Pandangan Sembilan Fraksi DPRD Tentang Nota Keuangan dan Ranperda - Koran Mandalika

Pandangan Sembilan Fraksi DPRD Tentang Nota Keuangan dan Ranperda

Senin, 30 Oktober 2023 - 15:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika – Sembilan fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) menyampaikan pandangan umum atas nota keuangan dan ranperda tentang APBD Loteng 2024.

Fraksi-fraksi tersebut memberikan berbagai masukan dan kritikan untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan di masa yang akan datang.

Sembilan fraksi itu di antaranya, Fraksi Gerindra, Golkar, PKB, PPP, Demokrat, PKS, PBB, Nasdem Perjuangan, dan Amanat Nurani Berkarya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmatullah, selaku jubir Fraksi Gerindra menyoal sejauh mana pemkab menyiapkan anggaran untuk perhelatan pemilu.

“Kami juga bertanya kesiapan anggaran pilkades yang akan dilaksanakan di beberapa desa nanti,” kata Rahmatullah, Senin (30/10).

Dari Fraksi Golkar Lalu Muhamad Iqbal memandang di balik euforia kesuksesan pelaksanaan event MotoGP, masih ada permasalahan lahan masyarakat yang berada di tengah-tengah sirkuit belum mendapatkan solusi.

“Kami minta pemerintah ikut aktif mencarikan solusi terhadap persoalan tersebut,” tegas Iqbal

Pihaknya juga meminta penjelasan besaran jumlah PAD yang didapatkan dari berbagai rangkaian event yang telah dilaksanakan di Sirkuit Mandalika.

Baca Juga :  Rachmat PDIP Bekali Anak Muda Materi 4 Pilar Kebangsaan

Berikutnya, dari fraksi PKB yang disampaikan Umar Tarif mengatakan menyoroti surplus sebesar Rp 20 miliar lebih.

Artinya, itu menunjukkan bahwa target pendapatan daerah lebih besar daripada plafon belanja daerah yang direncanakan.

“Dari besaran surplus itu, seharusnya pemerintah mempergunakan untuk anggaran belanja daerah dalam rangka membiayai sembilan prioritas pembangunan yang telah dijabarkan dalam rencana kerja pembangunan daerah,” ungkap Tarif.

Pihaknya minta pemerintah agar menjadikan skala prioritas utama terhadap perbaikan bangunan-bangunan sekolah yang mengalami rusak parah.

Fraksi PPP dan Demokrat menyampaikan hal senada. Mereka meminta pengalokasian anggaran dan program-program pada sektor pertanian di APBD 2024 bisa lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Fari Fraksi PKS yang disampaikan Sri Retnowati menggambarkan kondisi masyarakat saat ini yang kekurangan air.

“Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah dan dibutuhkan berbagai kebijakan yang bisa membuat masyarakat jadi aman, nyaman, dan sejahtera,” kata Retno.

Jubir Fraksi PBB Awaludin menjelaskan permasalahan data kemiskinan di Lombok Tengah sampai saat ini belum valid.

Baca Juga :  Cabup Lobar Nurhidayah Kukuhkan Srikandi, Imam Kafali Naik Trail Buat Blusukan

Pihaknya mengusulkan agar pendataan masyarakat miskin diserahkan sepenuhnya pada semua operator SIKS-NG yang tentunya harus dibarengi dengan komitmen pemerintah daerah untuk menaikkan insentif operator.

“Itu semua agar data yang kita miliki betul-betul valid, yakni by name by address,” ujar Awaludin.

Jubir Fraksi Partai Nasdem Perjuangan Lalu Wirakse menyoroti soal pajak dan retribusi yang belum dikelola secara maksimal.

“Salah satu sumber PAD potensial adalah parkir. Tapi kami melihat mengalami banyak kebocoran,” ucap Wirakse.

Jubir Fraksi Amanat Nurani Berkarya Ikhsan Ramdhani menitik beratkan pada pembangunan infrastruktur, SDM, pertanian, pendidikan dan kesehatan, serta penunjang lainnya yang harus konsen pada peningkatan perekonomian masyarakat di Lombok Tengah.

“Kami juga mendorong upaya pemerintah daerah untuk berinovasi dalam peningkatan dan pertumbuhan ekonomi dari berbagai sektor yang produktif, seperti ekonomi berbasis keluarga, lingkungan, masyarakat, komunitas dan lain sebagainya,” papar Dani. (Wan)

Berita Terkait

Sisi Lain Baliho Pesan Keberagaman Ramadan Rachmat Hidayat dan Selly Andayani
Rachmat Beri Kode Terakhir Pimpin Partai di Musancab PDIP Lotim: Ini Periode Terakhir Saya
‎Pengurus DPC PKS Praya Dikukuhkan, Ketua DPD: Berpartai Bukan Untuk Cari Uang
Pengurus DPC PKS Prabar-Prabarda Diharapkan Beri Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
PDI Perjuangan Kota Mataram Konsolidasi Kader, Tegas Tolak Pilkada Melalui DPRD
Nursiah: Kader Golkar Wajib Membesarkan Partai
Stasiun Gambir Raih Sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan Kategori GOLD dari Baharkam Polri
Hadiri Konferda DPD PDIP NTB, Ganjar Tegaskan Pentingnya Nilai Perjuangan

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:55

Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:54

Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:58

Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:11

PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:10

Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:42

Langsung Terjun Bersama Industri, Program Hotel Management BINUS University Berikan Pengalaman Table Manner dan Operasional Hotel di Le Meridien, Jakarta

Berita Terbaru