Talkshow Excellence in Procurement untuk UMKM dan Startup Indonesia, Dukungan Telkom Tingkatkan Kualitas Ekosistem Pengadaan Barang dan Jasa di Indonesia - Koran Mandalika

Talkshow Excellence in Procurement untuk UMKM dan Startup Indonesia, Dukungan Telkom Tingkatkan Kualitas Ekosistem Pengadaan Barang dan Jasa di Indonesia

Selasa, 26 November 2024 - 09:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telkom Indonesia bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia fokus membangun ekosistem pengadaan yang efisien dan mendukung UMKM melalui Program Indigo dan PaDi UMKM.

PT Telkom Indonesia melalui program Indigo sukses menyelenggarakan talkshow interaktif bertajuk “Leaders Talk: Excellence in Procurement”, yang menghadirkan pemimpin senior dari ekosistem pengadaan barang dan jasa. Acara ini merupakan salah satu langkah Indigo untuk mendukung kemajuan aktivitas procurement atau pengadaan barang dan jasa di Indonesia.

Diselenggarakan secara virtual, talkshow ini menghadirkan stakeholders strategis nasional seperti PaDi UMKM, Kementerian Komunikasi dan Digital, dan lembaga pendanaan seperti Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia serta dihadiri oleh ratusan UMKM dan startup dari seluruh Indonesia. Acara ini juga menjadi wadah untuk berdiskusi bersama dalam mewujudkan ekosistem “Excellence in Procurement”. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Talkshow dibuka dengan pemaparan dari PaDi UMKM yang menjelaskan mengenai pertumbuhan pasar pengadaan barang dan jasa di Indonesia yang dapat menjadi kesempatan bagi UMKM dan startup untuk terus berkembang.

Baca Juga :  Operasional Lancar, Bisnis Makin Tumbuh: Oxygen.id Hadirkan Talkxygen di Jakarta Utara

Image

“Telkom Indonesia melalui program Indigo berkomitmen untuk mendorong ekosistem pengadaan barang dan jasa di Indonesia menjadi lebih baik dan inklusif. Program yang kami hadirkan melalui PaDi UMKM memungkinkan UMKM di seluruh Indonesia merasakan manfaat dari sistem pengadaan yang lebih efisien. Diskusi ini juga merupakan komitmen kami untuk selalu memberikan dampak positif untuk ekosistem bisnis di Indonesia.” jelas Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Indigo

Lebih lanjut, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menjelaskan peran penting industri fintech dalam mendukung ekosistem pengadaan barang dan jasa di Indonesia dengan memberikan pendanaan bagi UMKM, fintech memungkinkan UMKM mengakses pendanaan yang diperlukan agar mereka dapat aktif dalam ekosistem pengadaan nasional. 

Mega Agustina, Head of Small and Medium Enterprises (SME) Growth PaDi UMKM, menambahkan bahwa PaDi UMKM terus berupaya menyesuaikan diri dengan perkembangan regulasi dan teknologi demi menciptakan ekosistem pengadaan yang inklusif. “Kami terbuka terhadap semua perkembangan yang ada, baik itu dari sisi teknologi maupun regulasi, sehingga PaDi UMKM dapat terus bertumbuh menjadi salah satu platform Business to Business terbesar untuk UMKM di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Renovasi Rumah Jadi Kos-kosan, Kenapa Banyak yang Tertarik?

Kementerian Komunikasi dan Digital memaparkan mengenai regulasi dan kebijakan pemerintah dalam mendukung ekosistem pengadaan barang dan jasa yang lebih baik. Kementerian Komunikasi dan Digital menekankan bahwa pemerintah telah hadir dan akan terus hadir untuk aktivitas pengadaan barang dan jasa salah satunya dengan membuat kebijakan yang progresif dan mendukung UMKM.

Sejak tahun 2013, program inkubasi Indigo (https://indigo.id) membawa semangat untuk mengakselerasi startup digital dan mendukung pengembangan kapasitas pengusaha di Indonesia. Program Indigo telah berhasil membina lebih dari 200 startup dari berbagai industri di Indonesia. Selain menyediakan dukungan bagi startup digital, Indigo juga berkontribusi pada kemajuan ekonomi digital Indonesia, dengan memberikan dukungan berupa dukungan finansial, mentoring, akses jaringan investor, hingga membuka jalan bagi startup untuk berkolaborasi dengan Telkom.

Berita Terkait

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru