOTA HO CHI MINH

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Terkoreksi, Dupoin Futures Soroti Target 4.310–4.239

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

Perkuat Kedaulatan Mineral, MIND ID Dorong RI Bentuk ‘National Mineral Stockpile’

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

SUCOFINDO Perkuat Penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi Pertamina Hulu Rokan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

Berita Terbaru