KAI Andalkan Teknologi Automatic Train Wash Plant (ATWP) untuk Jaga Kebersihan dan Dukung Operasional LRT Jabodebek yang Ramah Lingkungan - Koran Mandalika

KAI Andalkan Teknologi Automatic Train Wash Plant (ATWP) untuk Jaga Kebersihan dan Dukung Operasional LRT Jabodebek yang Ramah Lingkungan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak hanya mengutamakan keamanan dan ketepatan operasional, KAI juga berkomitmen menjaga kebersihan dan kenyamanan penumpang melalui tampilan kereta yang selalu bersih dan terawat. Untuk itu, sejak mulai beroperasi, KAI mengandalkan Automatic Train Wash Plant (ATWP) — sistem pencucian kereta otomatis berteknologi tinggi yang cepat, efisien, dan ramah lingkungan pada LRT Jabodebek.

Fasilitas ATWP beroperasi di Depo LRT Jabodebek pada jalur khusus yang dirancang agar setiap rangkaian kereta dapat dicuci secara otomatis dengan akurasi tinggi. Sistem ini dilengkapi sensor kecepatan yang akan memulai proses pencucian secara otomatis ketika kereta melaju dengan kecepatan di bawah 5 km/jam.

“KAI tidak hanya menerapkan teknologi otomatis dalam operasional perjalanan LRT Jabodebek, tetapi juga dalam proses perawatan sarana. Melalui sistem ATWP, kebersihan setiap rangkaian dapat dijaga secara konsisten, cepat, dan higienis,” ujar Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi.

ATWP dirancang untuk meningkatkan efisiensi waktu pencucian, dengan total durasi hanya 2–3 menit per rangkaian. Sistem ini terdiri dari beberapa tahap: penyemprotan awal, penggunaan detergen, pencucian utama, dan pembilasan akhir. Seluruh proses terintegrasi dengan Human Machine Interface (HMI) yang memungkinkan pemantauan kondisi alat dan riwayat pencucian secara real-time.

Tak hanya efisien, fasilitas ATWP juga mendukung prinsip keberlanjutan melalui Water Treatment System, yaitu sistem pengolahan air bekas pencucian agar dapat digunakan kembali. Air yang sudah digunakan akan disaring untuk memisahkan kotoran seperti tanah, pasir, oli, dan gemuk sebelum diolah kembali untuk proses berikutnya. Dengan cara ini, KAI berhasil mengurangi konsumsi air baru secara signifikan tanpa mengorbankan kualitas pencucian.

“Selain teknologi otomatis, kami memastikan bahwa air yang digunakan pada tahap akhir adalah Demineralizing Water, yaitu air murni bebas mineral dan bahan kimia yang aman bagi lingkungan dan tidak menimbulkan kerak pada bodi kereta,” jelas Purnomosidi.

Baca Juga :  VRITIMES dan Intip24news.com Resmi Menjalin Kerjasama untuk Perluas Jangkauan Distribusi Informasi

Demi menjamin keselamatan kerja, area ATWP juga dilengkapi sistem pengamanan dengan tombol darurat (emergency stop) di dalam dan luar area pencucian, serta sensor keamanan untuk memastikan tidak ada personel berada di sekitar jalur saat proses berlangsung.

“Melalui penerapan teknologi ini, kami memastikan kebersihan dan kesiapan sarana LRT Jabodebek selalu terjaga, sehingga penumpang dapat menikmati pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan setiap hari. Inovasi ini juga menjadi bagian dari komitmen kami terhadap operasional hijau dan efisien,” tutup Purnomosidi.

Dengan pemanfaatan sistem ATWP, KAI terus memperkuat perannya sebagai moda transportasi publik modern yang tidak hanya andal dan efisien, tetapi juga ramah lingkungan dan berorientasi pada pelayanan prima.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026
Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali
55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas
Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru