Menakar Arah Keputusan FOMC Maret 2025 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto - Koran Mandalika

Menakar Arah Keputusan FOMC Maret 2025 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

Rabu, 19 Maret 2025 - 13:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keputusan FOMC pada 18-19 Maret 2025 akan menjadi penentu arah pasar, termasuk kripto. Jika The Fed memangkas suku bunga, pasar bisa menguat. Sebaliknya, jika kebijakan tetap ketat, volatilitas bisa meningkat.

Dengan inflasi dan kebijakan ekonomi Trump yang ikut berpengaruh, investor harus siap menghadapi berbagai kemungkinan. Bagaimana dampaknya bagi Bitcoin dan altcoin? Simak analisis lengkapnya di sini.

FOMC dan Pengaruhnya Pada Pasar Kripto 

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengadakan pertemuan penting pada 18-19 Maret 2025. FOMC merupakan bagian dari Federal Reserve (The Fed) yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter, terutama dalam menentukan suku bunga acuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan FOMC tidak hanya mempengaruhi stabilitas ekonomi Amerika Serikat, tetapi juga berdampak pada pasar global, termasuk kripto.

Suku bunga yang lebih tinggi berarti biaya pinjaman yang lebih mahal. Hal ini membuat investor cenderung lebih berhati-hati dan mengalokasikan dana mereka ke aset yang lebih aman seperti obligasi atau deposito daripada kripto.

Sebaliknya, jika suku bunga turun, likuiditas di pasar meningkat dan investor cenderung mencari aset dengan imbal hasil yang lebih tinggi, termasuk Bitcoin dan altcoin.

Sejarah menunjukkan bahwa perubahan suku bunga dapat memicu volatilitas besar di pasar kripto. Misalnya, pada tahun 2022, ketika The Fed mulai menaikkan suku bunga secara agresif, harga BTC/USDT turun lebih dari 60 persen dalam satu tahun. Ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter memiliki hubungan erat dengan pergerakan harga kripto.

Baca Juga :  Kementerian PU Terus Dorong Pengembangan Infrastruktur Sanitasi dan Pengolahan Sampah di Indonesia

Apa yang Diharapkan dari Keputusan FOMC Maret 2025?

Para analis memperkirakan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25 persen – 4,5 persen. Namun, beberapa kemungkinan yang bisa terjadi dalam keputusan ini adalah sebagai berikut:

Suku bunga tetap: The Fed mempertahankan suku bunga di level saat ini tanpa perubahan. Ini bisa menyebabkan pasar tetap tidak stabil karena investor masih menunggu kepastian arah kebijakan ke depan.

Pemangkasan suku bunga bertahap: Jika The Fed tetap pada rencana awal untuk menurunkan suku bunga dua kali pada 2025, hal ini bisa meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto.

Penundaan pemangkasan: Jika inflasi masih tinggi, The Fed mungkin menunda pemangkasan suku bunga hingga awal 2026. Jika ini terjadi, pasar kripto bisa mengalami tekanan jual karena biaya pinjaman tetap tinggi dan investor lebih memilih aset yang lebih aman.

Ketua Jerome Powell dan koleganya dalam beberapa minggu terakhir menegaskan bahwa mereka tidak terburu-buru dalam mengambil tindakan apa pun. Namun, mereka juga diperkirakan akan memberikan petunjuk tentang arah kebijakan selanjutnya, terutama di tengah ketidakpastian terkait kebijakan perdagangan dan fiskal Presiden Donald Trump.

Strategi Investasi bagi Trader dan Investor Kripto

Jika The Fed menunda pemangkasan suku bunga, investor perlu lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama dalam menggunakan leverage tinggi di pasar kripto.

Baca Juga :  MicroStrategy Akan Borong Bitcoin Lagi? Michael Saylor Buka Suara!

Jika The Fed tetap pada rencana pemangkasan suku bunga, ini bisa menjadi peluang bagi investor untuk mulai menambah portofolio di aset kripto.

Jika volatilitas tinggi terjadi, investor bisa menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) untuk mengurangi risiko dan tetap berinvestasi dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Keputusan FOMC Maret 2025 diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga. 

Dengan ketidakpastian kebijakan fiskal dan tarif Trump, serta meningkatnya ekspektasi inflasi, The Fed mungkin tidak akan seagresif yang diharapkan pasar dalam memangkas suku bunga.

Kendati begitu, investor dan trader perlu menganalisis pernyataan Powell dengan cermat, serta memperhatikan proyeksi ekonomi terbaru The Fed untuk memahami arah kebijakan moneter ke depan.

Tetap terhubung dengan informasi terbaru seputar industri keuangan, pasar kripto, dan teknologi Web3 hanya di Bittime Blog. Dapatkan analisis mendalam, tren terkini, serta wawasan eksklusif untuk membantu kamu mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas.

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon
7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI
Konflik Timur Tengah Picu Risiko Inflasi, Tekan Harapan Suku Bunga
Bittime Catatkan Lonjakan Transaksi Emas $XAUT dan $SLVON di Tengah Meredanya Ketegangan Perang Iran
Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia
BRI Finance Optimalkan Peluang Pembiayaan Dana Tunai Pasca Mudik Lebaran 2026
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan melalui Ekspedisi Ramadan PTPN IV Regional VII
Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US$13 Triliun Lewat Terafab

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:00

PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:00

7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:00

Konflik Timur Tengah Picu Risiko Inflasi, Tekan Harapan Suku Bunga

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:00

Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:00

BRI Finance Optimalkan Peluang Pembiayaan Dana Tunai Pasca Mudik Lebaran 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan melalui Ekspedisi Ramadan PTPN IV Regional VII

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:00

Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US$13 Triliun Lewat Terafab

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:00

KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadan–Idul Fitri, Siap Optimalkan Layanan Arus Balik

Berita Terbaru

Teknologi

7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI

Rabu, 25 Mar 2026 - 19:00