Logistik Indonesia Dorong Kolaborasi Global, Teknologi, dan Transisi Energi Rendah Karbon - Koran Mandalika

Logistik Indonesia Dorong Kolaborasi Global, Teknologi, dan Transisi Energi Rendah Karbon

Minggu, 16 November 2025 - 15:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Logistics Leaders Forum 2025 yang merupakan rangkaian Alfi Convex 2025 mempertemukan pemimpin industri logistik nasional, eksekutif BUMN, dan organisasi internasional untuk memperkuat konektivitas dan transisi energi rendah karbon. Forum menekankan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci meningkatkan daya saing logistik Indonesia di tingkat ASEAN menuju ekosistem berkelanjutan.

Indonesia, melalui sektor logistik, terus mendorong terwujudnya ekosistem logistik yang berkelanjutan. Komitmen ini ditegaskan dalam Indonesia Logistics Leaders Forum 2025, yang menjadi bagian dari gelaran ALFI Convex 2025 di ICE BSD City, Tangerang.

Dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan memastikan daya saing di kancah global, peran sektor logistik di Indonesia menjadi semakin sentral dan multidimensional.

Forum ini menghadirkan pemimpin industri logistik nasional, eksekutif BUMN, dan organisasi internasional seperti FIATA, sebagai wadah diskusi strategis untuk memperkuat konektivitas, mempercepat transisi menuju energi rendah karbon, dan meningkatkan daya saing logistik Indonesia di tingkat ASEAN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yukki Hanafi, Senior Vice President FIATA, dalam sesinya menyatakan bahwa konektivitas memiliki peran yang jauh melampaui sekadar mengirim barang.

“Konektivitas bukan hanya menggerakkan barang, namun juga menghubungkan ekonomi, membangun ekonomi, memperdayakan manusia, dan terakhir membentuk masa depan Indonesia,” ujar Yukki.

Baca Juga :  XRP’s Performance in 2024 and XRP Price Prediction in 2025: Will It Reach New ATH?

Dody Prasetya, Pjs. SVP Logistics Integration & Optimization Pertamina, menyatakan bahwa pengelolaan logistik perlu didasarkan pada kompetensi berskala global, karena di semua lini, termasuk di Pertamina, operasi dan biaya telah dipantau dengan teknologi yang dapat memotret performa secara detail.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dan kompetensi yang mumpuni dalam sektor logistik untuk dapat bersaing di tingkat global, sehingga dapat memberikan efisiensi dan efektivitas saat bermitra.

Pentingnya Kolaborasi antar Sektor

Kolaborasi dan sinergi antar pelaku sektor logistik ditekankan sebagai kunci utama untuk menghasilkan nilai tambah yang signifikan dan meningkatkan efisiensi operasional. Adi Darma Shima, Direktur Utama PT Interport Mandiri Utama, menyampaikan bahwa dengan berkolaborasi, potensi bisnis besar dapat dikelola secara langsung.

Beliau menyoroti bahwa menciptakan sinergi memerlukan inisiatif proaktif dari para pelaku, bukan “menyerah pada keadaan” yang sulit. Adi menekankan adanya kerinduan untuk bermitra dengan pemain-pemain di level regional. Menurutnya, kolaborasi yang kuat adalah pondasi untuk membangun jaringan logistik yang lebih efektif dan saling menguntungkan.

Pesan mengenai pentingnya kolaborasi ini diamini oleh Rakhmad Dewanto, Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia (EPI). Sebagai perusahaan listrik nasional, PLN memiliki kewajiban menyediakan energi, yang mana peran logistik di dalamnya menjadi sangat krusial.

Baca Juga :  Terapkan Penyesuaian PPN 12%, Bittime Tegaskan Komitmen pada Kepatuhan Regulasi dan Transparansi

Beliau menyatakan bahwa PLN EPI, sebagai motor logistik di sektor Energi Primer, menyadari bahwa tugas besar ini tidak dapat diselesaikan sendiri.

“Kami sangat senang sekali dengan dukungan para partner yang sekarang ada,” ujarnya.

Untuk pengembangan ke depan, PLN EPI secara aktif menginginkan adanya kolaborasi dan kesempatan untuk saling berbagi

Pentingnya kolaborasi juga ditekankan oleh Joko Noerhudha, Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik. Sebagai BUMN, tugas utama Pelindo Group adalah membangun kapasitas logistik untuk seluruh masyarakat Indonesia. Joko menegaskan komitmen Pelindo untuk selalu hadir dan memfasilitasi kebutuhan logistik, memastikan bahwa berapapun pertumbuhan ekonomi Indonesia, infrastruktur dan layanan logistik akan selalu tersedia untuk mendukungnya.

About ALFI CONVEX
ALFI Convex 2025 merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), dan diproyeksikan menjadi salah satu agenda logistik paling strategis di kawasan ASEAN. Acara ini didukung penuh oleh asosiasi logistik nasional, industri terkait, pemerintah, serta mitra regional ASEAN untuk mempercepat transformasi logistik berkelanjutan dan konektivitas ekonomi regional.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka
Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA
Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur
Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu
Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa
PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru