Meningkatnya Tren Slow Travel Saat Waisak dan Hari Lahir Pancasila - Koran Mandalika

Meningkatnya Tren Slow Travel Saat Waisak dan Hari Lahir Pancasila

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 Mei 2026 – Menjelang periode libur panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila, banyak wisatawan Indonesia mulai beralih dari perjalanan dengan jadwal padat dan destinasi wisata yang ramai menuju cara berlibur yang lebih lambat, tenang, dan bermakna.

Dengan ditetapkannya Rabu, 27 Mei 2026, sebagai hari libur Idul Adha serta Kamis, 28 Mei 2026, sebagai cuti bersama, masyarakat memiliki kesempatan untuk menikmati liburan yang lebih panjang. Dengan mengambil cuti pribadi pada Jumat, 29 Mei, banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati hingga enam hari libur berturut-turut, termasuk akhir pekan dan Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026.

Alih-alih mengisi libur panjang dengan jadwal perjalanan yang padat, tren “slow travel” yang semakin berkembang justru mengajak wisatawan untuk meluangkan lebih banyak waktu dalam menikmati alam, kebersamaan keluarga, dan kesehatan diri. Konsep ini berfokus pada menikmati destinasi dengan ritme yang lebih santai untuk menikmati pagi yang tenang, pemandangan alam yang indah, budaya lokal, serta momen-momen bermakna jauh dari rutinitas sehari-hari.

Tren ini semakin populer di kalangan wisatawan urban yang mencari pelarian sementara dari kesibukan pekerjaan yang terus berlangsung tanpa henti. Libur panjang kini tidak hanya menjadi kesempatan untuk bepergian, tetapi juga menjadi waktu untuk beristirahat, refleksi diri, dan melakukan digital detox.

Destinasi berbasis alam pun menjadi semakin diminati selama periode liburan ini. Wisatawan kini semakin tertarik pada lokasi-lokasi yang tenang dengan udara segar, pemandangan danau, serta hamparan alam hijau yang menawarkan suasana menenangkan sebagai alternatif dari hiruk-pikuk perkotaan.

Di Sumatera Utara, Danau Toba terus menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari pengalaman berlibur yang lebih santai dan menyeluruh. Hotel yang memadukan keindahan alam dengan kenyamanan hospitality memberikan kesempatan bagi keluarga maupun pasangan untuk menikmati waktu berkualitas bersama sebelum kembali ke rutinitas sekolah dan pekerjaan.

Berlokasi di kawasan Samosir, Marianna Resort & Convention menghadirkan pengalaman menginap yang tenang dengan pemandangan Danau Toba dan perbukitan di sekitarnya. Resort ini menawarkan suasana yang dirancang untuk relaksasi, di mana para tamu dapat melepas penat, kembali terhubung dengan orang-orang terdekat, dan menikmati sisi perjalanan yang lebih tenang selama musim liburan panjang.

Baca Juga :  A Detailed Guide to Employment Contracts in Indonesia

“Wisatawan saat ini tidak lagi hanya mencari destinasi untuk dikunjungi, tetapi juga pengalaman yang dapat membuat mereka merasa lebih rileks dan kembali segar dari kepenatan sehari-hari,” ujar I Ketut Gunarta, General Manager Marianna Resort & Convention. “Keindahan Danau Toba dan suasana tenang di kawasan Samosir menciptakan lingkungan yang ideal untuk slow travel, di mana para tamu dapat benar-benar bersantai, menikmati kebersamaan dengan keluarga, dan menghabiskan waktu berkualitas jauh dari kesibukan sehari-hari.”

Bagi industri hospitality, periode libur panjang ini menjadi peluang untuk menjawab perubahan preferensi wisatawan. Tidak hanya sekadar akomodasi, wisatawan masa kini semakin mencari pengalaman yang berfokus pada wellness, kenyamanan, keunikan pengalaman, serta koneksi yang lebih bermakna dengan lingkungan sekitar.

Menjelang libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, meningkatnya tren slow travel mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam cara masyarakat menikmati waktu liburan, bukan sekadar mengunjungi lebih banyak tempat, tetapi menikmati setiap momen dengan lebih mendalam.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting
Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar
Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya
Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta
Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi
Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia
Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026
Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:02

Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02

Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Berita Terbaru