Mori Hanafi Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Pembalap NTB di Mandalika Racing Series - Koran Mandalika

Mori Hanafi Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Pembalap NTB di Mandalika Racing Series

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Anggota DPR RI sekaligus Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, mengapresiasi perkembangan pembalap-pembalap asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tampil kompetitif pada ajang Mandalika Racing Series (MRS) seri ke-3.

Menurut Anggota Komisi V DPR RI itu, keberhasilan para pembalap lokal menjadi bukti bahwa NTB memiliki regenerasi atlet balap yang menjanjikan.

“Saya sangat bangga terhadap pembalap-pembalap NTB. Sekarang pembalap-pembalap NTB ini terus terang lagi naik daun. Selain yang sudah naik podium, kita sekarang punya banyak lapisan pembalap,” ujar Mori saat ditemui di Sirkuit Mandalika, Minggu (26/7).

Dia menilai keberadaan Sirkuit Mandalika menjadi berkah bagi NTB karena mampu melahirkan talenta-talenta baru di dunia balap motor. Selain didukung fasilitas berstandar internasional, perkembangan tersebut juga tidak lepas dari kerja keras para pelatih dalam membina atlet.

Mori optimistis pembalap NTB mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Menurutnya, kualitas sirkuit yang memenuhi standar internasional menjadi modal penting dalam meningkatkan kemampuan para pembalap daerah.

Meski demikian, Mori menyoroti besarnya biaya yang harus ditanggung para pembalap, mengingat sebagian besar masih berjuang secara mandiri tanpa dukungan pendanaan yang memadai.

Baca Juga :  Banyak Keluhan dari Konsumen, PDAM Tirtha Ardhia Rinjani Upayakan Pelayanan Responsif

“Ini olahraga mahal. Ban saja hanya bisa dipakai dua kali latihan, belum sparepart, bensin, dan kebutuhan lainnya. Karena itu pemerintah wajib memberikan dukungan kepada adik-adik kita yang berprestasi,” katanya.

Menurut Mori, bantuan yang selama ini diberikan KONI masih sangat terbatas dan belum mampu memenuhi kebutuhan pembalap.

“Kalau kebutuhannya sampai Rp200 juta, kemampuan kami mungkin hanya sekitar Rp20 juta. Jadi memang belum memadai,” pungkasnya. (wan)

Berita Terkait

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli
Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi
Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi
RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru
Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen
Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa
Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:28

RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08

Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41

Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:12

Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:35

Jam Pengolahan hingga Bahan Baku Disorot, Ada Apa dengan SPPG MBG di Loteng?

Berita Terbaru