Kolaborasi FILKOM Universitas Brawijaya dan Telkom Indonesia Perkenalkan Gen Batik, Teknologi AI Inovatif untuk UMKM Kreatif - Koran Mandalika

Kolaborasi FILKOM Universitas Brawijaya dan Telkom Indonesia Perkenalkan Gen Batik, Teknologi AI Inovatif untuk UMKM Kreatif

Senin, 11 Agustus 2025 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melalui Workshop, Indigo Bantu UMKM Gabungkan Teknologi AI dan Warisan Budaya Batik

Batik, warisan budaya Indonesia yang lahir dari keterampilan tangan dan sarat filosofi, telah menempuh perjalanan panjang lintas generasi. Kini, di tengah derasnya arus inovasi digital, batik menghadapi tantangan baru dengan hadirnya akal imitasi (AI) yang mampu menciptakan karya seni dalam hitungan detik. Perkembangan ini mendorong para pengrajin batik untuk beradaptasi agar tetap diminati, sekaligus membuka peluang untuk lahir kembali dengan wajah modern tanpa meninggalkan akar budayanya.

Menyulam tradisi ke dalam kain inovasi, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) berkolaborasi dengan Telkom Indonesia melalui program Indigo untuk membuka peluang baru bagi UMKM kreatif. Didukung Diktisaintek Berdampak, Stasion, dan Nortis AI, kolaborasi ini melahirkan workshop “Revitalisasi Batik Tradisional melalui Teknologi AI untuk Inovasi Produk dan Branding Digital UMKM” di IndigoSpace Malang. Dalam kegiatan ini, Gen Batik diperkenalkan sebagai teknologi berbasis AI yang mampu menciptakan motif batik hanya melalui perintah teks, menghasilkan ragam desain secara cepat, dan tetap berpijak pada nilai tradisi.

Desain batik terbaik hasil Gen Batik raih hadiah spesial di penutupan pelatihan.

Di ruang workshop, ide mengalir dari layar ke kain. Peserta mengolah desain Gen Batik menjadi karya siap jual seperti tote bag, mug, dan tumbler tanpa meninggalkan akar estetika tradisional. Mereka mempelajari strategi memadukan kreasi AI ke dalam identitas merek UMKM agar setiap produk tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga menyimpan kisah yang memperkuat nilai jualnya. Pendekatan ini memastikan setiap karya hadir bukan sekadar hasil teknologi, melainkan perwujudan harmoni antara inovasi dan warisan budaya.

Seperti motif yang lahir dari satu tarikan garis, inovasi pun dimulai dari satu langkah berani. Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo, melihat Gen Batik sebagai cara baru untuk merawat tradisi sekaligus memperluas kemungkinan. “Kami di Telkom percaya, AI bukan untuk menggantikan sentuhan manusia, melainkan memperkaya cara kita berkarya dan membuka peluang yang sebelumnya tidak terbayangkan,” ujarnya.

Dr. Eng. Novanto Yudistira, M.Sc., memaparkan teknologi Gen Batik kepada peserta workshop.

Dr. Eng. Novanto Yudistira, M.Sc., dosen dan peneliti dari FILKOM UB, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi Gen Batik merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendorong kolaborasi teknologi dan pelestarian budaya. “Dengan Gen Batik, kami ingin membuka akses seluas mungkin bagi masyarakat untuk ikut serta dalam menciptakan batik versi mereka sendiri. Teknologi ini bukan untuk menggantikan tradisi, melainkan memperluas kreativitas yang sudah ada,” ujarnya dalam sesi pertama.

Baca Juga :  Regulasi Belum Jelas, SEC Menunda ETF Kripto Lagi: Apakah Ini Sinyal Bearish?

Dari meja workshop, peserta membawa pulang lebih dari sekadar produk. Mereka memperoleh pemahaman bahwa sebuah karya dapat memikat mata sekaligus mengisahkan akar budayanya. Dengan memadukan kekuatan visual dan narasi, batik hasil workshop ini berpotensi menembus pasar modern tanpa kehilangan identitas. Manfaatnya terasa tidak hanya bagi pelaku UMKM, tetapi juga bagi masyarakat luas yang terus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya.

Telkom Indonesia, melalui program Indigo, akan terus membuka ruang kolaborasi yang menyatukan tradisi dan inovasi. Telkom berkomitmen menjadikan teknologi seperti Gen Batik bukan sekadar alat kreatif, melainkan jembatan penghubung antara warisan budaya dan peluang masa depan. Dukungan penuh Telkom terhadap perkembangan ekosistem AI di Indonesia merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan kemajuan bersama yang inklusif dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor
Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia
Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan
PLUS Diskonnya dari neobank Plus: Ada Promo QRIS, Diskon Merchant, hingga Top Up E-Wallet
BRI Finance Hadir di Multifinance Day 2026, Perkuat Edukasi dan Inklusi nKeuangan
Menembus Medan, Menghubungkan Energi: Dedikasi PLN NPC Membangun Negeri
Apa Itu Jasa Komen? Cara Kerja, Harga, dan Risiko Jasa Komentar
Menembus Batas, Membawa Energi: 23 Tahun PLN NPC Hadir di Pulau-Pulau Terisolir

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:02

PLUS Diskonnya dari neobank Plus: Ada Promo QRIS, Diskon Merchant, hingga Top Up E-Wallet

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:02

Menembus Medan, Menghubungkan Energi: Dedikasi PLN NPC Membangun Negeri

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:02

Apa Itu Jasa Komen? Cara Kerja, Harga, dan Risiko Jasa Komentar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:02

Menembus Batas, Membawa Energi: 23 Tahun PLN NPC Hadir di Pulau-Pulau Terisolir

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:02

Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir

Berita Terbaru

NTB Terkini

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:07