Kementerian PU Renovasi Ribuan Madrasah, Prioritaskan Lingkungan Belajar yang Layak - Koran Mandalika

Kementerian PU Renovasi Ribuan Madrasah, Prioritaskan Lingkungan Belajar yang Layak

Kamis, 2 Oktober 2025 - 08:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melaksanakan program besar renovasi dan rehabilitasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan mutu infrastruktur pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa, sekaligus untuk mendukung peningkatan kualitas generasi muda Indonesia.

Salah satu madrasah yang menjadi fokus perhatian adalah MAN 1 Dompu di Nusa Tenggara Barat, yang kondisinya memprihatinkan. Proses lelang untuk pekerjaan perbaikan ini sedang berlangsung dengan alokasi anggaran yang disiapkan untuk tahun 2025–2026.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dari misi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo, pendidikan adalah salah satu pilar utama. Meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi semua anak bangsa menjadi prioritas kami. Untuk itu, Kementerian PU akan terus berupaya merenovasi dan merehabilitasi sarana serta prasarana pendidikan di berbagai wilayah,” kata Menteri Dody.

Baca Juga :  Peringati Hari Gizi Nasional, Kogabwilhan III Gelar Dapur Rakyat Bersama Bobon Santoso di Papua Pegunungan

Secara nasional, program ini dikemas dalam “Program Hasil Terbaik Cepat melalui Revitalisasi Madrasah” yang akan menjangkau total 1.415 madrasah. Pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama tahun 2025 sebanyak 568 madrasah, sementara itu tahap kedua dengan cakupan yang jauh lebih luas 847 Madrasah yang akan dilaksanakan hingga tahun 2026.

MAN 1 Dompu sendiri masuk dalam program tahap kedua. Madrasah yang berlokasi di Kecamatan Woja ini berdiri di atas lahan seluas 4.956 m² dan menjadi tempat belajar bagi 574 siswa serta 54 guru. Berdasarkan penilaian teknis oleh Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis NTB Kementerian PU, kondisi bangunan sekolah tersebut mengalami kerusakan mencapai 59,61%, dengan tingkat kerusakan bervariasi dari ringan hingga berat. Kerusakan ini meliputi ruang kelas, ruang guru, mushalla, laboratorium, serta fasilitas pendukung lainnya.

Proyek renovasi MAN 1 Dompu merupakan bagian dari amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah serta Digitalisasi Pembelajaran. Lingkup pekerjaannya tidak hanya mencakup perbaikan struktur dan arsitektur bangunan, tetapi juga sistem mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP), serta penataan lingkungan di sekitar madrasah.

Baca Juga :  Institusi Kian Agresif, Metaplanet dan Semler Perbesar Kepemilikan Bitcoin

Melalui “Program Hasil Terbaik Cepat melalui Revitalisasi Madrasah” Kementerian PU di bawah Direktorat Jenderal Prasarana Strategis berharap dapat segera mewujudkan sarana pendidikan yang lebih layak dan berkualitas.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Apple Masuk ke Pasar Foldable, Bisakah iPhone Duo Menyaingi Samsung?
Kemendagri Bentuk Tim Pemantauan dan Percepatan Ekonomi Daerah, Kawal Akselerasi Pertumbuhan 8 Persen Hingga Pelosok NTT
Dari Jakarta hingga Medan, Prudential Syariah Dengar Cerita Peserta di Hari Pelanggan
Konsisten Terapkan GRC, Waskita Beton Precast Kembali Raih 5 Stars pada TOP GRC Awards 2026
Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237
Superstar Agency Hadirkan 700+ Kreator dan 50+ Brand dalam Superstar Affiliate Revolution di Surabaya
Ducking.id Hadirkan Ekosistem Solusi Impor Efisien untuk Pelaku UMKM hingga Perusahaan dengan Kebutuhan Impor Rutin
Bitcoin-Ethereum Terkoreksi, Pelaku Pasar Cermati Suku Bunga The Fed

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:02

Apple Masuk ke Pasar Foldable, Bisakah iPhone Duo Menyaingi Samsung?

Jumat, 11 September 2026 - 13:02

Kemendagri Bentuk Tim Pemantauan dan Percepatan Ekonomi Daerah, Kawal Akselerasi Pertumbuhan 8 Persen Hingga Pelosok NTT

Jumat, 11 September 2026 - 12:02

Dari Jakarta hingga Medan, Prudential Syariah Dengar Cerita Peserta di Hari Pelanggan

Jumat, 11 September 2026 - 12:02

Konsisten Terapkan GRC, Waskita Beton Precast Kembali Raih 5 Stars pada TOP GRC Awards 2026

Jumat, 11 September 2026 - 11:02

Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237

Jumat, 11 September 2026 - 10:02

Ducking.id Hadirkan Ekosistem Solusi Impor Efisien untuk Pelaku UMKM hingga Perusahaan dengan Kebutuhan Impor Rutin

Jumat, 11 September 2026 - 10:02

Bitcoin-Ethereum Terkoreksi, Pelaku Pasar Cermati Suku Bunga The Fed

Jumat, 11 September 2026 - 09:02

Hisense Kenalkan “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026

Berita Terbaru