Pascabanjir dan Longsor November 2025, Kementerian PU Terus Pacu Pemulihan Infrastruktur SDA dan Air Bersih di Aceh - Koran Mandalika

Pascabanjir dan Longsor November 2025, Kementerian PU Terus Pacu Pemulihan Infrastruktur SDA dan Air Bersih di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengintensifkan upaya penanganan darurat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap dampak cuaca ekstrem Siklon Tropis Senyar yang memicu hujan intensitas tinggi pada akhir November 2025, dan menyebabkan banjir, banjir bandang, serta tanah longsor yang merusak permukiman dan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA).

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memulihkan fungsi infrastruktur SDA guna menekan risiko banjir susulan.

“Penanganan darurat kami fokuskan pada pembersihan sedimen, normalisasi sungai, serta perbaikan alur sungai di titik-titik kritis agar aliran air kembali lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” ujar Menteri Dody.

Selain pengendalian daya rusak air, Menteri Dody menyoroti pentingnya pemulihan layanan air bersih sebagai kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Kementerian PU berkomitmen memastikan layanan air bersih tetap tersedia agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal, sekaligus mendukung upaya pemulihan kesehatan dan lingkungan,” tambahnya.

Berdasarkan data per 2 Januari 2026, Kementerian PU telah memobilisasi total 33 unit alat berat ke berbagai lokasi terdampak, antara lain Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Bireuen, dan Aceh Tamiang.

Baca Juga :  BRI Danareksa Sekuritas Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Sumatra

Berikut adalah rincian progres penanganan fisik di lapangan:

Kabupaten Pidie: Penanganan difokuskan pada Bendung Tiro melalui pembersihan sampah dan sedimen dengan target sepanjang 1.600 meter, serta normalisasi Sungai Krueng Tiro di Blang Rikul. Kementerian PU juga telah menyalurkan 100 buah geobag untuk penanganan darurat banjir di wilayah ini.

Kabupaten Pidie Jaya: Dilakukan pembersihan kayu dan pelebaran alur Sungai Krueng Meureudu yang progresnya telah mencapai 900 meter dari rencana 1.500 meter. Selain itu, normalisasi juga dilakukan di Krueng Jeulanga sepanjang 100 meter.

Kabupaten Aceh Tenggara: Perbaikan alur Sungai Lawe Alas di beberapa desa telah mencapai progres penanganan sepanjang 1.100 meter. Pekerjaan serupa juga dilakukan pada alur Sungai Lawe Bulan di Desa Simpang IV. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko luapan sungai yang berulang.

Kabupaten Bireuen & Aceh Utara: Di Bireuen, penanganan mencakup perbaikan alur Sungai Krueng Peusangan serta pembersihan akses dan fasilitas di kawasan Krueng Samalanga. Sementara di Aceh Utara, pekerjaan difokuskan pada pembersihan sampah dan sedimentasi di Bendung Jambo Aye untuk memulihkan fungsi bendung.

Baca Juga :  Dua Brand Favorite Anak Muda, Photomatics dan Oatside, Resmi Kolaborasi!

Kabupaten Aceh Tamiang: Sebagai dukungan terhadap ketersediaan air bersih, Kementerian PU melaksanakan pembangunan sumur bor darurat bagi warga terdampak.

Kementerian PU akan terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal. Langkah ini juga dibarengi dengan penyiapan mitigasi jangka menengah dan panjang guna memperkuat ketahanan wilayah Aceh terhadap potensi bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026
MetScan V1: Pemindai Metana Berbasis Drone dengan TDLAS untuk Industri Migas
BINUS University @Semarang Gelar DIGINEXIA 2026 x Discovery Day, Kenalkan Dunia Perkuliahan Digital Sejak Dini
TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan
10 Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace
Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:18

Peluang Kuliah Makin Besar, Poltekpar Lombok Tambah Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:57

The Mandalika Tak Cuma Bikin Pembalap Juara, Kini Giliran Atlet NTB Bersinar

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:56

Mori Hanafi Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Pembalap NTB di Mandalika Racing Series

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:51

MRS 2026: Gian Muhammad Gibran Rebut Podium Pertama, Pembalap Lokal Unjuk Taji

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:12

20.000 Mangrove untuk Satu Misi: Menjaga Masa Depan The Mandalika

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:09

107 Starter Akan Beradu Kecepatan pada Kejurnas MRS Putaran ke-3

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05

KKN Angkatan 40 UMMAT Edukasi Warga Desa Lepak Timur Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:09

Lindungi Anak Sejak Kini, Bupati Pathul: Masa Depan Lombok Tengah Ada di Tangan Mereka

Berita Terbaru