Kementerian PU Pulihkan SPAM Langkahan, 1.500 Rumah di Aceh Utara Kembali Teraliri Air Bersih - Koran Mandalika

Kementerian PU Pulihkan SPAM Langkahan, 1.500 Rumah di Aceh Utara Kembali Teraliri Air Bersih

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berhasil memulihkan kembali 1.500 sambungan rumah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di tiga desa terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh. Hasil kerja ini dipastikan langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau SPAM Langkahan di Kabupaten Aceh Utara.

Perbaikan SPAM tersebut dilakukan oleh Kementerian
PU melalui Balai Penataan Bangunan dan Prasarana Kawasan Aceh (BPBPK) menyusul
terjadinya banjir dan sedimentasi. Bencana hidrometeorologi tersebut
menyebabkan instalasi pengolahan air (IPA) mengalami kelebihan kapasitas, serta
mengganggu fungsi intake dan pipa sadap akibat perubahan
morfologi Sungai Krueng Jambo Aye.

“Beberapa bulan
lalu saya ke sini masih belum seperti ini. Untuk sekarang, intake-nya sudah mulai dibangun
walaupun masih darurat. Dan air sudah mulai mengalir ke masyarakat, meskipun
memang belum sempurna,” kata Menteri Dody, Selasa (24/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SPAM Langkahan
eksisting yang berlokasi di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, memiliki
kapasitas 20 liter per detik dengan sumber air baku dari Sungai Krueng Jambo
Aye. Fasilitas ini ditujukan untuk melayani sekitar 3.600 sambungan rumah (SR)
di Kecamatan Langkahan dan Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Kampus! BINUS @Medan, Tempatnya Para Inovator Digitalpreneur

Pascabencana, layanan
air saat ini baru kembali menjangkau sekitar 1.500 SR di tiga desa. Dalam waktu
dekat, cakupan layanan ditargetkan bertambah ke tujuh desa lainnya di arah
Jambo Aye, dan akan terus dipulihkan secara bertahap hingga mendekati kapasitas
awal.

Menteri Dody
menjelaskan, pemulihan layanan tidak hanya berfokus pada infrastruktur utama
SPAM, tetapi juga pada jaringan pipa distribusi ke rumah-rumah warga yang
terdampak langsung oleh material banjir.

“Selain kita
menangani masalah SPAM, kita juga harus menangani masalah sambungan ke
rumah-rumahnya. Sebab banyak yang tertutup lumpur, ada yang bocor, ada yang
harus dipotong dan diganti. Kita upayakan secepatnya supaya layanannya bisa
kembali lagi seperti semula,” ujar Menteri Dody.

Terkait kualitas
layanan, Menteri Dody secara khusus menginstruksikan Kepala Balai Cipta Karya
untuk menyempurnakan proses pengolahan air. Ia menilai perlunya penambahan
filter dan bahan kimia (chemical) guna mengatasi masalah kekeruhan air,
sehingga aman untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat meski masih dalam
kondisi tanggap darurat.

Sebagai langkah
strategis jangka menengah, Kementerian PU akan membangun SPAM IKK Langkahan
baru berkapasitas 50 liter per detik untuk memperkuat sistem eksisting yang
telah melampaui kapasitas optimal. Pembangunan konstruksi ditargetkan dapat
dimulai pada awal Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga :  Strategi Omnichannel & Marketplace untuk Bisnis Online

“Sementara
waktu, kita akan menambah lagi SPAM di sampingnya dengan kapasitas 50 liter per
detik. Untuk yang
eksisting tetap kita manfaatkan kapasitasnya 20 liter per detik. Ditambah 50
liter per detik, mudah-mudahan seluruh masyarakat di daerah ini bisa terlayani
kebutuhan air bersihnya selama 24 jam,” tegas Dody.

Fasilitas baru
tersebut akan berlokasi bersebelahan dengan SPAM eksisting dengan desain yang
lebih compact, modern, dan
efisien untuk memudahkan operasional oleh PDAM Tirta Pase selaku pihak
operator. Pembangunan ini mencakup IPA baja, bangunan intake, jaringan pipa transmisi
dan distribusi utama, reservoir beton berkapasitas 600 meter kubik, hingga
rumah pompa dan bahan kimia.

Melalui pemulihan
SPAM Langkahan eksisting dan pembangunan SPAM Langkahan baru dengan kapasitas
lebih besar, Kementerian PU memastikan layanan air minum di Aceh Utara kembali
andal sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur dasar terhadap risiko bencana
hidrometeorologi di masa mendatang.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool
Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen
Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya
FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau
Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah
CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis
JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan
Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

Berita Terbaru