Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berkomitmen mendukung percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di NTB.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di NTB sudah melampaui target awal, yakni 600 SPPG.
”NTB sudah melebihi dari target awal. Target awal 600, sekarang 600 lebih yang sudah terbangun dapurnya,” kata Iqbal usai menghadiri rapat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Ruang Rapat Bank NTB Syariah, Rabu (4/2).
Sekarang, lanjut Iqbal, tinggal memastikan praktek dan standar pelayanan terpenuhi.
”Fasenya sekarang fase konsolidasi aja. Artinya, memastikan bahwa praktek-praktek dan standar yang diterapkan itu semua terpenuhi,” lanjutnya.
Selain itu, penyaluran MBG juga menjadi fokus Pemerintah Provinsi NTB, agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
”Mungkin data kita tidak valid. Menurut data yang kita miliki sudah terjangkau, ternyata masih ada yang belum terjangkau,” ucap Iqbal.
Iqbal mengungkapkan berdasarkan pantauannya di lapangan, masih terdapat warga yang belum merasakan manfaat MBG.
”Saya sendiri dibeberapa pelosok daerah yang saya datangi masih ketemu ada beberapa orang yang juga belum menerima manfaat dari MBG ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan tujuan Program MBG ini, antara lain menyelesaikan masalah kekurangan gizi dan menggerakkan ekonomi lokal.
”Bayangkan Rp 5,7 triliun yang akan beredar dalam setahun melalui satu program,” jelasnya. (dik)












