Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kian Jadi Pilihan, KAI Logistik Catat 13.435 Pengiriman Hewan Peliharaan Selama Ramadan - IdulFitri - Koran Mandalika

Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kian Jadi Pilihan, KAI Logistik Catat 13.435 Pengiriman Hewan Peliharaan Selama Ramadan – IdulFitri

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan angkutan hewan peliharaan menunjukkan kinerja yang semakin kuat selama periode Ramadan hingga Idulfitri tahun ini. Tercatat sebanyak 13.435 ekor pengiriman hewan peliharaan, mencerminkan tren peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang aman, nyaman, dan tepercaya bagi hewan kesayangan mereka.

Adjeng Puri Adhatu, Manager of Public Relations KAI Logistik mengungkapkan ”Puncak pengiriman terjadi pada minggu kedua Ramadan dengan volume mencapai 3.689 ekor, dengan rata-rata pengiriman harian tercatat sebesar 527 ekor, meningkat sekitar 8% dibandingkan pada periode hari reguler. Tren positif ini juga tetap terlihat pada pekan terakhir Ramadan yang mencatatkan angka 3.703 hewan peliharaan, atau meningkat signifikan sebesar 57% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.357 ekor.”

Dari sisi distribusi, sejumlah kota seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Purwokerto menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan. Sementara itu, kota-kota seperti Tulungagung, Blitar, Kediri, Pati, Solo, Yogyakarta, dan Malang tercatat sebagai titik pengiriman terbanyak. Beberapa di antaranya juga dikenal sebagai sentra ikan hias, yang menjadi salah satu jenis hewan peliharaan yang dikirimkan selama periode ini.”

Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan mobilitas masyarakat selama musim mudik, tetapi juga menegaskan bahwa layanan pengiriman hewan peliharaan kini telah menjadi bagian dari ekosistem kehidupan masyarakat. Hewan peliharaan semakin diposisikan sebagai bagian dari keluarga, sehingga kebutuhan akan layanan transportasi yang memastikan keamanan dan kenyamanan menjadi semakin relevan,” lanjut Adjeng.

Di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik, layanan ini juga menjadi pilihan lain bagi masyarakat selain opsi penitipan seperti pet hotel karena memungkinkan hewan peliharaan tetap berada dekat dengan pemiliknya di kota tujuan. Masyarakat kini memiliki alternatif yang lebih praktis dan menenangkan yang memungkinkan pemilik tetap dapat menjaga kedekatan dengan hewan peliharaannya. Masyarakat juga dapa memantau posisi hewan peliharaan selama proses pengiriman melalui fitur real time tracking yang dapat diakses pada aplikasi KAI Logistik TRAX, website kailogistik.id ataupun aplikasi Access by KAI.

Baca Juga :  Maxy Academy Bersama UNESA Gelar Pelatihan BNSP Skema Desain Multimedia untuk Bekali Masa Depan Karir Mahasiswa

 Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan yang andal, KAI Logistik juga siap melayani arus mudik, khususnya untuk pengiriman hewan peliharaan dengan tetap memperhatikan seluruh ketentuan yang berlaku seperti memastikan hewan dalam kondisi sehat, penggunaan kandang yang sesuai dan nyaman bagi hewan peliharaan, serta meyediakan pakan dan minum yang cukup dan memastikan pengamanan extra dengan penggunaan cable ties pada kandang.  Layanan ini dijalankan dengan fokus pada prinsip animal welfare, mulai dari proses penerimaan, penanganan, hingga pengiriman, guna memastikan setiap hewan peliharaan mendapatkan perlakuan yang aman, nyaman, dan sesuai standar kesejahteraan hewan.

”Ke depan, tren pertumbuhan layanan angkutan hewan peliharaan diproyeksikan akan terus meningkat, seiring berkembangnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan serta kebutuhan akan layanan logistik yang semakin spesifik dan berorientasi pada pengalaman pelanggan,” tutup Adjeng.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Memperkenalkan Sennheiser MOMENTUM True Wireless 5: Pengalaman Flagship MOMENTUM dalam Genggaman
Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026
Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:07

Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK

Kamis, 17 September 2026 - 10:50

DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi

Kamis, 17 September 2026 - 08:54

Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Rabu, 16 September 2026 - 22:43

Betabeq Jadi Pembuka, ITDC Minta Doa Restu Sambut MotoGP Mandalika

Rabu, 16 September 2026 - 11:07

Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target

Selasa, 15 September 2026 - 19:08

Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Berita Terbaru