Koran Mandalika, Lombok Tengah – Peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Darmaji dengan Desa Kerembong, Kecamatan Janapria, resmi dilaksanakan pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai akan membawa perubahan besar bagi akses dan kemajuan wilayah setempat.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Tengah Firman yang mewakili pemerintah daerah, jajaran OPD, Camat Janapria, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kepolisian, serta masyarakat dari kedua desa.
Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari perjuangan dan dukungan H. M. Abdul Hadi selaku Anggota DPR RI dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Lombok Tengah, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan akses penghubung yang lebih memadai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi masyarakat Desa Darmaji dan Desa Kerembong, jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, melainkan proyek monumental yang akan menjadi sejarah penting bagi generasi mendatang.
Abdul Hadi berharap kehadiran jembatan gantung tersebut mampu membuka keterisolasian wilayah, mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat, mempermudah akses pendidikan dan pelayanan, serta menjadi simbol kemajuan daerah.
Selain memberikan manfaat infrastruktur, jembatan ini juga diyakini memiliki potensi menjadi daya tarik wisata baru dengan panorama alam yang indah, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisata dan perekonomian masyarakat sekitar.
“Pelaksanaan peletakan batu pertama ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah,” kata politikus PKS itu.
Masyarakat berharap proses pembangunan berjalan lancar sehingga jembatan gantung tersebut segera dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas. (*)






