Kementerian PU dan Pemkab Jember Bersinergi Merenovasi Pasar Tanjung dengan Desain Berbasis Kearifan Lokal - Koran Mandalika

Kementerian PU dan Pemkab Jember Bersinergi Merenovasi Pasar Tanjung dengan Desain Berbasis Kearifan Lokal

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan komitmennya untuk melakukan pembangunan ulang secara menyeluruh terhadap Pasar Tanjung di Kabupaten Jember. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember guna meningkatkan kualitas infrastruktur pasar rakyat terbesar dan paling vital di pusat Kota Jember.

Renovasi total pasar dilakukan karena kondisi
fisik bangunan yang telah berdiri sejak tahun 1973 tersebut dinilai sudah tidak
lagi memadai untuk menampung dinamika aktivitas pedagang dan pembeli. Beberapa
permasalahan utama yang mendasari keputusan ini meliputi pengelolaan sampah
yang belum optimal, sistem drainase yang kurang baik, sirkulasi udara yang
minim, hingga penataan ruang yang memerlukan perombakan total.

“Dari hasil peninjauan, pasar ini sepertinya sudah
tidak bisa sekadar direvitalisasi. Harus dibangun baru,” tegas Menteri PU, Dody
Hanggodo, saat meninjau langsung kondisi Pasar Tanjung, Minggu (22/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proses dan perencanaannya, Kementerian PU
saat ini tengah menyusun Detail
Engineering Design
 (DED)
secara kolaboratif dengan Pemkab Jember. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan
bahwa arsitektur pasar baru tidak hanya memenuhi standar teknis bangunan
modern, tetapi juga mencerminkan identitas budaya serta kearifan lokal Jember.

Baca Juga :  MiiTel Instant Call: Mudahkan Pelanggan Terhubung ke Bisnis Anda dengan Sekali Klik

“Kita siapkan DED bersama Pak Bupati dan tim
supaya pasar yang kita bangun nanti fasadnya adalah fasad Pemerintah Kabupaten
Jember, bukan fasad orang Jakarta. Kearifan lokal harus nampak di arsitektur
Pasar Tradisional Tanjung,” kata Menteri Dody.

Berdiri di atas lahan seluas 25.105 meter persegi,
Pasar Tanjung memegang peran penting sebagai satu-satunya pasar tradisional
kelas utama di Kabupaten Jember. Pasar ini melayani kebutuhan harian masyarakat
dari kawasan perkotaan hingga pedesaan, serta diapit oleh empat urat nadi lalu
lintas kota: Jalan Trunojoyo di sisi selatan, Jalan Untung Suropati di utara,
Jalan dr. Wahidin di timur, dan Jalan Samanhudi di barat.

Kementerian PU menargetkan proses pembangunan
dapat segera dieksekusi pada tahun ini, seiring dengan penyelesaian DED. Untuk
memastikan keberlangsungan ekonomi masyarakat selama masa konstruksi, Pemkab
Jember akan melakukan sosialisasi kepada para pedagang, termasuk mematangkan
rencana penyediaan lokasi relokasi sementara.

Baca Juga :  VRITIMES dan KilatUtama.com Bermitra untuk Revolusi Distribusi Berita Digital di Indonesia

“Saya sudah sampaikan kepada Pak Bupati agar mulai
mensosialisasikan kepada para pedagang, nanti akan ditempatkan di mana saat
pembangunan berlangsung. Mereka tidak boleh terhenti kehidupan ekonominya,”
ujar Menteri Dody.

Pembangunan ulang Pasar Tanjung ini merupakan
wujud nyata komitmen Kementerian PU dalam menghadirkan ruang publik dan
fasilitas ekonomi yang lebih representatif, sehat, aman, serta nyaman. Ke
depannya, wajah baru Pasar Tanjung diharapkan dapat menjadi katalisator
pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjadi ikon arsitektur kebanggaan
masyarakat Jember.

Program kerja ini
merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan
ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Cara Mengidentifikasi Penyebab Perbedaan Performa Tim Sales
5 Tips Membangun Hubungan dengan Calon Klien di Online Meeting Pertama
PTPP Mulai Pembangunan Museum Majapahit, Usung Konsep Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
7 Tips Memilih Tukang Jahit Garment Terdekat yang Rapi dan Tepat Waktu
Pelindo Gresik Integrasikan Sistem Tiket, Perkuat Akurasi Manifest Penumpang
Hisense Perkenalkan RoamView, Layar yang Bisa Mengikuti Aktivitas Penggunanya
Deteksi Dini Jadi Sorotan Utama dalam Sesi Edukasi Kesehatan di Palembang, Hadirkan Dua Dokter Spesialis dari Singapura
BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Rabu, 9 September 2026 - 07:02

Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan

Berita Terbaru