KAI Daop 1 Jakarta Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layang-layang di Area Jalur Kereta - Koran Mandalika

KAI Daop 1 Jakarta Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layang-layang di Area Jalur Kereta

Senin, 27 Oktober 2025 - 07:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jalur maupun lintasan kereta api, khususnya di lintas pelayanan KRL (Kereta Rel Listrik). Aktivitas tersebut sangat berbahaya karena berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta dan membahayakan keselamatan jiwa.

Hari ini, Rabu (22/10), sekitar pukul 09.15 WIB, petugas Stasiun Kebayoran melaporkan adanya layang-layang tersangkut di pantograph atau alat penyambung listrik bagian atas pada KA 1660A relasi Tanah Abang – Tigaraksa. Kejadian terjadi di emplasemen Stasiun Kebayoran, di mana petugas PPKA (Pengatur Perjalanan Kereta Api) melihat benang layang-layang menempel di pantograph kereta keempat dari depan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas stasiun Kebayoran bersama tim PUKRL Serpong langsung melakukan upaya evakuasi terhadap benda asing tersebut agar tidak mengganggu kelistrikan maupun perjalanan KRL. Proses penanganan sementara dilakukan di lokasi, dan selanjutnya akan dilanjutkan oleh petugas teknis di Stasiun Serpong.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menyampaikan bahwa kejadian seperti ini bukan yang pertama kali terjadi dan dapat menimbulkan risiko besar.

“Benang layang-layang yang mengenai Listrik Aliran Atas (LAA) dapat menyebabkan korsleting, gangguan arus listrik, hingga berpotensi merusak sistem kelistrikan kereta. Selain itu, aktivitas bermain layangan di sekitar jalur KA juga berisiko tinggi terhadap keselamatan masyarakat sendiri,” jelas Ixfan.

Baca Juga :  Maple Finance (SYRUP) Terus Meroket, Mengapa Token RWA Ini Jadi Incaran Investor?

KAI Daop 1 Jakarta mengingatkan bahwa jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) KRL bertegangan sangat tinggi, mencapai 1.500 Volt DC, sehingga sangat berbahaya jika tersentuh langsung atau terhubung dengan benda konduktor seperti benang logam atau basah.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak bermain layangan, melempar benda, atau melakukan aktivitas apa pun di sekitar jalur kereta. Keselamatan perjalanan KA dan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Ixfan.

KAI juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan KRL dengan melapor kepada petugas stasiun jika melihat aktivitas bermain layangan di sekitar jalur rel atau adanya benda yang tersangkut di jaringan listrik atas.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Gangguan Distribusi BBM di Bali Menyoroti Pentingnya Ketahanan Operasional Hotel
Perkuat Jangkauan Eksportir di Pasar Global, VRITIMES Berpartisipasi di Trade Expo Indonesia 2026
Karyawan Berau Coal Ikuti ITB Ultra Marathon, Dorong Gaya Hidup Sehat
Dari BINUS @Bekasi ke Australia, Fidel Temukan Kemandirian Lewat Study Abroad
Transformasi Digital Bisnis Entertainment: Pemilik F&B Mulai Lirik Konsep Hybrid Karaoke dan Resto
Media Info Grup Indonesia menyatakan Kesiapan Melayani Kebutuhan Media Intelligence di Pasar Indonesia Melalui Acara Grand Launch
Thai-Swiss ERP Catat Rekor Lebih dari 400.000 Transaksi di Jaringan Hedera, Targetkan Asia Tenggara Jadi Pusat Inovasi Industri Global
Kartu Pokemon dan Kripto Punya Kesamaan? COO FLOQ Ungkap Faktanya di ICP 2026

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:02

Gangguan Distribusi BBM di Bali Menyoroti Pentingnya Ketahanan Operasional Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:02

Perkuat Jangkauan Eksportir di Pasar Global, VRITIMES Berpartisipasi di Trade Expo Indonesia 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:02

Karyawan Berau Coal Ikuti ITB Ultra Marathon, Dorong Gaya Hidup Sehat

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:02

Dari BINUS @Bekasi ke Australia, Fidel Temukan Kemandirian Lewat Study Abroad

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:02

Media Info Grup Indonesia menyatakan Kesiapan Melayani Kebutuhan Media Intelligence di Pasar Indonesia Melalui Acara Grand Launch

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:02

Thai-Swiss ERP Catat Rekor Lebih dari 400.000 Transaksi di Jaringan Hedera, Targetkan Asia Tenggara Jadi Pusat Inovasi Industri Global

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:02

Kartu Pokemon dan Kripto Punya Kesamaan? COO FLOQ Ungkap Faktanya di ICP 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:02

Barantum Hadirkan Webinar untuk Bahas Strategi Bisnis Pasca 1 Oktober

Berita Terbaru