Mononatrium Glutamat: Zat Aditif Penguat Rasa yang Paling Banyak Digunakan dalam Makanan - Koran Mandalika

Mononatrium Glutamat: Zat Aditif Penguat Rasa yang Paling Banyak Digunakan dalam Makanan

Senin, 7 Juli 2025 - 09:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mononatrium glutamat masih menjadi pilihan utama dalam industri makanan berkat kemampuannya memperkuat rasa secara efisien dan ekonomis. Meski aman bila digunakan sesuai takaran, penting bagi produsen untuk terus memperhatikan persepsi konsumen, regulasi, dan tren pasar menuju bahan yang lebih alami.

Dalam industri makanan modern, penguat rasa merupakan komponen penting untuk meningkatkan dan menyeimbangkan cita rasa suatu produk. Salah satu zat aditif penguat rasa yang paling dikenal dan banyak digunakan adalah mononatrium glutamat (MSG) atau juga dikenal dengan Micin. Meski telah lama digunakan secara luas, MSG tetap menjadi bahan yang menimbulkan pro dan kontra, terutama terkait dampaknya terhadap kesehatan.

Apa Itu Mononatrium Glutamat?

Mononatrium glutamat (MSG) adalah garam natrium dari asam glutamat, yaitu asam amino non-esensial yang secara alami terdapat dalam banyak bahan pangan seperti tomat, keju, dan daging. MSG dikenal sebagai penguat rasa karena kemampuannya menghadirkan rasa umami—rasa kelima selain manis, asam, asin, dan pahit.

Berdasarkan klasifikasi ADI (Acceptable Daily Intake), MSG merupakan zat aditif sintetis yang aman dikonsumsi selama tidak melebihi batas harian. 

Fungsi dan Kegunaan MSG dalam Industri Makanan

MSG digunakan untuk:

– Memperkuat rasa gurih dalam makanan seperti mie instan, kaldu, sup, frozen food, hingga bumbu siap pakai

– Menyeimbangkan rasa dalam formulasi produk rendah garam

– Memberikan rasa yang konsisten, terutama dalam produk makanan yang diproses dalam skala besar

– Penggunaan MSG sering dikombinasikan dengan disodium inosinate dan disodium guanylate (I+G) untuk menghasilkan efek sinergis yang memperkaya cita rasa.

MSG Termasuk Zat Aditif Apa?

Secara regulasi, MSG termasuk dalam bahan tambahan pangan (BTP) dan dikategorikan sebagai penguat rasa (flavor enhancer). Zat ini tidak berfungsi sebagai penyedap rasa seperti rempah-rempah atau bumbu, melainkan sebagai bahan yang menguatkan rasa alami makanan.

Baca Juga :  Arummi Cashew Milk Menggandeng Mikael Jasin untuk mendorong Inovasi Para Barista

MSG disebut sebagai penguat rasa sintetis yang paling banyak digunakan dalam industri pangan dan dikenal dengan nama dagang seperti vetsin.

Apakah MSG Aman?

MSG telah dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia, serta lembaga internasional seperti FAO/WHO Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA). Namun, sebagaimana zat aditif lainnya, konsumsi MSG harus sesuai batas aman.

Konsumsi MSG secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti mual, migrain, alergi, bahkan gangguan hati dan saraf. Oleh karena itu, penggunaan MSG dalam formulasi produk harus mempertimbangkan dosis optimal agar tetap aman dikonsumsi.

Penutup

Sebagai produsen, pastikan menggunakan bahan baku dari distributor terpercaya. PT. Bahtera Adi Jaya menyediakan berbagai penguat rasa, baik alami maupun buatan, yang telah teruji kualitas dan keamanannya.

Berita Terkait

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual
KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:49

Bersiap Menghadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru