MI NW Leneng Bocor Parah, Pihak Yayasan Kecewa dengan Kerja Kontraktor - Koran Mandalika

MI NW Leneng Bocor Parah, Pihak Yayasan Kecewa dengan Kerja Kontraktor

Kamis, 6 November 2025 - 13:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah- Pengerjaan gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) NW Leneng, kini mulai dipertanyakan. Pasalnya, terjadi kebocoran pada 3 ruang kelas madrasah tersebut akibat diguyur hujan beberapa waktu lalu.

Di ruang kelas II, masih terlihat bekas rembesan air di bagian atap. Selain itu, lantai ruang kelas juga diduga tidak rata serta pipa instalasi listrik juga tidak terpasang.

Melihat kondisi tersebut, Ketua Yayasan MI NW Leneng, Abdul Hakim mengatakan pihaknya sudah meminta kontraktor untuk melakukan perbaikan. Namun, jawaban yang diberikan dirasa kurang memuaskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jawabannya adalah memang seperti itu kecuali akan dilanjutkan ke lantai dua. Nah pengalaman saya, saya bilang ke mereka, bangunan lama disini sudah puluhan tahun tapi tidak bocor,” katanya.

Baca Juga :  Fenomena Pak Ogah Menjamur, Kadishub Loteng: Anggap Sukarelawan

Sebagai ketua yayasan, pihaknya merasa kecewa dengan hasil pengerjaan gedung tersebut. Dengan kondisi atap yang bocor, pastinya akan mengganggu aktifitas belajar.

Ia melanjutkan, bangunan yang sedang dikerjakan belum diserah terimakan, namun sudah bermasalah.

Pihaknya sudah menyampaikan keluhan ke kontraktor saat hujan besar pertama, agar disesuaikan dengan perencanaan. Termasuk, harus ada konsol (penopang) belakang bangunan sehingga air tidak masuk ruangan kelas.

“Nah ini yang perlu kita klarifikasi dari hasil pekerjaan ini. Sementara di luar juga begitu, air banjir di luar, ada videonya kemarin sudah dua kali. Nah harusnya dari sisi perencanaan dari sejak awal itu, dampak kalau terjadi seperti ini, seperti apa? Tapi ini tidak dilaksanakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Maju Pilkada Loteng, Abdul Hakim Daftar Penjaringan Lewat PKS

Hakim menyampaikan, terjadi rembesan air di beberapa titik. Sehingga, pihaknya meminta agar segera diselesaikan rembesan tersebut termasuk konsol samping.

Dia menegaskan, ini bukan hanya soal kualitas kontruksi bangunan. Lebih jauh, Hakim juga mempersoalkan instalasi listrik sama sekali tak terpasang. Berbagai persoalan tersebut membuat Hakim menduga proyek dikerjakan asal-asalan.

Berita Terkait

Sejumlah Ritel Modern Kembali Beroperasi, Begini Kata Kasat Pol PP Loteng
Warga Leneng Keluhkan Distribusi Air PDAM Loteng: Meski di Musim Hujan Tetap Mati
Oknum Kadus di Desa Kuranji Lobar Diduga Gelapkan Uang Tebusan Gadai Sawah
PDAM Loteng Salurkan Bantuan untuk Santri Korban Kebakaran
Meriahkan Piala Dunia 2026, Warga Pajangan Hias Kantor Desa
Aksi Blokade Jalan Hambat Investasi, Pengusaha Konstruksi Minta Pemda dan Polisi Bertindak
DPRD Lombok Tengah: Jangan Tambah Beban Rakyat, Tarif PDAM Sebisa Mungkin Tak Naik
Akhyar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga Pelambik, Soroti Pelatihan Kerja hingga Dana Hibah OKP

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:00

Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:00

Pada 2025 AI menjadi permukaan serangan. Pada 2026, OrcaRouter menjadikan pertahanannya gratis.

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00

Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00

Alternatif Fable 5: OrcaRouter Luncurkan Routing DSL, Hadirkan Performa Setara Claude Fable 5 dengan Biaya Jauh Lebih Rendah

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:00

Produk Premium Eropah Kembali ke MIFB Malaysia

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:00

Liburan Singkat Tak Perlu Tertunda, BRI Finance Hadir dengan Solusi Dana Tunai Cepat dan Praktis

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:00

LIF Luncurkan Smart Ring dengan AI Glucose Scan yang Telah Diuji secara klinis di Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00

Tokocrypto Dukung Satgas OJK Ingatkan Masyarakat Waspadai Platform Kripto Ilegal

Berita Terbaru

Teknologi

Produk Premium Eropah Kembali ke MIFB Malaysia

Jumat, 19 Jun 2026 - 17:00