Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik - Koran Mandalika

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Kedutaan Besar India di Jakarta melalui Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC) memperluas kerjasama pendidikan dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui kunjungan resmi yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) di Semarang, Jawa Tengah, dengan menawarkan program pelatihan dosen, beasiswa, dan pertukaran akademik lintas institusi guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di berbagai bidang strategis.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi diplomasi pendidikan India di Indonesia, yang kini semakin diarahkan pada kerja sama yang bersifat praktis dan berdampak langsung. Melalui skema seperti Indian Council for Cultural Relations (ICCR) dan Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC), akademisi Indonesia mendapatkan akses untuk mengikuti pelatihan di berbagai institusi pendidikan di India dalam durasi mulai dari dua minggu hingga beberapa bulan.

“Program ini membuka kesempatan luas bagi dosen untuk meningkatkan kompetensi di berbagai bidang strategis, mulai dari teknologi hingga kepemimpinan,” ujar Direktur JNICC, Kamal Khurana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi UNNES, kerja sama ini dipandang sebagai peluang strategis untuk memperkuat posisi dalam jaringan akademik global. Wakil Rektor IV UNNES, Nur Qudus, menegaskan bahwa kampus akan segera menindaklanjuti peluang tersebut di tingkat fakultas.

Baca Juga :  Daftar Negara yang Menjadikan Bitcoin sebagai Aset Cadangan Masa Depan

“Kami menyambut baik tawaran kerja sama ini dan akan menindaklanjuti peluang dengan mengidentifikasi bidang yang relevan serta mendorong partisipasi dosen di tingkat fakultas,” ujarnya.

Akses Pelatihan Global dengan Dukungan Penuh

Program yang ditawarkan juga dilengkapi dengan dukungan komprehensif, mencakup tiket perjalanan internasional, akomodasi, biaya pelatihan, hingga tunjangan hidup selama program berlangsung. Skema ini dinilai mampu memperluas akses bagi dosen untuk meningkatkan kompetensi tanpa terbebani biaya tambahan.

Adapun bidang yang ditawarkan mencakup teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), teknik dan rekayasa, manajemen dan kepemimpinan, pendidikan, bahasa Inggris, kesehatan, yoga, serta lingkungan dan energi terbarukan. Cakupan ini menunjukkan bahwa kerja sama tidak hanya berorientasi pada akademik konvensional, tetapi juga pada kesiapan menghadapi tantangan global.

Pendekatan Budaya Perkuat Kolaborasi

Selain kerja sama akademik, pendekatan diplomasi budaya juga menjadi bagian dari inisiatif ini. Kegiatan yoga yang melibatkan ratusan mahasiswa digelar sebagai bagian dari pengenalan budaya India sekaligus promosi gaya hidup sehat.

Baca Juga :  MicroStrategy Laporkan Rugi Bersih $4,2 Miliar di Q1 Meski Bitcoin Yield Capai 13%!

“Kegiatan ini merupakan bagian dari curtain raiser menuju 100 hari peringatan International Day of Yoga (IDY) 2026,” ungkap TIC (Teacher of Indian Culture) JNICC, Sunil Karamchandani.

Ia menambahkan, “1st World Yogasana Sport Championship 2026 akan digelar pada 4–8 Juni di Ahmedabad, Gujarat, hal ini akan menjadi kesempatan bagus bagi mahasiswa untuk bisa ikut berpartisipasi di tingkat internasional.” 

Menuju Kolaborasi Jangka Panjang

Sebagai bagian dari penguatan kerjasama jangka panjang, keberadaan India Corner di UNNES menjadi sarana pendukung yang menghubungkan aspek pendidikan dan budaya. Fasilitas ini diharapkan dapat memperluas akses informasi sekaligus menjadi ruang interaksi bagi mahasiswa dan akademisi.

Dengan pendekatan yang menggabungkan program akademik dan diplomasi budaya, kerja sama ini mencerminkan arah baru hubungan Indonesia–India yang lebih terintegrasi, tidak hanya pada tingkat institusi tetapi juga pada pengembangan kapasitas individu di era global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

Jumat, 18 September 2026 - 08:40

Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:42

PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani

Kamis, 10 September 2026 - 13:27

Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Kamis, 10 September 2026 - 11:42

Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 8 September 2026 - 15:39

Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Senin, 7 September 2026 - 09:40

Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terbaru