Lima Stasiun di Daop 2 Bandung Mencatat Masih Tingginya Pelayanan Pelanggan KA Jarak Jauh Pasca Tahun Baru - Koran Mandalika

Lima Stasiun di Daop 2 Bandung Mencatat Masih Tingginya Pelayanan Pelanggan KA Jarak Jauh Pasca Tahun Baru

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memasuki tiga hari pasca perayaan Tahun Baru 2026, lima stasiun di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung masih mencatat tingginya pelayanan kepada pelanggan kereta api jarak jauh. Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi meskipun periode puncak libur telah usai.

Lima stasiun tersebut yakni Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Cianjur, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Cipatat, yang masih menjadi titik utama pergerakan pelanggan baik untuk keberangkatan maupun kedatangan dari berbagai daerah.

Secara rinci, untuk penumpang berangkat, Stasiun Bandung melayani 20.596 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 10.612 pelanggan, Stasiun Cianjur 5.797 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 4.293 pelanggan, dan Stasiun Cipatat 3.646 pelanggan. Sedangkan untuk penumpang datang, Stasiun Bandung mencatat 21.038 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 11.464 pelanggan, Stasiun Cianjur 6.045 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 4.323 pelanggan, serta Stasiun Cipatat 4.066 pelanggan.

Pada periode 1 s.d. 3 Januari 2026, tercatat 63.531 pelanggan KA jarak jauh berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, sementara 64.203 pelanggan tercatat tiba di wilayah yang sama.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti konsistensi layanan KAI dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat pasca libur Tahun Baru. “Lima stasiun tersebut masih melayani pelanggan dalam jumlah besar, baik yang berangkat maupun tiba. KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo, menambahkan bahwa tingginya volume pelanggan pada periode pasca Tahun Baru ini menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh.

Baca Juga :  Kolaborasi Strategis Plugo dengan Revolusi Lokal untuk Dukung UMKM Lokal Optimalkan Bisnis

“Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena aman, nyaman, dan tepat waktu, baik untuk perjalanan liburan maupun kembali ke daerah asal. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” ujar Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau para pelanggan untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi aturan keselamatan demi kelancaran perjalanan bersama.

Tentang  Daop 2 Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Meluncur di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
Inovasi Untuk IKN Dari IA-ITB Kaltim Hadirkan Ganesha Hub
FLOQ Dukung Bulan Literasi Kripto 2026 dan Penguatan Literasi Aset Digital di Indonesia
Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun
Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan
Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:00

Pemprov NTB Ajak Masyarakat Beri Dukungan kepada Sekda Baru

Sabtu, 11 April 2026 - 10:49

Rapat dengan Menteri ATR/BPN, Gubernur Iqbal Singgung Aset Daerah yang Belum Bersertifikat

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru

Teknologi

Inovasi Untuk IKN Dari IA-ITB Kaltim Hadirkan Ganesha Hub

Minggu, 12 Apr 2026 - 21:00