KAI Logistik Sukses Dukung Perawatan Jalur KA Melalui Pengiriman Multi Tie Tamper ke Kuala Tanjung - Koran Mandalika

KAI Logistik Sukses Dukung Perawatan Jalur KA Melalui Pengiriman Multi Tie Tamper ke Kuala Tanjung

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Logistik kembali menunjukkan kapabilitasnya dalam menangani pengiriman logistik berdimensi dan berbobot khusus melalui keberhasilan pengiriman 1 (satu) unit Multi Tie Tamper (MTT) milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) dari Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan menuju Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Pengiriman ini dilakukan melalui layanan KALOG Pro, khususnya pada segmen Project Logistic, yang dirancang untuk menangani kebutuhan logistik proyek secara terintegrasi dan end-to-end.

Manajer Wilayah Barat KAI Logistik, Yudy Armand Arief, menyampaikan bahwa pengiriman MTT merupakan bagian penting dalam mendukung kegiatan perawatan dan peningkatan kualitas jalur kereta api nasional. “Multi Tie Tamper merupakan alat berat strategis yang berfungsi untuk memadatkan batu ballast, mengatur posisi rel, serta meningkatkan stabilitas dan kualitas jalur kereta api. Keberhasilan pengiriman ini menunjukkan kesiapan KAI Logistik dalam mendukung kelancaran operasional transportasi perkeretaapian,” ujar Yudy.

Proses pengiriman dimulai dari Stasiun Arjawinangun pada 1 Desember 2025 dan tiba di Kuala Tanjung pada 15 Desember 2025, dengan bobot angkutan mencapai ±35 ton. Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik menghadapi tantangan teknis berupa kondisi cuaca musim hujan serta rute pengiriman yang melibatkan penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni.

“Pengiriman alat berat seperti MTT memiliki kompleksitas tersendiri, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Namun, melalui perencanaan yang matang, koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait, serta penerapan standar keselamatan yang ketat, pengiriman dapat berjalan lancar dan aman,” tambah Yudy.

Untuk mendukung kelancaran pengangkutan, KAI Logistik mengerahkan kendaraan lowbed long chassis serta mobile crane berkapasitas 50–80 ton dalam proses muat dan bongkar, yang seluruh rangkaian pengirimannya telah dilengkapi dengan Marine Cargo Insurance (Asuransi Pengangkutan Barang) guna memberikan perlindungan optimal terhadap berbagai risiko selama perjalanan. Pengiriman MTT ini turut melibatkan sinergi lintas unit, mulai dari Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan sebagai titik asal hingga Depo Mekanik Tebing Tinggi sebagai penerima akhir, dengan dukungan penuh dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) serta mitra strategis KAI Logistik lainnya.

“Sejak tahun 2022, KAI Logistik secara konsisten dipercaya untuk menangani pengiriman MTT dan berbagai sarana perawatan jalur kereta api lainnya. Kepercayaan ini tidak hanya menjadi bukti kapabilitas KAI Logistik, tetapi juga membuka peluang berkelanjutan bagi pengiriman proyek heavy cargo serupa di masa mendatang. Melalui layanan KALOG Pro, khususnya segmen Project Logistic, kami terus memperkuat peran sebagai mitra strategis logistik proyek yang andal, aman, dan terintegrasi dalam mendukung transformasi serta keberlanjutan,” tutup Yudy.

Baca Juga :  Dermaga Apung, Solusi Cerdas untuk Akses Air Lebih Praktis dan Modern
Tentang KAI Logistik
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis hingga layanan door to door service untuk memberikan pelayanan yang excellent bagi Pelanggan. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Mengusung tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi yaitu KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026
Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:02

Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:59