Lewat Program Ikonik, Pertamina Foundation Nyalakan Semangat Menjaga Bumi - Koran Mandalika

Lewat Program Ikonik, Pertamina Foundation Nyalakan Semangat Menjaga Bumi

Senin, 27 April 2026 - 12:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 22 April 2026 — Bertema “Our Power, Our Planet”, Hari Bumi 2026 menekankan pentingnya peran masyarakat, komunitas, dan partisipasi publik dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini selaras dengan yang dilakukan oleh Pertamina melalui Pertamina Foundation (PF) dalam program PFlestari (Lingkungan) dan PFseries (pemberdayaan masyarakat) dengan melibatkan mahasiswa peneliti hingga wirausaha perempuan.

“Pertamina meyakini bahwa keberlanjutan lingkungan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari tanggung jawab kami sebagai perusahaan energi. Melalui program TJSL, kami mengajak masyarakat luas, untuk bersama-sama bergerak, baik lewat program pendidikan, penanaman, hingga penciptaan inovasi ramah lingkungan. Menjaga bumi adalah tanggung jawab kita semua,” ujar VP CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto.

Dimulai dari program PFlestari, PF melakukan optimalisasi fungsi Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan, kelompok tani hutan, dan beberapa perguruan tinggi, seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Mulawarman, Insititut Teknologi Bandung dan Universitas Bengkulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya, lebih dari satu juta pohon daratan dan pohon mangrove tertanam, termasuk memberdayakan masyarakat kawasan hutan dengan program pelatihan pengolahan hasil maupun limbah tanaman hutan.

Baca Juga :  Hingga Juli 2025, KAI Daop 1 Jakarta telah Menghantarkan Lebih dari 6,7 Juta Pelanggan

Kemudian dari PFseries, terdapat program PFprestasi melalui program Beasiswa Sobat Bumi yang mengajak para mahasiswa berperan aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Sejak 2011, lebih dari 5.000 penerima Beasiswa Sobat Bumi dari Sumatra hingga Papua melakukan kegiatan bertajuk Aksi Sobat Bumi dengan penanaman pohon, edukasi gaya hidup ramah lingkungan ke sekolah-sekolah, dan pembersihan lingkungan sekitar.

Menjawab tantangan transisi energi, para penerima beasiswa atau disebut SoBI juga terlibat dalam kegiatan Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI). Dalam kegiatan ini, mereka terjun langsung bersama masyarakat menginstalasi energi terbarukan sekaligus edukasimya serta melakukan pemberdayaan ekonomi. Tiga tahun berjalan, kegiatan ini telah membina 40 desa dengan total energi yang dihasilkan 1.100 kWh/tahun (panel surya) dan 6.199 meter kubik (biogas) yang dapat dirasakan oleh 1.635 penerima manfaat.

Sama halnya dengan PFprestasi, Pertamina Foundation juga mendorong generasi muda untuk menciptakan inovasi ramah lingkungan berbasis kebutuhan masyarakat melalui program PFmuda dan PFsains. Salah satunya binaan PFmuda, Banasentra, yang memproduksi kerajinan aksesoris dari limbah pisang sekaligus memberdayakan lebih dari 50 santri sebagai pekerja.

Baca Juga :  Wow! Reksadana Kripto Campuran Bitcoin & Ethereum Pertama dari Nobi x CryptoWatch Bikin Geger Pasar!

Begitu juga dengan salah satu binaan PFsains, yakni Biofuturindo, yang menjawab permasalahan limbah makanan di sekolah dengan teknologi Biosaka-1, mampu mengolah hingga 10 kg sampah makanan per hari, mengubah sisa makanan menjadi energi terbarukan (biogas) dan pupuk organik cair.

Sementara dari program pemberdayaan wirausaha perempuan, PFpreneur, salah satu UMKM mitra binaan, Ngekreez Food, mengolah minyak sisa produksi keripik kulit ayam menjadi sabun dan lilin.

“Program ikonik PF hadir untuk mendukung peran Pertamina sebagai perusahaan energi nasional yang mengedepankan aspek berkelanjutan dengan upaya-upaya pelestarian alam serta dampaknya terasa langsung di masyarakat,” tutup President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari.

Program-program ikonik Pertamina Foundation tersebut berkontribusi langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 Ekosistem Lautan, dan SDG 15 Ekosistem Daratan sekaligus mendukung target Indonesia dalam Nationally Determined Contribution (NDC) untuk mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan pada 2030.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52