Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa - Koran Mandalika

Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Kelapa Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, dilaporkan oleh salah seorang warga atas nama Ahmad Halim terkait dugaan penyimpangan dana anggran desa sejak 2019 hingga 2025.

Ahmad Halim selaku pelapor mengatakan dari Rp 1,6 miliar anggaran desa sebanyak 1,5 yang tidak tepat sasaran.

“Oleh karena itu saya minta yang ahlinya untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk ditetapkan sebagai tersangka,” Senin (5/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan berdasarkan hasil laporan LPJ, di tahun 2026 Desa Kabul tercatat sebagai desa miskin ekstrem.

“Dari tahun 2019 sampai 2020, 2021 desa kami belum berkembang katanya. Terus dari 2021 sampai 2023 desa kami masuk desa berkembang. 2023 sampai 2025 desa kami masuk desa maju. Tapi sayangnya kemarin 2026 bahwa Desa Kabul masuk kategori desa yang termiskin, ekstrem lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Menurutnya, aksi pelaporan ini untuk mewakili kekecewaan masyarakat dengan kinerja kepala desa dan tidak ada kaitannya dengan polemik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Kabul.

“Menurut saya endak. Ini merupakan bagian dari tugas kami untuk menyampaikan aspirasi, keinginan, harapan, dan tuntutan dari masyarakat,” ucapnya.

Dia merincikan, kebanyakan anggaran yang diduga diselewengkan diperuntukan untuk infrastruktur dan kesehatan.

Baca Juga :  Siap Geber Vespa Bhayangkara Riding Day, Sintya Marisca: Ini Polres Paling Culture

“Yang kami lihat itu lebih banyak dari infrastruktur, sama dari kesehatan karena ada pemberian gizi-gizinya itu, termasuk anggaran covid banyak sekali itu dialokasikan,” bebernya.

Menurut Halim, kinerja Kepala Desa Kabul selama ini sangat memalukan. Pasalnya, lanjut dia, dengan anggaran yang dikeluarkan pusat sampai dengan saat ini belum mampu dikelola dengan baik.

“Dari laporan pemerintah desa ke pusat itu sangat melalukan. Kenapa saya katakan demikina, uang sebanyak itu tapi jalan aja belum bisa mulus,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Poresta Lombok Tengah saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan apapun terkait laporan tersebut. (dik)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika: Perputaran Rp5,2 Triliun dan Kisah 20 Srikandi NTB Jaga Lintasan MotoGP 2026
Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik
Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Praya Resmikan Instalasi Jantung Perdana
Pembangunan 6 Rumah Ibadah di KEK Mandalika Tanpa APBD, FKUB Loteng Buka-Bukaan!
Gebrakan Wabup Nursiah di Rakornas TPAKD 2026: Pasang Badan Buka Akses Modal untuk UMKM dan Petani Loteng!
Suhu Panas dan Debu Mengancam Kesehatan, Ini Imbauan Dinkes Loteng
Operasi 2 Hari di Loteng, Satpol PP dan Bea Cukai Garuk 26 Ribu Rokok Ilegal
SPAM Cerorong-Danau Biru Dikebut, 15 Ribu Pelanggan Baru Jadi Target

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:08

Kasus Eks Pimpinan Poneps Abul Barokat Memasuki Babak Baru, AIS Resmi Ditahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50

Dua Alat Bukti Cukup, Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Jadi Tersangka

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28

Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:12

Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:42

Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:01

Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:53

Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Berita Terbaru