KAI Pastikan Kesiapan Petugas LRT Jabodebek Menjelang Masa Nataru 2025/2026 - Koran Mandalika

KAI Pastikan Kesiapan Petugas LRT Jabodebek Menjelang Masa Nataru 2025/2026

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pelatihan bagi 600 petugas LRT Jabodebek untuk memastikan kesiapan fisik, kesehatan, dan kompetensi petugas dalam melayani pengguna selama masa Nataru 2025/2026.

Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 (Nataru 2025/2026), KAI melaksanakan rangkaian pemeriksaan kesehatan dan pelatihan bagi petugas LRT Jabodebek. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik, kondisi kesehatan, serta kompetensi seluruh petugas yang akan bertugas melayani masyarakat.

Sebanyak 600 petugas dari berbagai unit mulai dari operasi, sarana, prasarana, hingga unit pendukung mengikuti uji kebugaran menggunakan metode Harvard Step Test serta pemeriksaan NAPZA. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh petugas berada dalam kondisi prima selama memberikan pelayanan.

Selain pemeriksaan kesehatan, KAI juga menyelenggarakan pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bagi Train Attendant, Pengawas Stasiun, petugas Operation Control Centre (OCC), dan unit layanan lainnya. Pelatihan ini memperkuat pemahaman petugas mengenai langkah awal penanganan keadaan darurat, termasuk penggunaan alat keselamatan dan prosedur pertolongan pertama secara tepat.

Manager Public Relation LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa kesiapan personel merupakan unsur penting dalam penyelenggaraan layanan selama masa Nataru.

Baca Juga :  Jangan Khawatir, Bandara Lombok Siap Hadapi Peningkatan Penumpang

“Pemeriksaan dan pelatihan ini kami siapkan agar seluruh petugas berada pada kondisi terbaik saat menjalankan tugas. Dengan kesiapan fisik dan kompetensi yang terjaga, kami berharap masyarakat dapat merasakan perjalanan yang aman dan nyaman selama masa Nataru,” ujar Mahendro.

KAI akan terus memperkuat standar keselamatan dan pelayanan melalui peningkatan kompetensi, pemeriksaan kesehatan berkala, serta pengawasan integritas petugas. Seluruh upaya ini ditujukan untuk memastikan layanan LRT Jabodebek tetap andal dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat selama periode Nataru 2025/2026.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Volume Penumpang Stabil di Awal Puasa, KAI Daop 9 Jember Fokus Jaga Kenyamanan Pelanggan
Tokocrypto Tebar THR Rp250 Juta di Ramadan 2026, Ajak Masyarakat Bijak Investasi Kripto
Memasuki Ramadhan 2026, KAI Logistik Catat Peningkatan 16% Pengiriman Retail
MiiTel RecPod Kini Dilengkapi Copilot, Temukan Insight Instan dari Rekaman Meeting di Smartphone
KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum
Sinergi PAM JAYA PALJAYA Revitalisasi MCK Komunal di Manggarai, Wujudkan Lingkungan Lebih Sehat untuk Warga
PTPP Sinergikan K3, ESG, dan Transportasi Hijau melalui Penanaman Pohon
Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru